(The Fate And Darkness) The Rise Of The Demon Knight S2

(The Fate And Darkness) The Rise Of The Demon Knight S2
Yumiko kamu masih suka makan manusia?



"hei...gerak dikit...tangan kanan mu patah" ucap putri tersebut


"i-iyaa..."


Sang putri tersebut melepas kuncian dan megibas kedua tanganya


"hufftt...Dasar pria emang makhluk pecundang" ucap Putri melihat Richard


"huh? Pria pecundang?" tiba² ada suara yang sangat besar di balik pintu kerajaan.


"si-siapa itu...?" Putri tersebut menyiapkan lancenya.


"Hahahaah...."


Sesosok manusia yang berbadan besar dan agak sedikit membungkuk sambil membawa kapak besar.


"Apa yang kau lakukan disini Tua..." ucap Putri


"tenang...putri" ucap richard.


"kau sudah mencoreng nama pria" ucap pria besar tersebut


"emang begitu kebenaranya, Pria itu Pecundang" ucap putri tersebut.


Pria tersebut menggenggam kapaknya dengan erat, Richard gemetar dan menepuk-nepuk pundak Putri tersebut.


"dengan nama kerajaan Amber, kau sebaiknya mundur putri" ucap Richard.


"berisik!!!, lo gak bisa atur gw" ucap Putri tersebut


"Cih....Kapak ku akan mencincang seluruh badan mu!!!"


Pria tersebut berlari sambil mengayunkan kapaknya.


*wushhh...wushhh.....


Putri tersebut mengayunkan lancenya, Richard menarik-narik bajunya menyuruh untuk mundur, Putri langsung menendang Richard hingga terpental jatuh.


" ingat Richard!!!! Dari semua pastur yang pernah menjadi penasehat, Hanya kau yang paling lemah dan gemulai, Lu pikir lo siapa!?!?? kau hanya makhluk rendahan, Pergi sana!!!!" putri mengusir Richard.


Hati richard hancur dan Ia berlari dari istana sambil menahan air mata.


"enyah lah..dasar pria lemah" ucap Putri


"HAHAHAHA.....aku baru melihat suami dan istri bertengkat di tengah peperangan"


"lebih baik kita ayunkan senjata kita dibandingkan percakapan tidak jelas" ucap Putri


"HAHAHA...aku suka gaya mu"


*Syuuutttt....


*Tang......


*Bemmmm


*Ting....ting....ting...


Sang putri menangkis serangan dari kapak besar, Richard terpukau dengan Sang putri menangkis seperti orang menari balet dan salsa secara bersamaan.


" Ya ampun meskipun dia sedang berkelahi tetapi dia masih menunjukan sifat elegantnya" ucap Richard yang sedang bersembunyi di balik pintu.


mereka ber2 terus berkelahi hingga mereka ber2 kewalahan. tangan kiri putri Kram dan Sudah mulai kehabisan tenaga.


"Hoshhh.....K-Kuat sekali" ucap Putri tersebut


"HAHAHA LELAH?" UCAP Pria besar.


"GRR.....SIAPA NAMA MU!?!?!?" TERIAK PUTRI TERSEBUT.


"AHAHAH....Namaku?"


"kalahkan Aku terlebih dahulu"


*HIYAAAAA.....!!!! PRIA TERSEBUT MELOMPAT DAN MENGAYUNKAN KAPAKNYA.


Sang putri tersebut berputar dan menebas tangan kanan pria tersebut.


"Arghh...."


Tangan pria tersebut hanya tergores, sang putri terkejut.


"Hah!?!? Kuat sekali otot tanganya" ucap Putri tersebut.


"Hihihi....baiklah Nama gw Tajradus, Anggota dari kumpulan mentri Galapagos" ucap Tajradus.


"sekarang siapa namamu" ucap tajradus.


Putri tersebut tersenyum.


"terima kasih"


Putri tersebut menari dengan pedangnya dan membaca mantranya.


"Target Tajradus"


"Double Lance dashhh"


Sang putri berlari secepat kilat menargetkan Kepala tajradus.


"SWINNNGGHH....."


"kau...terlalu....lamban" Tajradus langsung menghindar dan kapaknya mengenai putri tersebut.


Sang putri tersungkur dan kepalanya di angkat, kedua ibu jari tajradus mencolok mata Putri tersebut.


"Ahhh...." Sang putri menjatuhkan senjatanya


"nyerah?" ucap tajradus.


" serahkan Kristal portalnya" ucap tajradus terus menekan ibu jarinya.


"Tidak akan" ucap Putri sambil mencakar² tangan tajradus.


"baiklah..."


kedua ibu jari tajradus menekan hingga kedua bola mata putri hancur, darah keluar dari kedua mata Putri, Sang putri menjerit kesakitan, Richard syok dan muntah.


*gedebug....


Tajradus menendang perut sang putri.


"cih...cantik doang DASAR LEMAHH, dan ingat!!!!! Kami adalah pasukan Bayangan galapagos bukan Iblis" Ucap tajradus menjambak Putri dan melemparnya.


Tajradus meninggalkan kerajaan, Richard berlari dan berlindung dibalik reruntuhan tembok.


Richard kembali menghampiri Putri yang menangis kesakitan, Air matanya berubah menjadi merah darah.


"HIKKSSSS....."


"Sttt..." ucap Richard sambil menyobek baju lengan kanannya dan mengikat di mata putri tersebut.


Richard menyiram air suci dan darah dimata putri berhenti mengalir.


"ayo putri kita tinggalkan tempat ini, dia sudah pergi" ucap richard menggendong Putri.


"dia adalah Pria terkeji dari sekian pria yang aku temui, Hiksss"


Richard membawa Putri jauh meninggalkan istana.


...****************...


Lux dan kawanya terus lanjut berjalan, Lux masih kebayang Amber menyium pipi Lillith saat pingsan.


Mereka melihat dari kejahuan ada pemukiman yang hancur. Mereka langsung berlari dan menghampirinya.


Di sana banyak rumah yang hangus terbakar dan banyak senjata dan barang berserakan.


"sniff..snifff...." Yumiko mengendus-endus


"kamu nyium apa?" ucap Lillith


"slrrppp...baunya enak sekali" mata Yumiko menyala dan langsung berlari.


"Oiiii...mau kemana lo!!!!" teriak Lux


Yumiko langsung hilang dari pandangan mereka.


"hadehh...Yumi²" ucap Amber menghela napasnya.


"kita cari dlu si anak anjing itu..." ucap Lux.


"okeyy, kita mencar" ucap Lillith.


Mereka memcari Yumiko sampai malam,


Mereka ber3 berpencar, Amber dan Lux tidak menemukan yumi.


Lillith sedang mengecek rumah warga yang hancur, Lillith mendengar sesuatu.


*Cakk..cekk...nyam...nyamm...


*tuing..tuing...kedua kuping Lillith bergerak.


"Ehh...suara apa itu?" ucap Lillith


Lillith mengikuti sumber suara tersebut dan...


Lillith terkejut dan langsung berlari menemui Lux dan Amber.


Lux yang sedang beristirahat melihat Lillith berlarian ngos-ngosan.


Lux menepuk pundak Amber yang tidur di sandaran Lux.


"Amber!!, Amber!!...Liat nohh...adik lu lari terbirit-birit" ucap Lux.


"huh? Mana?" ucap Amber setengah sadar.


Lillith sampai didepan mereka, wajahnya lelah.


"T-tuan a-aku nemu gswtwhegdjsbwhwj" ucapan Lillith tidak jelas karena sesak napas.


"Ngomong apa sih lu!!!!" ucap Lux.


Amber menepuk pundak Lillith.


"Hoaaamm....duduk dulu, tarik nafas" ucap Amber sambil menguap.


Lillitu duduk disamping Amber sambil minum air yang diberikan Amber.


"hoshh...hoshh...Ahh..."


"jadi ada apa Lily?" tanya Lux.


"Aku nemu mbak yumi" ucap Lillith.


"Ayo buruan tuan,mbak sebelum dia pergi" ucap Lily.


Lux dan Amber menganggukan kepalanya, mereka mengikuti Lillith, mereka sampai dibalik peternakan yang terbengkalai dan mereka menemukan Yumiko yang sedang sibuk mengunyah bangkai manusia.


"HA-" Amber teriak dan langsung menutup mulutnya.


Yumiko menoleh kebelakang sambil mengigit wajah mayat tersebut.


"shh...diem" ucap Lillith


"HOEEEKKKK!!!!!...."


Lux tiba² muntah.


Mereka ber 2 panik.


(JOROK BANGETT...!!!!! LUX!!!!!) amber mencubit perut Lux.


"abis jorok banget dia, diluar ada makanan enak, dia malah makan ******" ucap Lux dengan keras.


(heh!!! Tuan...diemmm) ucap Lillith


Yumiko berdiri dan berjalan menghampiri mereka.


"AWOOO...suara siapa itu?" ucap Yumiko dengan nada datar.


"heeekk....Mampus kita" ucap Lillith


Yumiko langsung melihat mereka ber3 sedang berlindung dibalik jerami.


Lux dan kawanya melihat wajah Yumiko yang berlumuran darah dan tangan kananya sedang menggengam kaki yang sebagian sudah dia makan.


"Yumi? Kamu..." ucap Amber.


"mbak yumi kamu masih kanibal?" ucap Lillith.


"HOEEKKK!!!...JIJIK ANJING..!!! BUANG DULU KAKINYA" ucap Lux muntah.


"Tuannn...muntah mulu" ucap Lillith.


"kok kamu bisa muntah? Kita kan dari pagi sampai malem gak makan, mana muntah air busa lagi, jorok banget kamu!!" ucap Amber.