
Dipagi hari yang cerah perly mulai bersekolah dengan semangat memakai seragam yang rapih, rambut panjang dikat dan tidak lupa menyiapkan buku pelajaran.
Sesampainya di sekolah tepat pukul 7 kurang lima belas menit sigendut tiba di sekolah dan menyapa perly .
"Haii perly hari ini kamu cantik sekali serasa ada yang berbeda nihhh".sigendut mulai menggoda perly.
"Ng...gak kok perasaan kamu saja ".jawab perly malu
"ah lihat tuh pipi siapa yang merah ..eh ngomong-ngomong katanya bakal ada 2 murid baru Loh ..cowo lagi ganteng gak yah".
"benarkah???memangnya kamu tahu dari mana?".jawab perly polos.
"oh ya tentu tahu dong akukan lihat di grup emangnya kamu gak buka hp atau jangan-jangan kamu dandan cantik gini karna tahu bakal ada murid cowo yahh".sigendut kembali merayu perly.
"Aku beneran gak tahu Arum lagian aku belum masuk grup".jawab perly
"kok bisa sih kamu belum masuk grup?kan sudah sebulan lebih".
( Bel masukpun berbunyi menunjukan waktu belajar).
"Bel sudah berbunyi nanti saja aku ceritakan waktu istirahat".
"Oh iya aku sudah tidak sabar pingin lihat murid baru ".
kata sigendut Arum.
"Hus diam Arum pak guru sudah masuk".
satu kelaspun jadi sunyi seketika menunggu pak guru yang ingin masuk membawa 2 murid baru dan memperkenalkan nya .
terlihat dari sudut pintu 2 cowo ganteng yang satu berkacamata ,berbadan tinggi dan yang satu berambut pirang ,berkulit putih dengan badan yang tinggi.
kelaspun menjadi ramai semua murid perempuan terpesona oleh kegantengan murid baru itu.
"Ahhhh gantengggggggg nya".ucap salah satu murid perempuan di kelas.
"Sudah-sudah diam anak-anak jangan ribut kita kedatangan 2 murid baru silahkan perkenalkan nama kalian nak".kata pak guru kepada murid baru.
"Haloo ..perkenalkan nama saya Antonio panggil saja nio saya pindahan dari sekolah kebangsaan saya suka buku dan berolahraga oke hanya itu saja terimakasih".
kelaspun sangat ramai situasi tidak bisa dikendalikan semua murid perempuan mulai bersorak .
"ohh.....nioku honeyku gantenggggggggku".ucap Riri salah satu murid dikelas.
"Bapak harap tenang anak-anakku agar proses perkenalan berlangsung cepat dan mulai belajar.
oke nio terimakasih yah selanjutnya kamu nak silahkan perkenalkan diri".pak guru kembali menenangkan murid di kelas.
"Baiklah perkenalkan nama saya SATRIA S.A.T.R.I.A oke sudah jelas julukan saya SATRIA BAJAK HITAM saudaranya SATRIA PIRINGIT panggil saja Tria gantengggggggg eaaa,saya suka cewe cantik ( sambil menatap ke arah perly ) dan musik.saya pindahan dari sekolahan kebangsaan oke terimakasih".
"Hahahaha ".semua murid perempuan tertawa melihat Tria yang memperkenalkan diri.
suasana kelas semakin ramai perly yang melihat Tria menatap wajah nya hanya diam dan memalingkan muka.
"Ekhemm perly lihat kaya nya Tria itu naksir kamu tuh..".kata sigendut kepada perly
"rambutnya pirang itu asli nggak yah ?dengar-dengar dia turunan orang luar negri lohh".sigendut yang terus-menerusan menggoda perly.
"ganteng sih tapi anaknya nggak banget lihat pas dia kenalan itu sok keren ".jawab perly ketus
"Hahaha tuhkan kamu bilang dia ganteng hati-hati ntar kamu suka loh..".
"Pokoknya jangan sampe deh( sambil menggelengkan kepala ) ".
Perkenalan pun sudah berakhir pak guru meminta tria dan nio Duduk, tapi tidak ada bangku kosong hanya ada satu di samping bangku sigendut Arum pak guru meminta nio duduk di sebelah Arum namun tria belum memiliki bangku untuk Duduk akhirnya pak guru mengacak kembali posisi duduk murid-murid.
"Jadi begini anak-anak karna kita kedatangan murid baru dan bangku sekolah tidak ada yang kosong bapak akan mengacak ulang tempat duduk kalian mulai sekarang kita tidak belajar karna waktu juga sudah mepet sebentar lagi mau istrihat jadi bapak bagikan nomor urutnya masing-masing".pak guru menjelaskan sambil memberikan nomor urutan .
"pak ".tanya perly kepada pak guru
"iya perly kenapa?".
"apa nanti bisa tukar teman duduk?".
"tidak bisa itu sudah di tentukan sesuai urutan nomor".kata pak guru.
"tidak bisa yah aku mau duduk sama Arum pak".perly yang ketakutan sebangku dengan tria.
"maaf perly ini demi keadilan semua siswa kalau menentukan sendiri nanti kasian siswa yang lainya dan itu tidak adil".
setelah semua mendapatkan urutan nomornya masing-masing semua murid mulai membuka kertasnya
dan mencari teman duduk mereka masing-masing ."yah sayang sekali urutan nomorku tidak ada yang sebangku dengan nio maupun tria.sial sekali kira-kira mereka bakal duduk sama siapa yah".ucap Riri yang kecewa tidak bisa duduk dengan pujaan hatinya.
"Nomor 4 kursiku di bangku nomor4 dari depan kira-kira siapa yang duduk bersamaku seorang cewe cantik kah?? Haha lebih baik aku duduk".Tria yang sedang mencari bangku no4.
"Cihh sial sungguh benar-benar di bangku no4 dengan dia ( berjalan menuju tempat duduk) ".perlypun kesal.
"Wah wah nona manis kita sungguh berjodoh kukira bertemu dewi ternyata bidadari salam kenal yah cantik aku Tria siapa namamu? ( menyodorkan tangan ) ".triapun mencoba menggoda perly
"Namaku Perly ( memalingkan muka ) sungguh benar-benar sial ".ucap perly yang kesal
sementara itu sigendut Arum berda di kursi nomor.1 melihat nio sedang berjalan menuju tempat duduknya .
"Hai apakah ini kursi No.1".kata nio kepada sigendut.
sigendut yang tidak percaya lagi-lagi iya duduk dengan nio .
"i...iyah i...ini meja No.1 ( gugup dengan muka memerah )".
"kalau begitu aku bolehkan duduk disini".ucap nio dengan lembut
Sigendut yang sangat bahagia menjadi mudah salting didepan nio.
"Ten..tentu saja boleh ( gugup tidak bisa berkata apa-apa) ".
(niopun hanya tersenyum melihat tingkah sigendut).
semua muridpun sudah mendapatkan tempat duduknya masing-masing .Riri yang yang sangat kecewa mulai merasa kesal kepada si gendut dan perly."kenapa bukan aku aja si.. kenapa harus dua orang nggak jelas itu yang satu bisu dan yang satu gendut sungguh sial".