ARTHARNTYPE (THE NEW LOVE STORY OF TYPE)

ARTHARNTYPE (THE NEW LOVE STORY OF TYPE)
episode 24



Dyana menembak kearah langit... Tharn berbalik arah karena terkejut...


Dyana "Tembakan seperti ini... Akan mendarat di jantung seseorang... Seseorang sudah merampas kebahagiaanku..." (ucap dyana pada tharn)


Dyana pun masuk kerumah dan meninggalkan tharn...


Tharn pulang kerumah thecno... Tharn tiba dirumah thecno... Thecno membuka pintu dengan wajah gelisah... Type sedang duduk dan ketakutan karena khawatir dengan suara tembakan sebelum panggilam tharn terputus...


Thecno "Tharn... Type sangat ketakutan dan gelisah... Cepat temui dia..." (gelisah)


Tharn bergegas masuk...


Tharn "Type..." (memanggil type)


Type "THARNNNNN..." (menangis)


Tharn "Hei... Sayang... Kenapa???"


(mengusap airmata type dan mengelus kepalanya)


Type "Aku mendengar suara tembakan dan panggilan terputus... Aku takut sesuatu terjadi padamu tharn... Suara tembakan itu mengingatkan aku disaat kamu tertembak didepanku disaat itu..." (menangis)


Tharn "Type... Aku baik baik saja... Jangan takut ya..."


(Berusaha memeluk dan menenangkan type)


Type "Aku takut tharn" (memeluk tharn dengan sangat erat dan masih menangis)


Tharn (menggendong type)


"Sudah... Aku baik baik saja... Aku bawa kamu ke kamar ya... Kita istirahat... Besok aku harus mencari rumah dan berkerja..."


Type "Iya tharn..."(menjawab dengan nada sedih)


Tharn "Thecno... Aku bawa tharn ke kamar ya... Aku juga sangat lelah... Mau istirahat dulu..."


Thecno "Baiklah... Jika butuh sesuatu panggil aku..."


(thecno sangat mengkhawatirkan sahabatnya)


TharnType tiba dikamar...


Type "Peluk aku terus tharn... Jangan lepas..."


Tharn (tersenyum dan memeluk type) 


"Iya sayang... Aku akan memelukmu terus..."


Tharn bangun dahulu...  Tharn mengelus alis type... Kemudian pipi type... Tharn mencium kening type... Membuat type terbangun...


Tharn "Pagi sayang..."


Type "Pagi sayang..."


Tharn "Lengan ku akan mati rasa sepertinya haha..."


Type "Maafkan aku tharn... Aku terlalu nyenyak sehingga tidak mau melepaskan tanganmu dari kepalaku..." (sedikit tersenyum)


Tharn "Aku harus bangun dan berangkat kerja... Kamu tidur lah lagi... Nanti siang aku akan kembali membawa makanan untukmu... Kamu jangan telat minum obatmu... thecno akan membantumu..."


Type "Aku bosan tidur terus dirumah tharn... Nanti aku akan ajak thecno keluar membeli peralatan dan keperluan kita ketika pindah rumah..."


Tharn (tiba tiba teringat ancaman dyana)


"Type... Biar aku yang menyiapkan itu... Kamu jangan keluar... Berjanji padaku bahwa kamu tidak akan keluar???"


Type "Tapi tharn... ..."


Tharn (memotong pembicaraan type)


"Tidak ada tapi tapi... Aku melarang kamu keluar... Dan kamu harus dengarkan aku type... Tidak boleh keluar... Janji???"


Type "Iya... Aku janji..." (dengan nada sedih)


Tharn "Nah begitu dong... Itu baru namanya kekasihku... Type Thiwat Phawattakun kekasih AR Tharn..." (mencium kening type dan bergegas bangun)


Type "Aku mau setiap pagi sebelum berangkat berkerja kamu menciumku begini..."


Tharn "Baiklah... mulai sekarang setiap pagi aku akan melakukannya... dengan syarat kamu harus mendengarkan nasehat dan pesanku... bagaimana???"


Type "Harus dengan syarat???"


Tharn "Harus... dan tidak boleh dilanggar persyaratannya... bagaimana???"


Type "Iya iya iya... kamu sungguh penuh peraturan saat ini tharn... hahaha" (type menyelutuk)


Tharn "Ini semua karena aku mencintaimu type..."


Setelah itu Tharn berangkat kerja... Seperti biasa Semangatnya selalu banyak stok... Walaupun tubuhnya penuh dengan luka...


BERSAMBUNG...