
Mereka berjalan hampir 5 jam, tidak terlihat kerajaan De lavla, Lux sedamg sibuk melihat peta dan rekan lainnya beristirahat di bawah pohon.
"sampe kapan tuan?" Tanya Lillith, Lillith sedang menluruskan kedua kakinya.
"hmm...sekitar 3 jam lagi" ucap Lux.
"perasaan waktu itu, kita cepet deh" tanya Amber.
"iya juga...kok sekarang berasa lama" ucap Lillith
"jalan yang itu di blokir dan waktu itu kita pake kuda kan...? Makanya jadi tambah cepat" ucap Lux.
" tcihhh...coba ada kuda lewat sini!" teriak yumi sambil mengeluh
Dan segerombolan kuda datang menghampiri mereka.
"walahh...doaa ku terkabul, thanks god" ucap yumiko sambil beridir.
Mereka semua berdiri dan melihat kuda tersebut.
"ada apa ini" Lux melihat puluhan kuda mengepung mereka.
"Tuaann....kudanya besar²" ucap Lillith sambil berlindung di belakang Amber
"Whaaa...lucunya yang inii" Amber mengelus kuda putih
"manjanyaaa...kayak punya ku dulu di istana" Amber memleluk kuda tersebut.
Lillith berlidung di belalkang Amber.
"ini lucu lhoo....coba elus"
"gak.makasih"
"Dulu kan kita naik kudaa Lily" ucap Lux.
Laura dan yumiko asik ngelus kudanya.
"pftt...kudanya bau, jijik" ucap Lula.
"Tapi masih lu elus aja tuh kudaaa" teriak Lux
"Tcihh....dia yang nyamperin aku ya" ucap Lula
Lillith mau mengelus tapi takut
"dulu ryder gak sebesar inii..."
"kan emang di kasih sama bangsa dwarf, jadi size kudanya medium" ucap Lux.
"mungkin ini kuda kerajaan...besar² banget" ucap Amber
Dan datang seseorang pengembara data melihat mereka, dia melambai ke Lux dan kawanya.
"Halloo....petualang!, kalian minat dengan kuda ini?" ucap pengembara.
Mereka melambai balik ke pengembara.
"saya oliet, pedagang kuda jalanan" ucap oliet.
(pedagang kuda jalan? Keren amat) ucap Lux dalam hati.
"disini saya menjual kuda kelas tinggi" ucap Oliet.
"hmm...Amber, yumiko, dan Lillith kalian mau yang mana?" ucap Lux.
Oliet melihat wajah dan rambut Lux, teringat sesuatu.
(hmm....rambut abu, mata ungu dan pupil merah...Jangan² Dia yang di Kertas Wanted!??!)
Oliet menyiapkan belati dan menaruh di belakang.
Lux menghampiri Oliet "ini kuda rata² umur berapa dan perbedaanya?" ucap Lux
"Aha- jadi umur sekitar kuda ini sekitar 29-42, dan kuda ini pensiunan kuda perang" ucap oliet.
Oliet berusaha menunggu Lux lengah dan merobek nadinya Lux.
tetapi Lux tidak bisa diam dan terus menerus memilih² kuda (plin-plan)
"ehhh...kalian mau kuda yang mana?" tanya Lux.
"Akuu mauuu iniii...Boleh?" Amber mengelus kuda putihnya.
"ahaha..dia terlihat jinak dengan mu" ucap oliet.
"yang lain?" ucap Lux
mereka menggelangkan kepala
"pada gk bisa ya...hmmm..yaudah gw aja sama Amber"
"kalian naik barengan aja/ bonceng"
"yaudah kalian disitu aja, gw lanjut nyarinya"
"okee Tuaann.."
Oliet terus mengampit Lux sambil menyembunyikan belatinya.
Lux sedang melamun melihat kuda, oliet melepas belatinya dan...*Sreeekk....
"Ah?" Oliet terkejut tiba-tiba Lux menghilang
"mana diaa???"
Tiba-tiba Oliet mendengar Suara orang teriak.
"cakep pisaaan..." ucap Lux melihat kuda hitam yang terlihat gagah.
oliet terlihat bingung.
"ehemm...pilihan yang baguss tuan muda"
"Kuda putih ituu bekas dari tunggangan putri"
"dan yang hitam adalah kuda dari ras terlangka"
"jadi saya jual 18 berlian"
Seketika mereka melotot.
"Huh?!?!?!" ucap Amber.
"eheheh...becanda kan?" tanya Yumiko tertawa canggung.
"18 berlian berapa emas?" ucap Yumiko.
"18 berlian??, mahal banget!, beli komplek lu?" ucap Lula.
"Tuaaann...gk usah, kemahalan" ucap Amber mengelus tangan Lux.
Lux berpikir.
"yaudah...2 ini jadi 15 berlian + kulit hewan buruan seberat 20 KG"
"wahh...masih kurang anak muda"
"17 berlian + Semua kulit buruan kami, total 45KG"
"masih kurang..." (Nawar mulu dasar buronan Miskin) ucap oliet dalam hati.
"lahh...tapi di sana lebih murah mas" ucap Lux
Mereka bingung melihat Lux menawar pengembala dengan unik.
(tuaan ngapain sih?) ucap Lillith
(Dia bisaaa aja ngarangnya) ucap Yumiko.
(cara dia nawar lumayan sadis ya..) ucap Lula
(hebatt...emang manusia luar dunia kita) ucap Amber.
"gk ada lo..ini sudah termurah anak mudaa" ucap oliet dengan wajah Malas.
"dihh...yaudah, Yuk..mending beli disana, kemahalan disini" Lux mengajak kawanya.
Dan mereka mengikuti Lux meninggalkan wilayah.
"Tcihh...biad4b..HEIII TUAAN MUDAAA!!!" teriak Oliet
Lux menoleh dari kejahuan.
"JADIII....GAK, Yaudah!! 12 BERLIAN SAMA 20 KG KULIT" teriak Oliet.
"GITU DONKKK....amber ayo ikut gw bawa kudanya"
"Yumiko sini kantong berlianya"
"nih..." Yumiko memberikan kantongnya.
"kalian tunggu sini, gw sama Amber mau beli kudanya..Akwkwkwwo" Lux berlari sambil memegang kantong daging dan berlian.
"Tuuaann tunggu" Amber berlari sambil mengangkar gaunnya.
...----------------...
Mereka akhirnya membawa kuda tersebut, Lux bersama Yumiko dan Amber ber3 dengan yang lain.
"Aawoooo...Naik kudaaa" Yumiko melolong.
"kemana nihhh....tuan?" ucap Amber.
"Ikut gw GASS..." lux memacu kudanya dengan cepat.
Amber membututi Lux.
"Btw.....Kok kak bisaa nawar kayak gitu?" ucap Yumiko.
"ohh...dulu aku ikut ibu ku, ibu ku kalau nawar di pasar seperti itu, bahkan lebih parah"
"dan pas aku coba disini ternyata efektif, ahahah" ucap Lux.
"hhmmmm.....ilmu dari dunia kamu dulu yaa...Kak" ucap Yumiko sambil memeluk punggu Lux dengan erat.
(tee~he~ aku bisa nempel sama Lux)
Yumiko mengelus wajahnya ke Punggung Lux.
"Wehh...yumi, ngapain lu?"
"nggakk..."
"yaudahh....Amber!" teriak Lux
Amber menunggang kuda hingga ke sebelah Lux.
"iya dalem..."
"dikit lagi sampe, tinggal lurus doang"
"baik...tuaann..."