
Pasca-kemenangan melawan Fleksora, keluarga Traba berusaha untuk menjaga wilayah mereka tetap aman.
Mereka meningkatkan keamanan, memperbaiki wilayah yang rusak, dan mengobati anggota keluarga yang terluka dalam pertempuran sengit itu.
Namun, di balik kemenangan mereka, ada ancaman yang lebih besar yang mulai muncul.
Julius, pemimpin Fleksora yang cerdik, tidak akan tinggal diam.
Meskipun dia mengalami kekalahan yang memalukan, dia memiliki rencana baru yang berbahaya.
Julius tahu bahwa dia harus melibatkan seseorang yang berada di dalam keluarga Traba untuk merusak mereka dari dalam.
Di malam yang gelap, Julius bertemu dengan seorang anggota keluarga Traba yang merasa terpinggirkan.
Namanya adalah Anton, seorang pria yang selalu merasa bahwa dia tidak mendapat pengakuan yang pantas di dalam keluarga tersebut.
Julius berbicara dengan Anton di tengah kegelapan, "Anton, aku tahu bahwa kau merasa tidak dihargai oleh keluarga Traba. Aku punya tawaran untukmu yang mungkin akan membuatmu mendapatkan apa yang seharusnya menjadi milikmu."
Anton memandang Julius dengan tatapan yang bingung, "Apa yang kau bicarakan?"
Julius tersenyum tipis, "Aku ingin kau membantu saya merusak keluarga Traba dari dalam. Dengan informasi dan akses yang kau miliki, kita bisa menghancurkan mereka."
Anton ragu-ragu, tetapi godaan yang ditawarkan oleh Julius terlalu besar.
Dia merasa bahwa ini adalah kesempatan baginya untuk akhirnya mendapatkan pengakuan yang dia inginkan.
"Baiklah, aku akan melakukannya," kata Anton akhirnya dengan suara lemah.
Julius memberinya instruksi rinci tentang apa yang harus dilakukan.
Anton akan berperan sebagai mata-mata di dalam keluarga Traba, memberikan informasi rahasia kepada Fleksora, dan membuat konflik di antara anggota keluarga Traba.
Sementara itu, di markas keluarga Traba, ada ketegangan yang mulai muncul. Beberapa anggota keluarga mulai meragukan loyalti anggota lainnya.
Mereka merasa bahwa pengkhianatan bisa ada di mana saja, dan kepercayaan mulai luntur.
Yussa Traba merasa bahwa ada yang salah. Dia meminta pertemuan darurat dan mengumpulkan anggota keluarga untuk membahas situasi ini.
Dia tahu bahwa kepercayaan adalah fondasi dari kekuatan keluarga mereka, dan mereka tidak boleh membiarkan intrik merusaknya.
Di dalam pertemuan, Yussa berbicara dengan suara yang penuh tekad, "Kita harus tetap bersatu dan tidak membiarkan kecurigaan merusak kita. Kita telah menghadapi musuh-musuh terbesar kita, dan kita tidak boleh terpecah belah sekarang."
Nina, yang selalu menjadi suara bijak keluarga Traba, berkata, "Kita harus melakukan penyelidikan internal. Kita harus memastikan bahwa tidak ada pengkhianatan di antara kita."
Leon, yang selama ini menjadi rekan setia keluarga Traba, menambahkan, "Kita perlu membersihkan rumah kita sendiri sebelum kita melanjutkan perang melawan musuh-musuh kita."
Pertemuan tersebut berlangsung lama, dengan berbagai pendapat yang diajukan.
Yussa berusaha untuk menjaga kebersamaan keluarga mereka, dan akhirnya, mereka setuju untuk memulai penyelidikan internal.
Selama berbulan-bulan, penyelidikan berlangsung.
Anggota keluarga Traba bekerja keras untuk mengungkap pengkhianatan di dalam keluarga mereka.
Mereka menginterogasi, mengumpulkan bukti, dan mengawasi setiap langkah yang diambil oleh anggota lainnya.
Tetapi, Julius dan Anton juga terus bekerja dengan hati-hati untuk memastikan bahwa mereka tidak terdeteksi.
Julius memberikan Anton instruksi yang cermat tentang cara menghindari kecurigaan dan menjaga identitasnya yang sebenarnya.
Akhirnya, setelah berbulan-bulan penyelidikan, ada bukti yang cukup kuat tentang siapa pengkhianat sebenarnya.
Sebuah pertemuan darurat diadakan, dan Yussa Traba menghadapkan pengkhianat itu di depan keluarga mereka.
"Dia adalah pengkhianat," ucap Yussa dengan suara penuh kekecewaan. "Dia telah bekerja untuk musuh kita, Fleksora, dan mencoba merusak kita dari dalam."
Terdengar gemuruh di ruangan pertemuan. Anggota keluarga Traba merasa marah dan terkhianati.
Mereka menghadapi pengkhianat itu dengan penuh amarah.
Pengkhianat itu adalah Anton, yang merasa terjebak dalam permainan yang lebih besar yang dikendalikan oleh Julius.
Dia merasa sesal atas tindakannya dan tahu bahwa dia akan menghadapi konsekuensi yang serius.
Yussa Traba memberikan putusan akhir. "Dia harus diusir dari keluarga Traba dan ditahan oleh pihak berwenang. Kita tidak akan mentolerir pengkhianatan di antara kita."
Anton diusir dari keluarga Traba dan dihadapkan pada hukuman yang pantas untuk pengkhianatannya.
Namun, Julius masih bekerja di balik layar, dan ancaman terhadap keluarga Traba belum sepenuhnya hilang.
Pertempuran intrik dan pengkhianatan berlanjut, dan keluarga Traba harus tetap kuat jika mereka ingin bertahan dalam dunia kriminal yang penuh dengan bahaya dan intrik.