Unwanted Fate

Unwanted Fate
15. Siapa Dia Sebenarnya? III



Setelah mendengar perintah dari Reyga, 7 Akuma bersiap-siap untuk sparing, Reyga mengajak Asep ke kamarnya diatas untuk membantunya bersiap.


Sambil menaiki anak tangga, Asep bertanya kepada Reyga.


"Apa kau yakin Rey? "


"hmm kenapa? "


"ya, kau melawan 7 orang anggota mu, dan ku dengar mereka bisa lebih dari 2 bela diri, bahkan ada yang bisa 5 bela diri, bagaiman kau melawannya? " ucap Asep


"kau lihat saja nanti sep, bagaimana aku melawan mereka, dan jika aku kalah oleh anggota ku sendiri, bagaimana aku bisa mendapatkan kepercayaan mereka? "


"Hmm, benar juga apa yang kau bilang".


.....


Reyga membuka pintu kamarnya dan mereka berdua pun masuk, betapa terkejutnya Asep dengan isi kamar Reyga.


Kamar yang rapi, di isi dengan banyal buku, dan tata letak yang rapi.


" ternyata begini isi kamarmu Rey"


"ekspetasimu seperti apa? Berantakan? kotor? Jelek? Aku tidak sepertimu Sep"


"hehe, aku bukan malas, hanya saja aku tidak sempat membersihkan kamarku Rey"


"alasan kau".


Reyga langsung mengeluarkan pakaian khusus nya dari dalam lemari untuk sparing melawan 7 Akuma.


" pakaian apa itu? Keren sekali" ucap Asep yg kagum melihat pakaian sparing Reyga


"ini hanya pakaian khusus sparing, tidak ada spesialnya, oh ya tolong ambilkan engkel kaki ku dibawah lemari itu sep"


Saat Reyga sedang mengganti pakaiannya, Asep melihat ada lemari yang berwarna hitam di samping lemari buku nya Reyga.


"lemari ini isi nya apa Rey?"


"oh itu, isi nya tidak penting, jangan kau buka Sep"


Asep orang yang keras kepala, semakin dia dilarang, semakin dia ingin melakulannya


Asep langsung membuka lemari hitam itu, dan betapa terkejutnya dia dengan isi lemari tersebut.


Asep yang mundur perlahan karna terkejut, kemudian dia menutup kembali lemari tersebut.


"oi Rey, kenapa isi lemari mu seperti ini" Ucap Asep yang terkejut dengan isi lemari Reyga


"kau yang tuli, sudah ku bilang jangan dibuka"


Reyga sudah selesai mempersiapkan diri untuk sparing, dan bersiap turun menuju ke halaman belakang.


Saat Reyga membuka pintu kamarnya, dia berbicara kepada Asep.


"sep, apa yang kau lihat dilemariku tadi, jangan kau bilang ke ibuku"


Asep hanya mengangguk mendengar permintaan Reyga.


"baiklah, mari kita turun"


7 anggota Akuma lainnya telah menunggu dihalaman belakang sambil pemanasan, karna yang mereka lawan adalah tuannya sendiri.


Asep yang melihat mereka pemanasan merasa mereka akan serius untuk menghajar Reyga


"Rey, kau yakin sanggup melawan mereka? "


"kau sangat tidak percaya kepadaku sep? "


"kau lihat saja nanti ya sep, akan ku bungkam mulutmu itu".


"baiklah, aku akan memperhatikan mu dengan serius"


Asep langsung menuju ke tepian untuk memperhatikan sparing yang akan dilakukan Reyga dan 7 Akuma.


"baiklah, kalian para 7 Akuma, ada yang ingin membuat peraturan? "


Adelia langsung mengangkat tangannya


"tuan, apa ada hadiah kalau aku menang? "


"Hmm, hadiah ya, asal aku mampu memberikannya, akan kuberikan"


Serena yang tidak ingin kalah dari Adelia juga mengangkat tangannya


"tuan, jika aku menang, mau kah kau berkencan denganku"


Asep yang mendengar itu dari tepian halaman merasa kesal dan menatap dingin ke arah Reyga.


Reyga pun heran dengan permintaan dari Serena.


"hei Serena, kau akan mendapatkan itu jika kau menang, tapi aku tidak enak dengan temanku, maka lebih baik kau minta yang lain saja dari pasa kau tidak dapat apa apa"


Asep langsung mengacungkan Jempol kearah Reyga.


"tidak tuan, hanya itu yang kuingin kan" ucap Serena.


"ya ya, terserah kau lah, yang lain? Ada yang ingin menambah permintaan?, hmm sepertinya hanya Adelia dan Serena saja"


Reyga langsung memasang sarung tangannya, dan memasang posisi bertarung dan di ikuti 7 Akuma lainnya yang memasang posisi bertarung.


"MUSUH ADALAH DOSA" ucap Reyga sambil memasang posisi bertarung


Seketika 7 Akuma serentak membalas ucapan dari Reyga


" DAN KAMI LAH YANG AKAN MELAHAP DOSA"


Serangan dimulai dari Tom yang melayangkan pukulan kearah Reyga, dan diikuti serangan dari Adelia yang melancarkan tendangan kearah Reyga.


Serangan Tom dan Adelia di tahan oleh Reyga dengan mudah.


Reyga membalas serangan mereka berdua, Tom yang terkena pukulan dari Reyga di bagian wajahnya, dan Adelia menerima tendangan dari Reyga yang membuat Adelia terhempas.


"Maju lah kalian"


Greg menggunakan Teknik Judo untuk menangkap Reyga, Greg berhasil menangkap Reyga dan mengambil posisi untuk membantingnya ketanah, namun Reyga berhasil mecounter serangan dari Greg, Reyga menggunakan Judo untuk melawan Judo.


Asep yang kagum dengan cara Reyga bertarung dan heran bagaimana bisa dia setenang itu melawan 7 orang yang ahli dalam bela diri.


"dia menggunakan Judo untuk melawan Judo juga? "


Greg yang terhempas ketanah sempat tersedak dengan kekuatan tuannya.


"Anda memang kuat tuan" dalam posisi yang terhempas ketanah, Greg berhasil mengunci kaki Reyga.


"Sekarang Sam" teriakan Greg kepada Sam.


Sam langsung menggunakan Hook Kick kearah kepala Reyga


"huhh, hampir saja, jika aku terkena serangan ini mungkin aku akan pusing" ucap Reyga sambil menahan serangan Sam.


Reyga langsung memanfaatkan serangan Sam, karna Reyga berhasil menahan serangan Sam dan kaki Sam dipegang oleh Reyga, Reyga langsung menghempaskan Sam kearah Greg.


"tinggal kalian bertiga yang belum menyerang" ucap Reyga menatap Damian, Serena dan Hans.