(The Fate And Darkness) The Rise Of The Demon Knight S2

(The Fate And Darkness) The Rise Of The Demon Knight S2
Kerajaan yang hancur Pt2



*brukkk...brukkk....


*Gebrakkkk.......


Pintu gerbang aula terbuka oleh ribuan iblis berlari menyerang pasukan dan putri, seluruh pasukan mengeluarkan seluruh tenaganya.


*trangg...


*crangg....


*singg.....


sang putri mengayunkan iblis menggunakan karambit yang panjang dan merobek leher iblis tersebut menggunakan karambit, sedangkan sang penasihat hanya berlindung di belakang pot bunga besar


peperangan terus hingga para pasukan kualahan dan mati terbunuh, hanya menyisakan tuan putri dan penasehat.


iblis terus menerus datang, Tuan putri melihat penasehat.


"Tcihh....lelaki di belakang..dasar pecundang" ucap sang putri.


"itu sebabnya aku benci lelaki" sang putri berlari sambil mengayunkan karambitnya.


*tepp...tapp....tepp....


*slashhh.....


"srookk.....


Iblis terus menerus dan...sang putri membaca sihirnya..


Matanya menyala kuning....


"Javeline dashhh...." Sang putri menusuk iblis dengan cepat seperti kecepatan kilat.


Iblis pun habis dan hanya menyisakan tuan putri dan penasihat, sang penasihat keluar dari persembunyiannya dan langsung memberi tepuk tangan ke Sang putri.


"wihhh..brav-"


*sett....


*dummm.......


Sang putri langsung membanting dan mengunci tangan Penasihat tersebut.


"heii...richard...gerak dikit tangan kanan lu patah"


"i-iyaaa..."


...****************...


Sememtara itu Lux dan kawanya luntang lantung


selama perjalanan, mereka semua sudah mulai bosan.


"krucukkk.....krucukk...


Suasana yang bosan ditambah suara perut Amber yang sangat berisik.


"wehh...Amber, kecilin suara perut lu" ucap Lux


"Mana bisa!!!!" ucap Amber.


Yumiko mulai dipenuhi keringat diseluruh hoodienya.


"kak kita masih lama kah?" ucap Yumiko mengelap keringatnya di dahi.


Semua terlihat kewalahan kecuali Lillith yang terlihat baik-baik saja.


"lo..nggak kecapean?" tanya Lux


"tidak tuan"


"laper?"


"nggak tuan"


"bosen?"


"hmm...hmmm" Lillith menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Lilyy!!!" Lux memegang baju lengan lillith.


"a-ada apa?"


"sini, pendenagaran elu tajam kan?"


"i-iya"


"pendengaran mu tajamkan?"


"i-iya.."


"coba kalian diem dlu biarkan lillith fokus mendengar suara" ucap Lux


"huh?" Amber dan yumiko kebingungan


"stt...pokoknya diem"


"o-okee..." Lillith memejamkan matanya dan Lillith mendengar banyak hal di sekitar hutan


"heh?" Lillith mendengar sesuatu yang janggal


" ada apa Lily?" ucap Amber.


"A-aku mendengar suara monster di gorong²" ucap Lillith


" dan....suara-*KYAAAAAA....." teriak Lillith karena telinganya tiba tiba sakit.


*gedebugg....Lillith lemas dan terjatuh.


Lux langsung mengangkat kepala Lillith, telinga Lillith berdarah, Mulut Lillith tiba² mnegeluarkan darah.


Amber langsung memeriksa mulut Lillith dan ....


Mereka semua syok.


"HAH?!?!?!" AMBER DAN LUX KAGET.


Amber mengeluarkan Jarum tenun beserta sehelai benang dari mulut Lillith.


Amber menutup mulutnya.


Lux membuka mulut Lillit dan memeriksa.


"nggak ada apa²" ucap Lux


Yumiko mengambil jarumnya dan mencium bau darah dan jarumnya.


"*sniff...snifff, aku mencium bau busuk dan bau menyan yang bercampur aduk" ucap Yumiko.


"si-siapa yang tega menyantet Lillith yang manis ini" ucap Amber.


"busuk? Menyan? Jangan²" ucap Lux


Lux teringat saat Lux menggendong Agus ketika terkena darah iblis.


"i-itu iblis menyantet Lillith" ucap Lux


mereka semua panik, kecuali Lux, Lux memberikan air ke Lillih.


Lux membacakan mantranya di dalam g3las tersebut.


"Cancel cursed"


Mereka menunggu Lillith sadar.


"uhukk...uhukk..." Lillith terbangun.


"eh...a-apa yang terjadi?" ucap Lillith


Amber langsung memeluk Lillith.


"Awoooo....syukurlah"Yumiko melolong.


"syukurlah, Lillith kamu masih kuat jalan?" ucap Lux


"i-iya"


"baiklah kita lanjutkan perjalan dan hati² kemungkinan Iblis yang kuat akan berkeliaran di sini" ucap Lux.


Mereka berjalan terus hingga waktu menjelang sore, mereka memyiapkan tenda di dekat rawa, Amber ,Yumiko memasang tenda ,Lux sedang menyiapkan api unggun dan Lillith sedang pergi ke hutan sekitar untuk berburu.


"oke..." Lillith melihat domba yang sedang makan rumput.


"Makan malam ti-" Saat Lillith ingin menekan triggernya, Lillith melihat sesosok misterius.


(huh? Apa itu?) ucap Lillith dalam hati


Lillith membidik ke arah makhluk tersebut dan terlihat sesosok makhluk berwajah harimau yang bertubuh manusia sedang memakan tangan manusia.


*Gaspp....Lillith terkejut.


Saat Lillith ingin berdiri, Lillith tidak sengaja menginjak batu yang runcing.


"AHH~" Lillith tidak sengaja teriak.


Makhluk tersebut mendengar suara tersebut dan berlari ke tempat Lillith.


Lillith lari kerakutan.


*tapp...tapp..tapp....


"WOOOOIIIII JANGAN LARIII!!!!!!" TERIAK MAKHLUK TERSEBUT.


(dia tau bahasa kita) ucap Lillith


Makhluk tersebut berlari sambil melompat, gerak makhlul tersebut sangat cepat.


Lillith menghadap belakang dan sudah terlihat makhluk tersebut sedang melompati pepohonan


"JANGAN LARIIII KUCING KECILLL" TERIAK MAKHLUK TERSEBUT.


"BODO AMAT, GW MAUNYA LARIIII" TERIAK Lillith panik.


Lillith sudah mulai lelah berlari, Lillith memikir kan sesuatu.


(oh..pake ini aja) Lillith mengambil 3 buah peluru di snipernya dan membacakan sihirnya.


"Ashhh...Bullett" Lillith langsung membanting peluru tersebut dan.....


*Poofff......


Seluruh jalan ditutupi asap.....


Lillith membacakan mantra, dan menghilang sambil berlari menjauhi makhluk tersebut.


Saat berlari Lillith tidak memperhatikan jalan, Kaki Lillith tersandung batang pohon dan....


*gedebag...gedebug....gedebag...gedebug


*prakk....(suara sniper Lillith)


"Aduhh..." Lillith mengusap kaki kirinya.


......................


Setelah itu, Lillith datang dengan baju kotor yang dipenuh dengan ranting dan tanah, Yumiko datang tidak membawa hewan buruan.


Amber terkejut melihat Lillith.


"astaga kamu kenapa?" ucap Amber sambil membopong Lillith.


"a-aku terjatuh saat berlari"


"lah..kok lu bisa ?' ucap Lux


"kamu nggak bawa hewan buruannya ya?"


"ma-maaf tapi aku-" saat Lillith hendak ingin bercerita, Lillith merasa di ikuti oleh sesosok makhluk besar yang berlindungng di balik bayangan.


Lillith matanya dipenuhi rasa takut.


Lillith berlindung di belakang Lux.


"ada apa Lillith?"


"i-iya....a-aku takut"


"ada apaan emang!!!" ucap Lux


Lillithj menunjuk ke hutan tersebut, jari telunjuknya gemeteran saking takutnya.


"i-itu, a-ada iblis" ucap Lillith


"si-siapa? Iblis tali?" tanya Amber.


"Ma-manusia harimau.." ucap Lillith.


Lux penasaram dengan Lillith, ia langsung mengecek profil Lillith dan...


"Lillith terkena efek "fear" dari iblis tadi..." ucap Lux


"Fear?" tanya Yumiko


"itu adalah efek atau sihir yang membuat mental musuh down....." ucap Lux


"aku bisa mengobatinya" ucap Amber.


"coba aja" ucap Lux


Amber tersenyum dan langsung mengelus kepala Lillith dan....


*cupp...Amber mencium pipi kanan Lillith


Dan Lillith kembali sadar.


"ehh...mbak nyium aku?" ucap Lillith sambil memerah pipinya.


"hihihi...iya" ucap Amber


"Awooo...kok mbak bisa?" tanya Lillith


" itu simpel, hampir semua angel, baik campuran atau murni angel, mereka memiliki kemampuan anti sihir kecil, salah satunya fear...dan masing angel memiliki anggota tubuh yang dapat menyembuhkan dari sihir tersebut" ucap Amber


"salah satunya aku, kekuatan penangkal sihirku di bibir" ucap Amber sambil memegang bibirnya.


Lux melihat dan langsung memalingkan wajahnya.


"U-udah lah....Ayoo" ucap Lux


"perjalanan masih panjang" ucap Lux


dan mereka kembali melanjutkan pencariannya