
Type menangis sangat sedih... Ibu coba untuk membujuknya makan... Tetapi type menolaknya...
Hari demi hari berlalu...
Minggu demi minggu berlalu...
Dan akhirnya 1 bulan berlalu...
Type menjadi sosok yang sangat murung dan sedih setiap harinya... Ayah tidak memberi sedikitpun kesempatan type berhubungan dengan tharn... Tharn menjadi sosok yang mabuk mabukan dan sangat berantakan...
Tharn mabuk...
"Sudah satu bulan berlalu type... Kenapa kamu tidak bisa dihubungi... Kenapa kamu meninggalkan aku sendiri... Kamu mengatakan kamu sangat mencintai aku... Kenapa kamu tinggalkan aku type..."
Type menangis setiap harinya...
"Entah sudah berapa lama kita berpisah... Kenapa kamu tidak mendatangiku... Aku sangat merindukanmu tharn..."
Kesalahpahaman membuat mereka semakin menjauh...
Type jatuh sakit karena sering menolak untuk makan... Type dirawat dirumah sakit... Type hanya diam dan tidak menjawab disaat ayah dan ibunya bertanya... Seolah olah menunjukkan rasa kecewa yang teramat sangat... Ibu tidak sanggup lagi menghadapi keras kepala ayah dan berkata...
Ibu
"Apa kamu puas!!! Kamu lihat type sekarang... Dia sudah sangat menderita... Banyak hal yang dia lewati penuh penderitaan... Dia sudah kehilangan tharn tk... Dia juga kehilangan penglihatannya... Dan sekarang kamu memaksa dia merasakan kehilangan lagi... KAMU MEMAKSANYA MELUPAKAN ORANG YANG MENJADIKAN DIRINYA SEMANGAT APAKAH KAMU BELUM PUAS!!!"
(Menangis)
Ayah hanya diam saja...
Ibu "HARUSKAH KAMU MENJADI SANGAT KERAS KEPALA... BAGAIMANA JIKA SESUATU BURUK TERJADI PADA ANAK KITA??? AKU AKAN MEMBENCIMU SEUMUR HIDUPKU!!!"
Type tidak menyadarkan diri... Selang oksigen dan infus terpasang pada tubuhnya yang lemah... Keadaan semakin memburuk...
Ayah
"Maafkan ayah... Ayah takut kamu terluka seperti sebelumnya... Ayah minta maaf..." (ayah pun pergi)
Ibu menjaga type...Dan malam pun tiba... Type terbangun dan memanggil ibu...
Type "Ibu..."
Ibu "Iya type... Ibu disini..."
Type
"Ibu... Hidupku saat ini sangat menyedihkan... Kenapa aku tidak mati saja bu... Terlalu menyakitkan hari yang harus aku lalui..."
Ibu menangis...
Ibu "Jangan bicara begitu type... Ibu sangat sedih..."
Type "Sungguh aku tidak ingin lagi hidup bu..."
Tharn "Kamu harus tetap hidup... Karena aku akan selalu menjagamu... Dan selalu berada disampingmu..."
Type terkejut... Type mengenal suara itu...
Type "THARN..."
Tharn "Iya type... Aku disini... Aku merindukanmu... Aku sangat merindukanmu..." (Tharn menangis memeluk type)
Type "Aku juga sangat merindukanmu..."
(menangis)
Ternyata ayah pergi untuk menjemput tharn...
(Pada saat menjemput tharn)
Tharn
"Ayah...Aku mohon... Izinkan aku bertemu dengan type... Satu kali saja... Setelah itu aku berjanji akan pergi dari kehidupan type..."
Ayah
"Tidak... Aku tidak akan mengizinkanmu..."
Tharn
"Ayah aku mohon... Aku sangat merindukan type..."
Ayah
"Aku tidak akan mengizinkanmu jika kamu pergi menemuinya hanya satu kali dan pergi meninggalkan nya..."
Tharn
"Aku sangat mencintai type ayah..."
Ayah
"Bangun... Temui type... Dan aku berharap kamu selalu menjaganya... Selamanya..."
Tharn terharu...
Tharn "Terimakasih ayah... Aku berjanji akan menjaga type... Aku berjanji akan membahagiakan type..."
Ayah "Ingat tharn... Jika kamu menyakiti type... Aku akan membuat perhitungan denganmu..."
Dan mereka pergi ke rumah sakit menemui type...
Type kembali bersemangat... Tharn menjaganya... Menyuapinya makan dan menghiburnya...
Ibu melihat dari luar ruangan... Typenya kembali bisa ceria...
(Ibu Berbicara dalam hati)
"Tidak banyak yang ibu inginkan... Hanya melihatmu bahagia... Hati ibu sudah sangat senang type... Dengan siapapun itu ibu akan merestuimu..."
Kemudian ibu masuk keruangan type dirawat...
Tharn "Ibu... Dengan siapa ibu datang..."
Type "Ibu..."
Ibu "Ibu datang sendiri... Ibu membawa sup untuk type dan untuk tharn..."
TharnType
"Terimakasih bu..."
Type "Sup ibuku adalah sup ternikmat didunia..." (type tertawa bahagia)
Ibu
"Type... Ibu ingin berbicara berdua dengan tharn sebentar..."
Type
"Baik bu..."
Tharn (deg degan)
BERSAMBUNG...