Bloody Heart

Bloody Heart
Menjauhlah Dariku



Berjalan dengan diarahkan oleh sang pramugari ke kamar nya. Anna melihat sekeliling ruangan itu baginya lumayan luxury dan nyaman. bed yang tidak terlalu besar tapi cukup dengan queen size.


Tiba saja fikiranya terlintas dengan badan Ell yang sangat abs dan perkataan Ell yang membuat dirinya panas dingin "Dada bidang itu. oh god! kau gila Anna," membuat Anna ingin segera membersihkan badanya yang terasa sangat lengket dan berendam di bathtub,



Memakai kimono satin berwarna hitam yang transparan menampakan tubunya body yang ideal, tidak memakai bra membuat dadanya terekspos dengan jelas dibalik kimono itu. melangkah keluar dan berapa terkejutnya dirinya mendapati Ell yang tengah bertelanjang dada hanya memakai celana jeansnya duduk di pinggir kasur dan menatap dirinya.


"Oh baby apa kau menggodaku dengan pakaian itu?" Ell melihat tubuh Anna yang benar-benar goals itu. dan melihat kearah dada wanitanya itu membuat apa yang ada dibalik celananya menekan dan mengeras.


Melihat pria yang ada diatas bed nya itu tengah melihat dirinya nyaris naked, Anna menatap Ell tidak percaya dan menyilangkan tanganya "Tutup matamu Ellano Scott. kau sungguh pria yang sangat-sangat mesum,"


Mendengar itu bukanya Ell akan balik marah padanya justru tertawa dengar wanitanya mengatai dirinya pria mesum. itu membuat dirinya makin gemes dengan Anna.


"Karna kau berhasil membuat dirinya bangun sayang," Ell mengelus adik kebanggaanya dari luar celananya itu dan menatap Anna dengan penuh gairah.


Anna yang melihat itu tersenyum sinis kearah Ell yang tengah bermain kecil dengan miliknya itu dari luar. "Look. apa kau sudah tidak punya harga diri hm? kau bisa melakukanya bersama pramugarimu right? karna aku bukan wanita yang termasuk kedalam list mu untuk kau tiduri, now. pergilah ini kamarku atau pesawat ini tidak ada kamar lebih dari satu? sangat menyedihkan sekali interior untuk pesawat semewah ini hm benar-benar fasilitas yang sangat buruk,"


"Ck kau fikir sebegitu rendahnya aku bisa bercinta kepada wanita manapun Mr. Steell? dan membiarkan milikku didalam milik wanita plcur? apa kau tahu baby, aku tidak memintanya tapi mereka yang menyerahkan tubuhnya padaku," Ell berjalan kearah Anna dan merangkul pinggang ramping itu "Dia hanya akan bediri ketika melihatmu," membisikan ke telinga Anna dengan penuh gairah "Kita akan satu kamar disini, aku akan melakukannya maka bersiaplah Annastasya Steell,"


Anna melihat Ell sekilas dan mengalihkan pandangannya tidak percaya "Ck yang benar saja," Anna ingin pergi meninggalkan Ell dari ruangan itu namun dengan sigap Ell menarik tangan Anna hingga badan mereka saling menempel.


"Jangan mencoba untuk keluar dari kamar ini Annastasya,!


Ell mencium Anna dengan penuh paksaan dan mengigit bibir itu karna tidak ada respon sehingga Anna membuka mulutnya. mencium dengan sangat dalam dan memainkan lidahnya tampak nafas Anna yang tidak Beraturan karna Ell sama sekali tidak mau berhenti.


Melihat mata sendu wanitanya,kini Ell mencium dengan lembut tak sadar kini mereka tengah terbaring dengan posisi Ell diatas membelai lembut pipi wanitanya itu dan mencium kening itu dengan penuh kehangatan


"Aku tidak akan melakukannya sebelum kau mengizinkan ku Anna. now, tidurlah disini.. cup," mengecup hidung yang membuat Ell gemes


Pergi kekamar mandi merendamkan badannya dengan air dingin karna tidak bisa menuntaskanya bersama Anna sedari tadi miliknya masih tegang membuat Dirinya terpaksa harus merendam lebih lama.


"One, two lepaskan.... " suara laki-laki paruh baya yang tengah melatih putrinya untuk belajar memanah,


Tampak anak panah itu melesetkan busurnya untuk yang kesekian kalinya anak perempuan itu melepaskan panahnya dari genggamanya,


"Really i can't do this,"


"Anna!! you must to be strong. it's okay,belajar lah lagi arahkan panahnya tepat pada titik itu," Papahnya mengambil panahan yang jatuh dan memberikan pada putrinya


"This, kau harus fokus pada setiap titik disana tutup matamu dan rasakan bahwa kau berdiri di tengah ramaianya musuh yang ingin menyerangmu,"


Melepaskan busur panah itu satu persatu ke titik dan one two busur itu tepat sasaran 5 papan panahan itu berhasil dirinya bidik.


Anna melihat ke papahnya dengan nafas yang terengah-engah,


"That's my daughter," pria itu mencium kening putrinya,namun Anna menatap dengan dalam papahnya karna rasa gelisah didalam hatinya


"Papa, apa aku ditakdirkan untuk membunuh,?"


Pria yang tengah senyum melihat putrinya berhasil dalam latihan itupun seketika raut wajahnya berubah,


"Here baby," duduk memegang kedua bahu putrinya berusaha untuk tetap menyakinkan "No, thats not true. kau adalah seorang anak perempuan paling tangguh paling kuat dan listen to me. Satu-satunya putriku.tidak akan ada yang mampu menyakitimu. you hear that,? "


Ell yang tengah sibuk meminum wine nya melihat Anna yang telah tidur dihadapnya namun pandangan Ell berubah ketika melihat Anna yang meracau sambil menyebut kalimat "Papa" berulang kali itu penuh keringat dingin membasahi seluruh wajahnya, tampak raut wajah Anna yang ketakutan dan gelisah.


Dengan sigap Ell menghampiri wanitanya itu dan menyadarkan sambil memeluknya "Hey, baby.. Anna.. Anna.." terasa badanya penuh Anna membuka matanya perlahan dan melihat Ell yang tengah memeluknya, menatap pria itu tak sadar Anna menenggelamkan wajahnya di dada bidang dan itu memeluk erat pria itu "It's okay," Ell mengelus lembut pucuk kepala Anna dan memeluknya lebih dalam,


Tiga puluh menit lagi mereka akan tiba. Anna enggan sedikitpun menolehkan wajahnya kearah Ell karna dirinya masih mengingat sosok papahnya. tak sadar jika dirinya memeluk Ell karna dia fikir sosok Ell adalah papahnya namun kenyataan membuatnya sadar.


Hingga mereka telah sampai airport Anna bergegas ingin meninggalkan Ell tak sedikitpun bibirnya berucap ketika Ell memanggilnya.