
mereka melanjutkan perjalananya, mereka sudah 2 hari berjalan, persediaan makan tinggal sedikit, Lillith sudah mulai pegal membopong lula, Lux menyuruh kawanya membuatkan tenda dan bermalam disini.
"yok..bermalam disini aja" ucap Lux.
Mereka sedang membuat tendanya, Lux menghampiri lula yang sedang duduk di batang pohon.
"ehem...Lula" ucap Lux
"iya..ada apa?" Lula menghadap kiri sedangkan Lux berada di sebelah kananya.
"Lu salah madepnya" ucap Lux.
"owhh.." ucap Lula.
"Jadi...gw mau nanya, lu kenapa bisa di tutup gini matanya" ucap Lux.
"apakah buta?, insecure? Atau....Silau?" ucap Lux.
"iyaa...tentu saja buta lahh..bodoh!" ucap Lula.
"dari kapan mata lo di solatip gini.." ucap Lux.
"tcih...banyak omong!" ucap Lula.
"hmm...gitu.., yaudah kita tinggal Lula dihutan sini, biarin dia berjuang sendiri" Lux berdiri dan meninggi kan nadanya.
Lula terkejut dan langsung menepuk-nepuk tangan Lux, Lux menoleh.
"hmm..?"
Lula memerah wajahnya dan berbicara dengan nada yang kecil.
"J-jangan g-gitu...aku..males ditanyain begituan...ma-maaf" ucap Lula menarik-narik baju lengan Lux.
Lux tersenyum
"apa?? Gk kedengeran??" ucap Lux.
"tidak ada pengulangan..." Lula cemberut
(dasar...Anak bangsawan rasa manjanya pasti masih melekat didalam tubuhnya) ucap Lux sambil tersenyum.
*Syuuutttt.....
*buaggghhh....
Sebuah tongkat kayu yang melayang mengenai Lux tetap di Kepalanya.
"WOIIIII....KITA DARI TADI MANGGIL-MANGGIL TUANN...MALAH SIBUK BAPERIN ANAK ORANGGG!!!!!!..." teriak Yumikooo.
"kita *meleng(noleh) dikit dia udah cari asupan baruu.. Huuuuu..." ucap Lillith.
"huffttt....aku suruh jagain si Lula, bukan bikin dia baperr" ucap Amber
"bisa-bisanya dia luluh sama Tuan, padahal dia gk bisa ngelihat" ucap Amber
"Ayo...tuan masuk tenda, ini udah aku pasang" ucap Lillith.
Lux menghampiri dan mengelus kepala Lillith.
"makasih ya..." Lux masuk kedalam tenda.
Lillith tersenyum, yumiko menuntun Lula masuk kedalam tenda, dan mereka tidur di tenda, lux tidur di beda tenda dengan para gadis.
...****************...
Malam tiba Lux membuka tenda, memastikan mereka tertidur, Lux menyalakan Hpnya dan banyak sekali chat dari Laura.
(woii nyett)
(minimal read...janga sok ngartisss)
(Wehhh...jangan tidur luuu!!!)
Lux melihat chat tersebut dengan tatapan bosan.
"die lagi die lagii" ucap Lux
Lux membalas chatnya dengan "hmm?"
Laura dengan cepat langsung menelpon Lux.
(LAMA BETTT ANJG GW UDAH NGE-BELL ELU DARI TADII!!!)
(NGAPAIN LO DISANA?, JINA?)
Lux kesal
(BGST!! Jina otak Looo!!!)
(gw sama partyan gw abis buat tenda)
(Owhh..kalian belum sampe?) Tanya laura
(Ini ada yang mau gw kasih tau)
(Hmm?)
(jadi, kurang lebih seminggu yang lalu, gw ngeliat tanda² kemunculan portal iblis)
Lux terkejut (portal iblis lagi? Baru 2 bulan jaraknya)
(gw belum pasti, tapi..)
(tapi apa? Nemu iblis tali?)
(b-bukan...tapi iblis wajah harimau)
(huh?) wajah harimau? Lux langsung teringat Lillith yang waktu itu dikejar iblis wajah harimau.
(dulu lillith pernah liat dia..)
(Terus gimana?)
(dia merinding ketakuan)
Laura mengambil kacamatanya dan menulis sesuatu di kertas.
(Hmm? Kok bisa?)
(itu kena efek fear) ucap Lux
(emang Lu nemunya gimana?) tanya Lux
(sebenernya bukan gw yang nemuin, bawahan gw, dia liat sama partnernya xenzha dulu)
Lux tambah bingung.
(partner xenzha?)
(Yang dulu namanya gw lupa)
(katanya dia udah mati, tapi bawahan gw liat mereka sedang mengumpulkan sesuatu)
Lux penasaran...
(baik, abis ini gw sama rekan gw ke tempat lu abis itu gw ke vanclorian)
(ehh. Emang bisa balik lagi?, lu kan diusur kan?)
(bisa kalem)
(tapi mereka ber 2 bawa pasukan gak?)
(kata bawahan gw, mereka gk bawa)
(terus kabar dari iblis tali gim-)
*Sreekkk...srekkk...
ucapan Lux terpotong, karena Lux mendengar keramaian di luar tendanya.
(Laura gw matiin callnya)
*tuuttt...
Laura kesal "tcih...kenapa lagi di matiin, bodoh"
Lux membuka tendanya dan....
Suasana hutan berubah drastis menjadi pasar kaget yang penuh dengan warga-warga yang sedang berjualan, banyak kegiatan jual beli disana.
Lux penasaran, Lux melihat tenda Amber dan kawanya terlihat gelap.
"hmm..mereka tidur cepat" ucqp Lux
"mana ada di tempat tanpa penghuni ini ada pasar seramai ini"
Lux berjalan pelan sambil melihat sekitaran pasar, Lux melihat wajah para warga yang terlihat ceria tetapi Lux melihat ke anehan dari wajah mereka.
"dia sama kayak kita tapi gak ada *filtrum (lekukan dibawah hidung)
"mereka ini apa ya...?"
*buggg...
Tiba-tiba Lux ditabrak 2 anak kecil yang sedang tergesa-gesa.
"Woii..matalu mana?" teriak lux
"ma-maaf om" ucap mereka ber 2
Lux penasaran dengan mereka dan bertanya sesuatu seputar tempat ini.