(The Fate And Darkness) The Rise Of The Demon Knight S2

(The Fate And Darkness) The Rise Of The Demon Knight S2
masak apa itu tuan?



Lux mencari batu besar berbentuk mangkuk dan mengambil batu kecil.


Lux menumbuk gula merah dan kacang.


*bukk...bukk..bukk.


mereka penasaran apa yang Lux lakukan.


"buat apa tuan?" tanya Yumiko.


"ini bumbunya gw diajarin sama agus" ucap Lux sambil menumbuk.


"Tolong dong..ambilin air yang direbus" ucap Lux.


Amber mengambil dan memberi Lux.


Lux menuangkan airnya ke bumbu tersebut lalu di aduk hingga mengental.


"sip...mana dagingnya?"


"Nih..Lux" Camellia membawa daging tusuk yang banyak.


"itu...ada 100 tusuk" ucap Camellia.


Lux menganggukan kepalanya sambil melumuri daging dengan bumbu kacang.


.


.


"nah...jadi" ucap Lux.


"namanya sate" ucap Lux.


mereka bingung dan sedikit penasaran.


"uh...selama dikerajaan belum pernah melihat makanan kayak gini" ucap Amber.


"Lux...ini beneran bisa di makan?"ucap Camellia.


Yumiko langsung mengambil dan mengunyah.


mereka langsung melihat Yumiko


"kenyapa? enyak tau" ucap yumiko sambil mengunyah dagingnya.


"Aku coba..." Lillith mengambil satenya.


*ham....


"Hmmm....enak" ucap Lillith ekornya berdiri dan bergerak²


Camellia langsung mengambil satenya.


"hap...eh? enak juga" ucap Camellia sambil mengelap bumbunya di mulutnya.


"kamu bisa masak ya?" tanya Camellia.


Lux hanya menganggukan kepalanya.


(Ahh~ idaman banget~) ucap camellia dalam hati sambil memegang pipinya.


Amber penasaran.


"makan aja!!" Lux kesal.


"baiklah.." Amber mengambil.


*Aaaaa....hap


*tak...


amber menjatuhkan sticknya.


"heh?...e-enak b-banget" ucap Amber.


Amber langsung mengambil satenya dan melahap lagi.


"OIII...!!! pelan² awas tersedak" teriak Lux


mereka tersenyum melihat Amber rakus makanya


(hihihihi...gini amat seorang putri) ucap camellia dalam hati.


.


.


beberapa menit kemudian mereka kekenyangan sedangkan sate tinggal 30 tusuk lagi.


"burp...ahh~" Yumiko bersendawa.


"hikk...ups.., aku sudah gak kuat" Camellia cegukan.


Lillith menggelengkan kepalanya, gak sanggup berbicara.


Lux ngantuk karena kekenyangan.


sedangkan Amber masihbmengunyah satenya.


"Kalian kenyang...*Hap..nyam-nyam" Amber sedang mangunyah.


"habisin aja Amber, kita sudah kenyang" ucap Lux.


Lillith mengambil karpet dan menggelarnya.


"tuan, nih..buat tidur" ucap Lillith.


Lux dan yumiko langsung tertidur di karpet, Camellia duduk di rumput.


"hei...sensei?" ucap Lux.


"i-iya ada apa?".


"sini masih luas...sebelah Lillith" ucap Lux.


"i-iya makasih" ucap Camellia.


"HOAAAMMM......maaf ya gak bisa jaga kalian aku ngatuk" ucap Lux dan langsung tertidur.


"wajar aja sih...sudah malam" ucap Camellia.


camellia melihat Lillith berdiam duduk di carpet dengan wajah sangat lelah


"kenapa kamu?" tanya camellia.


"n-nggak ini gak muat, buat sensei tidur aja"


"aku duduk aja" ucap Lillith.


camellia tersenyum. dan memegang pundak Lillith.


Camellia menaruh kepala Lillith di pahanya.


"sini bobo, anggap aja bantal" ucap Camellia


"eh..gpp?" ucap Lillith


Camellia menganggukan kepalanya.


"makasih..sensei"


*NGROOOKKKKKK........


"si-siapa itu?" Camellia menghadap belakang dan melihat Lux mendengkur dan yumiko tertidur di perut Lux.


posisi tidur mereka seperti anak kecil


"hihihi...lucunya" Camellia tertawa tipis sambil ditutup mulutnya.


*krook...Lillith ikut mendengkur.


"kalian semua tampaknya lelah" ucap Camellia.


*AHH....SELESAI JUGA...


Amber mengusap perutnya sambil menghampiri camellia.


"lah...mereka tertidur?" tanya Amber.


"iya..capek kayaknya" camellia mengelus kepala Lillith.


camellia melihat wajah Amber belepotan.


"hei...amber" ucap Camellia.


"iya...ada apa?" ucap Amber.


Camellia mengambil sapu tangan di kantong gaunnya.


dan mengelap wajah Amber.


"duh..kamu ini belepotan" ucap Camellia.


"i-iya kan, bumbunya banyak"


.


.


mereka ber2 duduk di carpet sambil cerita.


"owh...sebenarnya Lux sama agus bukan asal sini" Camellia baru sadar.


"i-iya..dulu ayahku yang nyummon mereka"


"kerajaan ayahmu bisa summon?"


"iya..."


"berarti kerajaan kuat itu, kan gak semua kerajaan bisa summon"


"he-em (Amber meganggukan kepalanya) dulunya kerajaan vanholus sekarang jadi vanclorian"


Camellia melihat wajah Amber yang sedih.


"belum bisa move on ya..." ucap camellia


"udah tapi...sepertinya hidup ku itu gak jelas"


"seperti debu atau kucing hitam"


"setiap datang pasti sial dateng" ucap Amber.


"hmm...maksudnya Amber~" ucap Camellia.


"aku mau cerita masa laluku boleh?" ucap Amber


Camellia hanya menganggukan kepalanya


"ayahku sebenarnya manusia biasa dan ibuku memang keturunan Angel"


"mereka membuatku diluar nikah, tapi hidup mereka harmonis, ayahku meninggal saat umur ku 37, 10 tahun kemudian ibuku meninggal"


"karena kerusuhan sama ksatria kegelapan, dan aku di ambi sama kerajaan st.bouygr"


"awalnya kau jadi maid tapi...kemudia jadi.." Amber malu² meneruskanya


"Jadi...b-budak ****"


Camellia terkejut sambil menutup mulutnya.


"abis itu aku melarikan diri 80 tahun aku gak punya tujuan, dan aku merasa tubuhku bisa digunakan orang demi mendapatkan uang"


"aku terus melakukanya selama 120 tahun"


Camellia ikut merasakan emosional dari Amber.


"tapi..takdir berbeda..aku diselamatkan luna, anak raja franck kakak xenzha"


"Luna dewi bulan?, kakaknya xenzha luan!?!?"


"iya...."


"tapi...entah mengapa ibu angkat ku minerva tiba² hilanh begiti saja"


"dan...Luna iku pergi meninggalkan kerajaan"


"seolah-olah...aku pembawa sial"


"Tuan Lux pas rekrut aku jadi partnya, ia langsung di usir dan jadi buronan kerajaan vancloria"


"entah aku memang kucing hitam ya..." Amber tersenyum terpaksa.


Amber melihat Camellia "Eh...sensei"


Camellia meneteskan air matanya sambil sesegukan.


"hiks...K-kau sungguh hebat sayang"


"kau masih bisa tetap tersenyum manis walaupun masa lalu mu itu pahit"


"kau adalah wanita yang kuat Amber~"


Amber meneteskan air mata.


"mau aku peluk" ucap Camellia.


Amber mengangguk


mereka berpeluk tangan dan kepala saja karena ada Lillith sedang tertidur di paha Camellia.


"hihihi..kita gak bisa pelukan lebih dekat" ucap camellia.


"oh iya btw kamu ngantuk gak?" ucap Camellia.


"tidak sama sekali"


"yaudah kita jaga malam ini aja yuk" ucap camellia.


"cerita lagi yuk.." ucap Amber.


"okeyy"


mereka akhir bercerita tentang hal-hal lucu dan mengubah suasana menjadi seru walaupun di temani oleh suasan malam yang sepi.


"oalah....Ahahah...Lux suka masak makanan unik" camellia tertawa


"iya...dia suka buat makanan unik, tapi enak"


"bener juga, tadi masakan yang di buat agak aneh penampilanya tapi enak kok" ucap Camellia


"kapan-kapan aku mau nyoba masakan dia lagi ah.." ucap Camellia.


Amber tersenyum anggun.


tiba² mereka terkena cahaya matahari.


"eh..? udah fajar saja" Amber menyipitkan matanya dan melihat matahari


"nggak kerasa ya kita ceritanya" ucap Camellia.


*HOAAMMMM......aduh


Yumiko bangun paling awal dan kesakitan karena kakinya.


"eh...yumiko bangun?" ucap Camellia


"dia selalu bangun paling awal" ucap Amber.


"Eh?.(mangucek matanya)" Yumiko masih setengah sadar.


"Ka-kalian gak tidur?" ucap Yumiko.


"Kita nggak tidur jaga kalian" ucap Camellia.


Amber tersenyum.


"Hoaamm......Aku mau nyari air dulu" ucap Yumiko mengambil tasnya.


"dimana? jauh disini" ucap Amber.


"itu....paling 20 menit, aku udah bisa nyium bau air" ucap Yumiko mengambil ember dan pergi.


"dadah...hati-hati" ucap Camellia.


yumiko melambaikan tangan dengan wajah


masih ingin tidur.


beberapa menit kemudian


"hoaammm...." Lillith bangun di paha Camellia.


"Gimana nyenyak?" ucap Amber.


Rambut Lillith berdiri semua dan wajahnya masih ngantuk.


Amber dan camellia tersenyum melihat Lillith


*Slurrpp....Mengisap air liurnya.


"KAMU ngiler ya?" Camellia terkejut.


"heh?....a-aku gak jatuh ilernya


"mereka kalau bangun lucu semua" ucap camellia.


"iya...ehehehe( padahal aku juga sama)" Amber tertawa sambil menggaruk kepalanya.


Yumiko pun datang membawa ember di penuhi air, wajah Yumiko sangat cerah.


"Awo...ini buat cuci muka"


"makasih mbak yumi" Lillith kemudian mencuci mukanya.


"Nih...buat kalian sarapan" Yumiko membawa buah apel yang banyak.


"dapet darimana ini?" ucap Camellia.


"manjat"


"aku sempat mandi dulu di sungai eh..ada pohon apel yaudah..."


mereka memakan apelnya dan di sisain 4 buah buat Lux


mereka melihat Lux yang tidur sangat pulas


"huftt...Tuan bangun" Amber menggerakan kepala Lux.


"eh..jangan kasian capek dia" ucap Camellia.


"e-entar dulu ah.." Lux menggerakan badanya mencari alas buat kepala.


Lux memegang paha Camellia. dan tidur kembali


"eh?..." Camellia merah pipinya.


Amber sedang duduk kedua kaki terjulur lurus ke depan.


Lux memgambil kaki kanan Amber untuk guling.


Amber merah dan mecoba melepas.


"Tuan...a-apa sih kamu nih..."


mereka hanya tertawa kecuali Lillith cemberut.


tangan Lux semakin naik sampai ke kunci paha/************ Amber.


*PLOKKKKK.....


Tangan Amber mendarat di wajah Lux dengan keras.


"M-M3SUM..!!!"


Lux langsunh duduk dan pipinya merah di tampar amber.


"eh..? *HOAAAMMMM......" lux menguap


Camellia tertawa.


"huuu....tuan nih!!!" Amber marah.


Lux mengambil air di ember untuk cuci muka.


dan kembali segar.


"kamu apa sih...nampar-nampar orang tidur" Lux kesal.


"ABIS tuanya....." Amber marah.


"salah gw apa?" ucap Lux.


"yaudah...kita lanjut, balik ke kerajaan xvuil" ucap Lux.


camellia tertawa tipis.


"ngapain kesana?" ucap Camellia


"balikin elu?" ucap Lux.


Seketika ketawa camellia berhenti dan terkejut.


camellia berdiri dan duduk lagi "lah-...aduh..aduh..aduh....semutan"


"hihihi...abis ditidurin 2 orang jadi pegel kakinya" ucap Amber tertawa tipis.


"sakit..."Camellia mengurut kakinya .


Lux langsung memegang paha Camellia


"mega heal"


Semutan Camellia hilang.


"giman baikan?" ucap Lux.


Camellia menganggukan kepalanya.


"yaudah...yok jalan"