(The Fate And Darkness) The Rise Of The Demon Knight S2

(The Fate And Darkness) The Rise Of The Demon Knight S2
kerajaan yang hancur (part 1)



Yumiko masuk kedalam kamar.


"halo...aku pulang"


Disana sudah ada Lux dan lainya sedang menikmati teh hangat.


"tuh..tehnya" ucap Lux menunjuk ke cangkir.


Yumiko hanya menganggukan kepalanya dan bergegas ke dapur, Yumiko mengambil sotong di keranjang dan menunjukan ke Lux.


"ehh..tuan liat deh ini ikan apa?" ucap yumiko memegang sotong.


"Itu...sotong Bego dan sotong bukan ikan tapi sejenis moluska atau hewan bertubuh lunak, dasar bego" ucap Lux.


"Iya yumi...Sotong dan cumi sama-sama dia sejenis moluska" ucap Amber.


"eh..(kuping yang ditudung yumiko lemas) kalian udah pada tau?" ucap yumiko.


"aku baru tau kok mbak" ucap lillith


"hmphh...aku juga tau kok, yaudah aku mau masak dlu" ucap yumiko


Mereka menunggu yumiko memasak, Lillith dan Amber ikut membantu sedangkan Lux menyiapkan pakaian dan peralatan untuk pergi.


Aroma dari sotong tersebut masuk kedalam hidung Lux.


"hmm....apakah sudah matang?" ucap Lux.


"Sudahhh..!!!!" teriak Amber.


mereka langsung berkumpul di kasur utama dan mulai menyantap sotong tersebut.


"enak...padahal digoreng doang lhoo" ucap Lillith


"aku hanya menambahkan sedikit garam" ucap Yumiko.


Mereka akhir makan hingga habis, mereka beristirahat dan siap-siap menjalankan misi baru.


...****************...


Setelah selesai istirahat mereka membawa tas masing-masing dan pergi meninggalkan kerajaan


"oh iya tuan?" ucap Amber.


"hmm?"


"udah ucapin selamat tinggal belum ke raja dan ratu?" tanya Amber.


Lux menggelenglan kepalanya.


"yaudah yuk...balik lagi" ucap Amber.


"loh kok?" tanya Lux.


"iya lah...gak sopan tau main pergi aja" ucap Amber.


"Tcih...oke"


Mereka ber4 kembali lagi ke kerajaan, dan langsung menghadap ke raja, disana sudah ada camellia yang sedang berbicara dengan raja.


Camellia menoleh dan melihat Lux.


"Ehh...Lux?, kamu belum jalan" tanya camellia.


Camellia langsung menundukan kepalanya ke raja dan menghampiri Lux dan kawanya.


"Hiii...Luxx" camellia tersenyum.


Lux menganggukan kepalanya.


"ada apa pahlawan kitaa" ucap Raja xavier sedang duduk di singasana.


"saya ingin melanjutkan misi baru, dimana lokasi kerajaan runtuh itu" ucap Lux.


senyuman camellia seketika menghilang.


Raja xavier menjelaskan lokasi tempat kerajaan tersebut.


"ehh..saya juga tidak tahu pasti dimana lokasinya" ucap raja xavier gugup


"iya (ini gimana sih!!!)" ucap dalam hati


"baik nanti kita cari tahu sendiri" ucap Amber


(dasar anehh..ngasih misi tapi gak tau dimana lokasinya) ucap Lux dalam hati.


"baik raja kami pamit dulu" Lux dan kawanya menunduk.


"Sampai jumpa camellia" ucap Lux mengangkat tangan kanan


Camellia melambaikan tanganya.


Sambil menahan air mata.


Raja xavier tersenyum dari belakang


...****************...


Mereka berjalan meninggalkan kerajaan, mereka berjalan di sekitaran padang rumput yang luas


"Whooo....akhirnya bisa berpetualang lagi" ucap Lux


"hmmm...kecium bau rumput hijau, Awoooo" Yumiko melolong.


Amber dan Lillith tersenyum.


"jadi kita mau kemana dulu?" tanya Amber.


"entah, soalnya dia gak ngasih tau tempatnya" ucap Lux.


"lah terus gimana dong, kita sudah jauh dari kerajaan Xvuil" ucap Yumiko.


Lux sedang berfikir


"owhh...pake ini" Lux mengambil Hp di kantongnya


"Aku chat Laura siapa tau" ucap Lux


(Laura gw mau ngomong) Lux mengetik


"gimana udah di jawab?" tanya Lillith


"belo-*bzzt bzzt" suara notif di hp


(mau ngomong ape? Buruan)


(lu tau nggak lokasi istana yang hancur)


Laura sedang minum teh sambil membaca chat Lux.


"istana runtuh?"


(ada banyak istana yang hancur, yang mana?)


(yang baru baru ini)


"yang baru-baru ini?, owhh....."


(tau gw lokasinya)


(dimana tuh?)


(di kota brightstone, emang ada apa?)


(bisnis)


Laura bingung dengan Lux.


"bisnis?, sok sok an bisnis dateng ke kerajaan gw aja pake gerobak, sok sok an" ucap laura.


(bisnis apaan lo?) tanya laura


(gw gadain gelang loo...buat dagang buah)


Laura terkejut karena Lux menggadai gelang pemberiannya.


(idih b4ngsat lu udah janji loo...tega amat) Laura kesal dan sedih


Lux senyum-senyum sendiri sambil menatap layar, Amber dan lainya penasaran.


"kak ngapain?" tanya Yumiko.


"Hmm...Tuan udah belom" Lillith melihat Lux dengan sinis.


"iye iye tunggu" Lux tersenyum.


Amber kesal dan iri melihat Lux.


"Lux cepet donkk...kamu udah berdiri 10 menit mana infonyaaa???" Ucap Amber.


"i-iyee"


(kagak gw jual gelang loo...gw emang mau petualang ke sana)


Laura lega dan kembali chat Lux.


(Awas loo yee...jual gelang gw, sampe di jual, gw bunuh looo)


Lux tersenyum sambil mematikan hpnya.


Mereka bertiga melihat Lux dengan sinis.


"A-apa, Ayo kita pergi ke....brightstone" ucap Lux


"Tuan tau dimana lokasinya?" tanya Amber.


"ehh..nggak"


"CEKK...PETA MAKANYA, JANGAN MAIN ASAL JALAN AJA!!!!" Amber kesal.


Lux langsung membuka tasnya dan mengambil peta.


"uhh..kurang lebih 7 jam lagi sih..."


"7 jam!!! Hadehh...coba ada sensei bisa teleportasi" ucap Yumiko.


"hufftt...ya..nggak ada dia kita harus jalan seperti biasa" ucap Lillith


Amber memasang wajah yang kusam dan terlihay gelisah.


"tuan?" Amber menarik lengan baju Lux.


"iya.." Lux sedang melihat peta.


"a-aku lap-*krucuk~ krucuk~" sebelum Amber menyelesaikan ucapanya perutnya sudah rewel terlebih dahulu.


"Huh!!! Kamu barusan sarapan sama sotong??" Lux langsung melihat Amber dengan wajah terkejut.


"kok laper lagih...." teriak Lux.


Amber tersenyum malu sambil memegang perutnya


"ehehehe...aku kurang segitu porsinya"


Yumiko dan Lillith menghela napasnya.


"dasarrr...nafsu makan mbak Amber itu gila-gilaan." Yumiko menghela napasnya


"aku aja masih kenyang, Mbak porsinya kurang apa tadi?" tanya Lillith.


Amber hanya tertawa canggung "ehehehe...ku-kurang"


"yaudah...kita cari desa dan kita makan (Hadehh...dasar gorilla) " ucap Lux


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


tepat sebelum kerajaan Amber a deamus runtuh, portal iblis ke 2 menyerang kerajaan dan seluruh wilayah kerajaan hancur di kuasai iblis hanya tersisa istana dan hanya di huni seorang putri dan beberapa penjaga.


Putri tersebut melihat ke jendela, seluruh istana penuh dengan api terbakar dan banyak rakyatnya mati.


"hufftt..apa yang harus kita lakukan" ucap putri tersebut.


" dari informasi yang saya dapat iblis dalam neraka datang ke kerajaan kita" ucap penasehat putri tersebut.


"tapi apa yang mereka ingin kan dari kita" ucap tuan putri.


Tiba tiba mereka mendengar suara gemuru dari aula kerajaan.


seluruh pasukan yang tersisa di dalam istana panik dan menyiapkan senjatanya.


"semuanya...siapkan senjata kalian, mungkin ini hari terakhir kita dan hancurnya kerjaan " ucap putri tersebut sambil memegang liontin yang bergambar ayah dan ibunya.


(maafkan aku ayah...ibu...) ucap putri tersebut sambil mengeluarkan air mata.


mereka semua bersiap membantai iblis walaupun hanya tersisa 10 orang saja.