ARTHARNTYPE (THE NEW LOVE STORY OF TYPE)

ARTHARNTYPE (THE NEW LOVE STORY OF TYPE)
epidose 34



Dyana meneteskan air mata dan mengabaikan pernyataan tharn... Tharn tidak menyadari bahwa dyana sebenarnya sangat mencintainya... Hanya ayahnya memaksa dyana untuk meninggalkan tharn... jika tidak ayahnya akan melenyapkan tharn... Tetapi saat ini dyana menjadi sangat sakit hati dan benar benar membenci type...


Tharn pulang dari rumah dyana dan kembali ke apartement... Type menunggunya penuh ke khawatiran...


Tharn tiba di apartement...


Type "Tharn... Kenapa kamu menemui dyana... Apakah kamu selalu mengabaikan hal hal berbahaya tanpa mempertimbangkan perasaanku..."


Tharn "Type... Ayo masuk tidur... Sudah larut malam..."


Type  "Tharn kamu mendengarkan yang tanyakan..."


Tharn "AKU BILANG MASUK DAN TIDUR!!!..." (Tharn marah)


Type (terdiam dan mencoba meraba jalan ke kamar)


Kemudian tharn meraih dan menggendongnya...


Tharn  "Thecno... kamu boleh istrahat... Sudah larut malam..."


Thecno "Tharn... Jangan memarahi type..." (sedih)


Tharn membawa type masuk ke kamar dan meletakkannya dikasur lalu memasangkan selimut...


Tharn


"Type..."


"Saat ini aku sedang sangat ketakutan..."


"Maaf jika aku membentakmu..."


"Aku hanya minta kamu mendengarkan pesanku..."


"Apa yang aku lakukan semua untuk kebaikanmu..."


Type menangis...


Tharn merasa sangat bersalah...


Kemudian tharn pergi kedapur mengambil pisau dan membawanya ke kamar... Thecno melihatnya dan bergegas mengikutinya... Tharn membawa pisau dan memberi type memegangnya...


Tharn berkata


"Type..."


"Ini pisau..."


"Hujamkan ini tepat pada jantungku..."


"Aku lebih baik mati daripada melihatmu menangis terus menerus..."


"Aku lebih baik mati daripada aku tidak bisa melindungimu..."


"Aku lebih baik mati daripada aku kecewa karena kamu mengabaikan kata kata dan pesanku..."


"Aku lebih baik mati type..."


"Ayo tikamlah aku sekarang..."


"Hatiku sakit melihatmu menangis didepanku seperti sekarang..."


"Atau aku yang menikamkan pisau ini sendiri..."


Type "Tharn... Apa yang kamu lakukan??? Aku tidak menangis..."


Tharn "Lalu apa air yang keluar dari matamu jika itu bukan tangisan???"


Thecno "Tharn...Type hanya sedih jika kamu memarahinya... Hentikanlah... Semua ini bukan keributan yang dari diri kalian... Melain kan dari pihak lain... Mengapa kalian harus saling menyakiti???"


Type


"Tharn... Aku takut... Jangan begini..."


"Aku minta maaf Tharn... Jangan begini..."


(Menangis)


Tharn "Semenjak dyana kembali Dan berniat mencelakaimu... Setiap detik aku ketakutan... Aku takut meninggalkanmu sendiri... Aku harus bagaimana typeee..."


Type "Thecno... Ambil dan simpan pisau ini..."


Thecno mengambil dan hendak menyimpannya...


Thecno "Tharntype... Kalian berbicaralah berdua Dan tharn Jangan khawatir... Sementara ini aku akan menemani type... Aku tidur dulu... Kalian jangan saling menyakiti... Masalah tidak ada pada hubungan kalian... Pikirkan dengan jernih..."


Thecno pun pergi...


Type "Tharn... peluk aku...."


Tharn memeluk type...


Type


"Tidak ada hal yang aku inginkan selain bersamamu dan mencintaimu..."


"Hanya terkadang aku selalu keras kepala dan membantahmu..."


"Aku sedikit menjelaskan..."


"Dahulu dengan tharn tk aku bahkan sangat menyakitinya dan beberapa kali membantahnya..."


"Aku selalu egois..."


"Bahkan aku meninggalkannya..."


"Tiga kali mengatakan perpisahan..."


"Tapi saat ini denganmu..."


"Aku memahami apa itu mengalah untuk suatu hubungan..."


"Mulai sekarang..."


"Aku akan sangat menjaga janjiku...


"Kita tidak harus saling membentak dan ribut..."


Tharn


"Saat ini yang aku miliki hanya kamu type..."


"Hanya kamu..."


"Aku mencintaimu dan sangat mencintaimu..."


"Yang aku pesan dan katakan itu tidak lain hanya untuk kebaikanmu..."


Type (meraih dagu tharn dan mencium bibirnya)


"Tharn..."


"Apapun yang akan terjadi dihari besok dan seterusnya..."


"Aku akan selalu ingin kamu tahu..."


"Bahwa aku juga sangat mencintaimu..."


"Sekalipun aku mati dibunuh oleh dyana..."


"Kamu harus selalu ingat..."


"Aku sangat mencintaimu..."


BERSAMBUNG...