ARTHARNTYPE (THE NEW LOVE STORY OF TYPE)

ARTHARNTYPE (THE NEW LOVE STORY OF TYPE)
episode 28



PA "Selanjutnya bagaimana nona?"


Dyana "Jangan lakukan hal yang mencurigakan apapun... Perintahkan seluruh karyawan untuk tidak mengatakan bahwa saya pemilik apartemen... Terutama bagian lobby dan keamanan..."


PA "Siap nona..."


Dyana pergi dengan wajah yang sangat puas...


Dyana "Tharn... jebakanku sudah tepat sasaran... Selanjutnya... Permainan akan dimulai... Typemu akan segera hilang menjadi abu!!!"


Tharn melanjutkan pekerjaan... Tharn mendapatkan tugas peran yang masih bisa dibilang aman karena tidak membuat tubuhnya mendapat luka lagi...


Malam pukul 22.00...


Pekerjaan selesai dan tharn pulang... Perjalanan pulang tharn melihat uangnya hanya tersisa sedikit karena membayar sewa apartement... Tharn hanya membeli makanan untuk type dan thecno... Kemudian membeli roti lagi untuk mengalas perutnya...


Tharn tiba dirumah...


Type dan thecno sedang duduk menunggunya... Tharn mengetuk pintu kemudian thecno membukanya...


Tharn "Thecno... Ini makanan untuk kamu dan type..."


Thecno "Tharn jangan terus membeli makanan... Aku bisa menyiapkan untuk kamu dan type... Jangan boros..."


Tharn "Tidak apa apa... Besok aku akan membawa type... Aku sudah menemukan sebuah apartement dekat dengan tempat kerjaku... Aku pulang cepat untuk pergi mengemasnya... Terimakasih thecno untuk semuanya..."


Thecno "Jangan sungkan tharn... Type adalah sahabatku... Segala sesuatu tentang type aku selalu siap... Sebenarnya tidak masalah jika kalian tinggal disini... Aku baik baik saja..."


Tharn "Aku tidak mau merepotkanmu thecno... Kalian makanlah... Aku akan mandi..."


Type "Tharn... Apakah besok kamu berkerja???"


Tharn "Besok pagi ada pekerjaan penting... Aku sudah minta cepat pulang untuk mengurus semuanya... Jam 16.00 aku sudah pulang..."


Type "Baiklah..." (tersenyum)


Tharn (mendekati dan memeluk type)


"Senyum ini yang menjadi kekuatanku untuk semangat menghadapi hari esok..."


"Senyum ini juga yang menguatkan aku jika aku sedang terpuruk..."


"Senyum type thiwat pawattakun... Seseorang yang sangat aku cintai..."


Type (wajahnya memerah dan tersipu malu)


Thecno "Hei kalian... Tidakkan merasa aku seperti batu atau nyamuk..." (thecno mengeledek mereka)


Tharn "Hehehe... maaf thecno..."


Type "Thecno... Sahabatku Apakah kamu keberatan dengan kebahagiaanku..."


Thecno "Tidak type hahaha... Silahkan teruskan... Jika butuh pengaman dan pelicin... Aku akan menyediakannya..." (mengeledek type kembali)


Tharn "Aku butuh pelicinnya saja... Berikan padaku..."


Type "THARNNNNNNN !!!"


Thecno "Hahahaha sebentar...Aku mengambilnya..." (thecno lagi lagi mengganggu type)


Tharn "Thecno aku butuh banyak untuk itu ambilkan beberapa..." (tertawa)


Type "THARNNNNN aku malu dengan sahabatku!!!"


(Type memarahinya)


Tharn "Hahahaha"


Thecno "Nahhh ini... Ingat tharn... Jangan membuat lecet sahabatku Hahahaha" (tertawa jahat)


Tharn "Aku tidak akan membuatnya lecet... Aku hanya akan membuatnya mengerang ngerang dan menggeliat..."


Type "THARNNNNNN HENTIKAN OBROLAN INI!!!"


(type semakin malu)


Tharn dan thecno "hahahaha"


Type dan thecno makan... Tharn bergegas mandi dan bersih bersih... Type dan thecno selesai makan Dan tharn keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk...


Thecno "Ohhhh... Pantas sahabatku tergila gila... Tubuhmu sangat indah tharn... Apakah aku bisa menyentuh otot otot itu???" (Melihat tubuh tharn)


Tharn "Silahkan minta izin dahulu dengan kekasihku..."


Type "THARN... kamu sedang apa... kenapa thecno mengatakan begitu..."


Tharn "Aku tidak mengenakan apapun selain hanya sehelai handuk..." (Tharn menggoda type)


Thecno "Type... Apakah aku boleh... ..."


Type "TIDAK BOLEH!!!" (type memotong pembicaraan thecno)


Type "Tharn... Gunakan bajumu... kamu sungguh membuatku kesal..." (marah)


Tharn pun masuk dan memakai baju...


Type "Thecno... Jangan macam macam... Aku akan mengulitimu hidup hidup..."


Thecno "Ampunnnnnn hahahahaha... Tapi itu sangat indah typeeee..."


Type (type menelan ludah karena terbayang tubuh tharn disaat awal mereka melakukannya)


Tharn pun keluar setelah memakai pakaian...


Tharn "Type aku sudah mengenakan pakaian... Thecno tidak bisa melihatnya lagi..."


Type "Aku sedang kesal!!!"


Tharn memeluknya dan tertawa...


Tharn "Sayang... Hanya bercanda... Jangan terlalu dipikirkan..."


Thecno "Sepertinya permainan kalian malam ini akan menganggu tidurku hahaha" (thecno lari ke kamarnya usai mengeledek tharntype)"


Tharn "Type ayo kekamar... aku gendong ya..."


Type "Iya..." (dengan wajah memerah)


Tharn menggendong type dan mereka ke kamar...


Setibanya di kamar...


Tharn "Type... Apakah kamu siap???"


Type  (hanya diam dan tersenyum)


Tharn kemudian mencium bibir type... Type membalas ciuman tharn... TharnType menikmati ciuman mereka dengan sangat penuh hasrat...


Tharn "Type... Aku mencintaimu..."


Type "Tharn... Aku juga mencintaimu..."


Type kemudian membuka baju tharn dan mengganggam lengan tharn...


Tharn membuka baju type...


Tharn memulainya dari leher type...


Type hanya pasrah dan menikmatinya...


Tharn kemudian menarik selimut...


Seluruh pakaian sudah terbuka dan dilempar ke lantai...


Baju, celana, ****** ***** semua sudah dilantai...


TharnType menikmati dan saling berbagi rasa...


Tharn "Type..."


Type "Tharn..."


Tangan type melingkar pada punggung tharn...


Tharn terus melakukan gerakannya...


Type merintih memanggil tharn...


Type "Thhharnnnn" (mendesah)


Tharn semakin menjadi sangat dahsyat...


Type semakin kewalahan...


Dan akhirnya malam yang panjang terlewati...


Type berbaring dengan kepala di dada tharn...


Tharn  "Type... Maaf jika tadi aku terlalu bergairah..."


Type "Jangan membahasnya tharn... Aku tau karena kamu tidak berhenti walaupun aku meminta berhenti..."


Tharn "Mencium kening type... Aku bergairah karena desahanmu membuat aku lupa diri type..."


Type " THARNNNN... sudah... tidur... aku lelah."


Tharn "Iya sayanggg... Maaf aku membuatmu kelelahan..."


Type "Jangan memulai lagi yaaa..."


Tharn "Hehe ayo tidur... Selamat malam sayang..."


Dan mereka tidur...


BERSAMBUNG...