
"tempat apa ini?, kok ada pasar?" tanya Lux
"ini pasar malam om, kita jarang buka disini"
"ngapain? Jualan disini?" ucap Lux
"karena dewi penenun akan datang sebentar lagi"
Lux bingung dan memikirkan suatu
(dewi nenun? Nenek kah? Jelek amat dewi kok nenun?)
"tutup mulut mu..." gadis tersebut bersuara datar.
"ehh..? (kok dia tau!!!)" muncul perasaan curiga di dalam hati Lux.
"ma-maaf" ucap Lux dengan gugup
"OKEYY, Ayo om kita temenin om jajan dipasar ini" Kedua anak tersebut menarik
"hufftt...bisa-bisanya dipanggil om" ucap Lux sambil menghela napasnya
Mereka akhirnya sampai di stand pakaian dan ada beberapa makanan yang membuat Lux sangat lapar, Lux melihat baju dress yang cocok untuk Lula.
"hmm...gw beli ini aja kali ya...(gk tahan gw liat belahan dia, gw beli ini aja dah)"
kedua anak kecil itu menatap Lux dengan tatapan jijik.
"ehhh...?, *ehemm...ini berapa mas?" tanya Lux
pedagang tersebut menatap Lux, Lux shok karena pedagang tersebut menatap Lux dengan tatapan mati, wajahnya yang sangat pucat.
" 4 keping perunggu"
(HAaaahhh!!! Murah banget, padahal bahanya bagus lhooo...)
Lux memberikan 1 keping perak, dan pedagang tersebut memberikan kembalianya.
Lux mengambil dari tangan pedagang tersebut, Lux tidak sengaja melihat tangan dan leher pedagang terikat benang yang sangat tipis, seperti 3X lebih tipis dari sehelai rambut.
Lux merasa curiga dan tidak enak, setelah membayar Lux mencoba pergi dari 2 anak kecil itu.
Setelah bayar Lux meninggalkan mereka
"Hmm? Mau kemana?"
"Uh..balik udah ngantuk, makasih ya.."
Lux langsung pergi meninggalkan mereka, suasana pasar menjadi sunyi para warga melihat Lux yang sedang berjalan.
"Bngst!!!...di liatin mulu!!"
Lux mempercepat langkah jalanya.
mereka tetap fokus melihat Lux.
"Tcih..*Shadow dashh..." Lux menggunakan skillnya dan berlari secepat bayangan.
lux akhirnya sampai di tenda, Lux bergegas tidur dan...
Lux melihat bayangan orang di luar tenda, bayangan orang tersebut semakin banyak seperti mengelilingi Lux.
"Hoshh..hosh..." Lux takut.
Tiba..tiba...
*Breegggg...
Tenda Lux di Sobek dan...
*AAAAAAAA!!!!!!!!
"Lux kamu kenapa??" Amber langsung membuka tenda Lux.
Lux terbangun dengan wajah shock serta banyak keringat di badanya.
"hoshh...hoshh..." Lux sesak nafas.
Amber langsung masuk kedalam tenda dan memeluk Lux.
"hmm...mimpi buruk ya.." Amber mengelus kepala Lux
Amber melihat wajah Lux.
"ehhh? Kamu..." Amber terkejut dan wajahnya memerah
*Hiksss...
"cup..cup..cup udah-udah.." Amber memeluk Lux dengan erat.
Amber melihat Lux seolah-olah seperti anak hilang yang mencari induknya.
(Fu~fu~fu~ tuan punya sisi gemasnya juga)
*cup...
Amber mencium pipi Lux, Lux tersadar.
"ehh?....(baru sadar sedang di pelukan Amber)..EHHHHHH!!!!!!!"
Lux melepas pelukan Amber dan berdiri.
"uhh..pagi Amber" Lux langsung meninggalkan tenda.
Amber tersenyum tipis "hihihihi...ternyata dia terkena efek fear"
dan tiba-tiba muncul pertanyaan di kepala Amber.
"tapi dari siapa?, kok bisa kena fear?"
Amber tidak sengaja melihat baju berwarna hijau.
"ehh..baju siapa ini?" Amber mengambil bajunya.
Lux menghampiri mereka yang serang berkumpul di api unggun, yumiko sedang memasak air.
"hooaaamm...dapet air darimana?" ucap Lux sambil menggaruk punggungnya.
"dapet disana letaknya tidak terlalu jauh, aku sedang memasak airnya agar bisa di minum"
Lux melihat Yumiko sedang menyuapi Lula, Yumiko menoleh dan melihat Lux.
Yumiko tersenyum "Awwooo..pagii!!!"
"uhh..ya pagi yumi"
"Tuh sarapannya" ucap Yumiko menunjuk ke meja yang terbuat dari batang pohon yang terpotong.
Lux sedang memakan, Amber memanggil Lux sambil memegang baju hijau.
"Tuann...ini baju siapa??" Amber bingung.
Yumiko dan Lillith menoleh.
"ehh..bagus banget bajunya" ucap Lillith
"Buat siapa nich...ukuranya pas kayaknya" yumiko tersenyum.
"ohh..itu buat Lula, gw kasian liat lula bajunya sempit (di teteknya)" ucap Lux
"oalah..coba aku buka lipetanya" Amber melebarkan bajunya dan kaget.
*clak..cakk..
Mereka ber3 terkejut, Lux mual dan muntahh..
*BLEAARGGG.... Apaan itu?
Mereka melihat 1 bola mata potongan usus kecil serta 2 jari telunjuk.
*Gedebug...Amber pingsan
"Mbakkk..."teriak Lillith dan Yumiko.
Lux tersadar dan mengecek kembalianya.
*Blearaagggh...
Lux muntah karena koin kembalinya berubah menjadi mata.
Semua panik kecuali Lula.
"kenapa ini? Heboh banget" ucap lula duduk dengan santai.
setelah muntah Lux menyimpulkan sesuatu dari barang bukti tersebut.
Lux membuka sihirnya untuk mengidentifikasi mayat berasal dari mana.
(no data...no data please try again)
Lux penasaran "loh..kok gak bisa ?
"aku penasaran kenapa bisa seperti ini...."
"apa jangan² " Lux sadar bahwa dalang dibalik semua masalah ini