
Type terdiam dan tidak berani menjawab satu katapun... Thecno mencoba menenangkan tharn...
Thecno "Tharn... Jangan memarahinya... Type tadi sangat ketakutan..." (mencoba menenangkan tharn)
Type "Aku minta maaf..." (dengan nada sangat pelan dan takut)
Tharn
"ARGHHHHHHH..."
(membanting peralatan obat yang disampingnya)
"AKU BUKAN MARAH KEPADAMU TYPE..."
"TETAPI AKU MARAH DENGAN DIRI AKU SENDIRI..."
"AKU TERLALU TAKUT KAMU KENAPA KENAPA..."
"AKU TAKUT KEHILANGANMU..."
"AKU TAKUT KAMU LUKA..."
"AKU TAKUT KAMU CELAKA..."
"DAN AKU TAKUT SEMUANYAAAAAA!!!"
"AKU BENCI DIRI AKU SEDIRI..."
"AKU TIDAK MENJAGAMU DENGAN BAIK..."
"DYANA KEMBALI..."
"DYANA MENGANCAMKU AKAN MENCELAKAIMU..."
"ITULAH ALASANKU MELARANGMU UNTUK KELUAR DAN PERGI TERLALU LAMA..."
"DYANA JADI SANGAT KEJAM SEPERTI AYAHNYA..."
"APA AKU SALAH JIKA AKU TAKUT KAMU TERLUKA..."
"AKU TAKUT KEHILANGANMU!!!"
"TOLONG DENGARKAN AKU..."
"SEMENTARA INI JANGAN KEMANA MANA..."
"AKU MOHON!!!"
"DENGARKAN APA YANG AKU KATAKAN DAN AKU INGATKAN!!!"
"SEMUA DEMI KEBAIKANMU..."
"DEMI KESELAMATANMU!!!"
Type terdiam dan thecno juga terdiam...
Type mencoba memeluk tharn yang emosi...
Type (ketakutan dan menangis)
"Tharn..."
"Maafkan aku..."
"Aku janji akan mendengarkan ucapanmu..."
"Aku berjanji..."
"Jangan marah lagi..."
"Aku takut..."
"Aku sangat takut..."
"Aku mohon jangan marah lagi..."
Tharn langsung reda emosi melihat type ketakutan dan membalas pelukan type...
Tharn "Maafkan aku type... Aku tidak marah... Aku hanya ketakutan setelah mendapat telepon dari seseorang yang mengatakan kamu terluka..."
Thecno "Tharn aku akan disini terus menjaga type selama kamu berkerja sampai semuanya benar benar aman..."
Tharn "Terimakasih thecno... Maaf aku tadi emosi... Sungguh aku minta maaf..." (merasa menyesal atas emosinya)
Thecno "Iya tharn... tidak apa apa... aku mengerti dengan apa yang kamu rasakan..."
Tharn "Jagakan type... Jangan bukakan pintu untuk siapapun... Aku akan mendatangi dyana..."
Type "JANGAN THARN..." (mencoba mencegah tharn)
Tharn "Type... Tenang... Aku tidak akan ribut... Aku hanya ingin mememuinya untuk berbicara dengannya..."
Kemudian Tharn pergi dengan wajah yang penuh amarah... Type sangat ketakutan dan khawatir...
Tharn tiba di depan rumah dyana...
Tharn menelponnya dan meminta waktunya untuk bertemu...
Tharn "Dyana... Aku didepan... Bisakah aku berbicara denganmu???"
Dyana "Sayang... Apakah typemu terluka??? Apa gerangan yang membawamu datang menjumpaiku..."
Tharn "Dyana... Aku sedang tidak bercanda... Keluar sekarang temui aku atau aku yang masuk!!!" (Emosi)
Dyana "cup cup cup... Sabar sayang... aku akan segera keluar..."
Dyana pun keluar...
Dyana "Ada apa tharnku sayang..."
Tharn (mencekik dyana)
"Apa yang kamu lakukan pada type??? Apa salah type denganmu???"
Dyana (sesak nafas dan kesakitan) "Leeepppasskan tanganmu!!!"
Tharn "Aku peringati kamu untuk terakhir kalinya... Jangan sentuh type... Atau aku akan membunuhmu!!! (tharn sangat emosi dan melepaskan cekikannya)
Dyana "Kamu tau dyana seperti apa tharn... Dyana akan melakukan apapun untuk menghancurkan orang yang menghancurkan kebahagiaannya... kamu bertanya salah type apa???"
Dyana "SALAH TYPE ADALAH MEREBUTMU DAN MENGAMBIL POSISIKU DIHATIMU!!! AKU AKAN MENGHANCURKANNYA SAMPAI DIA HILANG DARI DUNIA INI!!!" (Berteriak dengan emosi)
Kemudian dyana masuk dan meninggalkan tharn...
Tharn berteriak menjawab pernyataan dyana...
Tharn
"TYPE TIDAK PERNAH MEREBUT POSISIMU..."
"KAMU YANG TELAH MEMBUANGKU..."
"DAN AKU YANG MENGGANTI POSISIMU DENGAN TYPE..."
"KARENA KAMU TIDAK PANTAS UNTUK DI CINTAI..."
"KAMU BUKAN DYANA YANG KUKENAL..."
"SAAT INI KAMU TIDAK LEBIH DARI IBLISSSS!!!"
"WANITA YANG TIDAK PERPERASAAN!!!"
(Berteriak)
Kemudian tharn
BERSAMBUNG...