Unwanted Fate

Unwanted Fate
3. Petunjuk Menuju Titik Terang



"Pertama, ada yang ingin kutanyakan, siapa saja dari kalian bertujuh yang sedang bertugas di daerah Kota SS"


Reyga bertanya kepada 7 orang yang ada di ruangan pertemuan dan ada 3 orang yang berdiri.


"oh, Kalian bertiga ya, tapi selain Atom dan Danzel, kenapa kau juga ikut ke Kota SS ?" Reyga bertanya kepada anggota ke 4


"1 tahun yang lalu, aku berhasil mendapatkan orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan ayah anda tuan, dan aku juga menemukan beberapa bukti terkait kejahatan pemerintah Kota SKR, namun sayang sekali ketika aku berhasil mengumpulkan orang-orang yang terlibat dan bukti kejahatan mereka, aku terkepung oleh pasukan tambahan yang dikirim oleh orang yang terlibat dalam pembunuhan ayah anda tuan"


Reyga kembali bertanya kepada Anggota ke 4 itu


" Apa kau sempat melihat wajah dan bukti-bukti kejahatan mereka?"


Anggota ke 4 itu pun menundukkan kepala sembari meminta maaf kepada Reyga


"maaf tuan, aku hanya bisa membawa beberapa bukti saja, dan aku tidak melihat wajah pemimpin mereka karna saat itu pemimpin mereka memakai masker, namun aku masih ingat suara pemimpin itu,


Reyga cukup puas dengan informasi yang didapatkan oleh anggota ke 4 itu


"Baiklah, terimakasih atas kerja kerasmu Adelia"


Anggota ke 4 (Adelia) itu pun menunjukan wajah yang merah dan membalas pujian itu dengan rendah hati


"Tttidak tuan, aku masih belum bisa bekerja dengan benar"


ucap Adelia sambil menunjukan wajah yang merah.


"Hei, jangan seperti itu, kau hampir saja kehilangan nyawamu hanya karna mencari informasi" ucap Reyga sembari menunjukan senyuman tipis kepada Adelia


"kau masih belum menjawab pertanyaan ku Adelia, kenapa kau bisa ada di Kota SS?"


seketika Adelia memberikan berkas berupa daftar nama-nama orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan ayah Reyga


"tuan, aku datang kemari karna ingin memberikan ini kepadamu, dan ketika anggotaku mengecek daftar nama-nama ini, orang-orang ini adalah bawahan pemerintah Kota SS"


Reyga terkejut dengan apa yang telah dibawakan oleh Adelia dari SKR, namun masih ada yang membuat Reyga bingung, kenapa daftar ini tersimpan di Kota SKR, tapi Reyga bersyukur karna bisa mendapatkan petunjuk tentang pembunuh ayahnya


Reyga berdiri dari kursi nya dan menghampiri Adelia


"Adelia"


"Iya tuan"


Adelia terdiam dan seketika membatu, karna dipeluk oleh Reyga dengan, nada yang pelan Reyga berkata


"Terima kasih, berkat kau dan anggota Akuma lainnya, aku masih memiliki petunjuk untuk mencari pembunuh ayahku"


Adelia menunjukan muka yang merah dan berbicara dengan gagap


"aaaaa ini bukan apa-apa tuan, tuan lah yg bekerja lebih keras dari kami semua"


Para anggota Akuma yang lainnya terharu dengan perilaku yang Reyga perlihatkan


"Aku kira tuan telah kehilangan emosi kemanusiaannya, ternyata dia masih sama saat aku bertemu pertama kali dengan ayahnya" ucap batin Hans (Pak Hamid) sembari terharu


Reyga kembali kekursinya dan memberikan perintah kepada seluruh anggota nya


"perintah pertamaku kepada kalian, cari orang-orang yang ada didaftar nama ini, dan selidiki latar belakang mereka, keluarga mereka, tempat tinggal mereka, aku tak ingin ketinggalan sedikitpun dari mereka"


ketujuh anggota itu sigap berdiri


"BAIK TUAN"


"prioritaskan yang memiliki pengaruh di pemerintah Kota SS, untuk sekarang kalian bertujuh menetaplah di Kota SS, kita akan basmi para tikus ini sampai kesarang mereka"


"BAIK TUAN"


"Apa adalagi yang ingin kalian sampaikan kepadaku?"


"Tuan Rey, Aku baru saja kembali dari Kota PMK, dan ada yang ingin kusampaikan kepadamu tuan"


ucap anggota ke 5


"Apa itu Serena?"


Anggota ke 5 (Serena Williams)


"Apa Tuan Rey ingat orang yang mengkhianati kerja kerasmu dalam mencari petunjuk dan bukti pembunuhan ayah tuan? aku mendapatkan informasi dari anggota ku bahwa dia berasal disini, di Kota SS"


Reyga tertawa kecil


"Baguslah dia disini, maka akanku balas juga perbuatan dia dan akan ku buat menderita seperti aku tidak bisa tenang sebelum pembunuh ayahku harus mendapat ganjaran yang sama, masukan namanya dalam daftar prioritas"


"Baik tuan"


tersisa 3 Anggota tertinggi yang belum memberikan informasi kepada Reyga


"tersisa 3 dari kalian, Informasinya kalian beritahu kepadaku pada saat kita selesai makan Malam"


ucap Reyga kepada seluruh anggota Akuma


"makan Malam?" ucap Serena bingung dengan perkataan Reyga


Reyga dengan senyum tipis nya berkata


"Apa? kalian tidak ingin tinggal sementara dirumahku dan memakan masakan ibuku?


7 anggota Akuma kaget dengan apa yang dikatakan oleh Reyga, dan yang paling bersemangat adalah Adelia dan Serena


"Tidur di rumah yang sama?" ucap batin Adelia


"Makan dirumah yang sama?" ucap batin Serena


"Terimakasih Tuhan, aku menunggu momen ini"


ucap batin Adelia dan Serena


"Terimakasih tuan atas undangannya" ucap anggota pertama (Greg Xander)


Pertemuan sudah berakhir, dan waktu sudah menunjukan pukul 8 malam dan Reyga berkata kepada ke7 anggota tersebut


"langsung kerumahku saja, ya, jangan ada yang pulang, apa kalian tidak ingin bertemu dengan ibu dan adikku?"


pastinya yang paling semangat adalah anggota ke 4 dan 5 (Adelia dan Serena)


Anggota ke 2 menawarkan untuk memakai kendaraannya untuk menuju kerumah Reyga


dan Reyga mengiyakan tawaran itu.


didalam mobil anggota ke 2 itu berbicara kepada Reyga


"Sekian lama, baru kali ini aku melihat kau tersenyum dan menangis tuan, dan aku senang melihat itu"


Reyga tersenyum dan menjawab


"yah, aku mendapat petunjuk yang bagus, bagaimana aku tidak bisa melupakan emosiku"


"aku mengharapkan semua penderitaan mu segera berakhir tuan"


"Terima kasih Sam"


Anggota ke 2 (Sam Anderson).