
iblision mencari disetiap hutan tetapi tidak menemukan Tali.
"dia dimana coba!??!" Iblision kesal.
iblision teringat sesuatu dan iblision ingin kembali ke kerajaan vanclorian.
iblision kembali ke istananya.
*Brughh...iblision mendobrak pintu
"sayang...ayo kembali ke istana franck"
"buat apa?!"
"ikut aja..."
"yaudah..."
sementara itu raja franck sedang makan siang dengan anggota kerajaan lainnya.
"yang mulia...mengapa kau melepas putri dan putra berpetualang" ucap penasehat kerajaan.
"biarkan mereka berletualang" ucap raja franck.
*Poofff.....tiba2 iblision datang.
seluruh anggota kerajaan panik dan menyiapkan senjata.
"Hi~ semuanya...." ucap Iblision.
semuanya panik kecuali raja franck
"bagaimana kabar anda?" ucap raja franck
"baik..kok" ucap iblision.
"jadi dimana xenzha sayang.." ucap Iblision
"pergi bersama temanya berpetualang" ucap Franck
"dan saya suruh untuk bertemu Lux"
"bagus banget...oh iya btw nih...gw ada hadiah" iblision menarik tangan edward.
"mereka terkejut melihat edward menjadi iblis dari bentuk tubuh serta tanduk yang tumbuh di dahinya.
penasihat raja panik dan langsung berbisik ke franck.
"bukanya tujuan yang mulia menyummon iblis untuk hadiah bagi siapa yang membunuhnya?"
"tapi kenapa kau bersekongkol dengan mereka?"
"apa yang mulia pikirkan?" ucap penasehat istana.
"menguasai seluruh dunia bersama azazel" franck tersenyum.
"bukanya menguasai dunia bisa lewat dagang saja"
"shhh....." Iblision langsung menutup mulut sang penasehat raja tersebut.
"franck apa kah kau ingin menjadi iblis"
"tidak, aku hanya ingin menguasai dunia bukan menjadi iblis"
"owh..hohoho...yasudah"
"jadi rencana kita adalah memantau mereka, apabila mereka sedang berkumpul bersama, kita dan iblis peringkat 4 ikut turun"
"aku turut berduka atas kematian mamon"
"Gpp...dia hanya hama"
sang penasehat menyiramkan air suci ke iblision
"AHHH...." tangan iblision kebakar.
"Beraninya!!!" ucap iblision.
*tengg....penasehat raja menatap mata iblision dengan lama
tiba'tiba penasehat raja franck membeku dan...
kraaakk....
tubuhnya membatu dan pecah hingga berkeping-keping.
semua anggota kerajaan berlari kecuali franck.
.
.
Mereka kelelahan karena membopong party an Agus, mereka berhenti di tepi bukit.
"hoshh....hoshh...aku lelah" ucap Camellia.
"Sama aku juga" ucap Michael menurunkan yuni
"kalian lelah ya?..Yaudah istirahat dulu aja" ucap Lux.
"kita udah sampe mana?" tanya yumiko
Lux membuka peta dan membaca peta.
"uhhmmm.....kita gak tau nama bukitnya" ucap Lux
"tapi masih jauh gak" tanya Lillith.
"sekitar 9 jam lagi klo jalan kaki" ucap Lux.
"Huh?...9 jam lagi!?!?!" Amber terkejut.
"aduh...pasti pegel² kakiku" ucap Camellia sambil meluruskan ke2 kakinya.
*gedebug...
Yumiko menatap mereka dengan wajah mengantuk dan jatuh ke tanah.
*awoo....
Yumiko tertidur sambil melolong.
Camellia mengangkat kepala yumiko dan menyenderkan ke pahanya
"aduh...pasti dia kelelahan" ucap Amber.
Camellia memegang pipinya karena gemas melihat yumiko tertidur.
"dia masih kecil ya?" tanya michael
"pftt..." Tiba² Lux menahan ketawanya.
"Tua an dia dibanding kita kecuali Amber" ucap Lillith.
"ehh...emang berapa umurnya?" tanya Camellia
"sekarang kalau tidak salah 27" ucap Amber.
Camellia dan michael melihat ke arah yang sama.
"27?" tanya camellia
"badan semungil ini umurnya hampir sama kayak gw" ucap Michael.
"umur lu berapa emang?" tanya Lux.
"30"
"kamu berapa Lux?" tanya michael.
"gw...19" ucap Lux.
(ehh...masih muda banget, pantesan wajahnya masih mulus) ucap camellia dalam hati.
walaupun terik matahari membakar mereka tetapi mereka tidak merasakan panas karena hembusan anginnya yang tiada henti
"adem ya...udaranya" ucap Amber.
"iya" ucap Camellia.
Michael melihay partynya dengan wajah khawatir.
"kenapa lu" tanya Lux.
"gw kasian melihat mereka, warna pucatnya semakin parah" ucap Michael.
mereka lalu tersadar san langsung panik.
"oh iya..." ucap Camellia dan Amber.
Lillith menyentuh tangan tabitha yang me hadi lembek.
"ihh..tuan, mbak tabitha tanganya" ucap Lillith panik
"kita harus cepat-cepat!!!!" ucap Lux.
"mereka mati perlahan!!!!!" ucap Amber.
"kita gak ada waktu lagi!!!!" ucap Michale.
mereka panik.
Camellia gelisah dan menarik napasnya
"tenang" ucap Camellia
camellia menggerakan tanganya dan langsung membaca mantranya.
"Traveling portal"
*bushhh...
tiba² didepan mereka ada portal berwarna biru yang langsung ke kerajaan xvuil.
mereka semua menatap camellia.
"kamu bisa buka portal?" tanya Amber
Camellia menganggukan kepalanya.
Camellia menggendong yumi
"ayok, masuk mau aku obati mereka" ucap camellia.
mereka masuk ke portal dan langsung masuk ke klinik.
"eh...udah sampe??" Yumiko terbangun
Camellia menurunkan yumiko, Yumiko mengucek matanya.
"Hoaaamm...."
"udh sampe, cepetkan?" ucap camellia.
"hebat, tapi maaf aku ketiduran" ucap yumiko.
Camellia menggelangkan kepalanya.
"gpp kok"
mereka langsung menidurkan yana,yuni,tabitha dan agus ke masing-masing ranjang.
camellia langsung mengambil daun dan beberapa kuncup bunga.
Lalu camellia menumbuknya dan menambahkan sedikit air dan dimasukan kedalam suntikan.
camellia menyuntika ke mereka ber4.
warna pucat dikulit mereka sudah mulai memudar.
mereka semua terkejut karena camellia cepat sekali menyembuhkan pasiennya.
"wow.." ucap Lillith
"dah...kita tinggal tunggu mereka sadar saja" ucap Camellia.
"CAMELLIA!!!!!" ucap Lux dengan keras.
"Ap-" pipi kanan camellia langsung dicubit
"hmm..mantap sensei kena cubitan tuan" bisik lillith
"hihihi...kamu sering jadi korban ya" Amber tertawa anggun
"emang kenapa cubitan Lux" tanya michael
"melar pipi ku dicubit dia" ucap Lillith.
Amber dan michael tertawa terbahak bahak
"KENAPA GAK PAKE PORTAL DARI TADIIII" teriak Lux
"i-iya sakit...maap...sakit..iya maap" ucap camellia sambil meneteskan air mata.
"Unyaaaa...sakit tau sakit" ucap Camellia.
(pipinya lembut banget terus kenyal kayak puding) Lux mencubit pipi camellia semakin keras.
"AAAAAAA....!!!!!!!!!" TERIAK CAMELLIA.
lux sadar dan langsung melepas cubitanya.
"Hiks...sakit tau..huuuu..." pipi camellia bengkak sebelah dan merah.
"makanya..." ucap Lux
"hmphh...."camellia membuang mukanya.
"cakit tau!!!!" ucap camellia
"uh..maap" ucap Lux.
wajah Lux merasa bersalah karena menyubit pipi camellia terlalu keras, Camellia melihat Lux dengan tatapan gemas.
"hihi..iya aku maapin, aku mau ambil es dulu" ucap camellia
"mau aku kompres ini pipiku" ucap camellia.
"klian tunggu di situ aja"
setelah itu camellia membawa es di kantong dan menempelkan ke pipinya
"sekarang kita ngapain?" tanya yumiko
"kita akan langsung bertemu Raja xavier" ucap Lux
"buat apa?" tanya Amber.
"memberitahu kalau kita sudah mengembalikan camellia" ucap Lux.
wajah camellia bersedih tetapi ditutupi dengan senyuman.
"hm hm...iya ayo ketemu raja xavier" ucap camellia
Lillith melihat wajah camellia. Lillith langsung merangkul pundak camellia.
"Aku tunggu sini jaga mereka" ucap michael sambil duduk di samping ranjang agus.
"yaudah...kita duluan yaa..." ucap Lux.
michael mengacungkan jempolnya.
mereka langsung meninggalkan michael sendiri