Tokyo Revengers: Change the Future

Tokyo Revengers: Change the Future
Bagian 8



Reader x Mikey x all Karakter


karakter milik Ken Wakui.


......................


3 Agustus 2005


[name] datang ke festival Musashi bersama Emma dan Hinata. Disana sudah ada Draken dan Takemichi. sedangkan [name] sendiri sudah seperti obat nyamuk untuk dua pasang sejoli ini. inilah yang paling menyebalkan baginya.


"ya kalian bersenang-senang lah. aku akan berkeliling sendiri. "


"tapi [name]-chan"


"Emma aku tidak mau jadi setan ok. pepatah mengatakan jika kamu berduaan, yang ketiga nya adalah setan. berarti setannya aku. "


"pepatah macam apa itu, kau jangan ngada-ngada. " ujar Draken.


"pepatah leluhur ku. dah sana kalian senang-senang sana, aku mau kulineran sendiri. "


[name] mendorong Draken dan Emma sedang kan Hinata dan Takemichi hanya menertawakan kelakuan [name].


mereka akhirnya terpisah, [name] memang berkuliner sendirian. dia mencoba satu persatu jajanan di festival.


"hujan? " gumam [name]


rintik hujan turun membasahi bumi, [name] baru ingat bagian ini.


"aduh, gara-gara keasikan makan sampai lupa bagian penting ini. "


mau tidak mau akhirnya malah basah-basahan dibawah guyuran hujan. [name] mulai mencari keberadaan Draken dan Emma sebab disini akan ada kejadian penting tentang perseteruan pehyan dan juga pembunuhan Draken.


"aduh dimana sih mereka. "


[name] akhirnya menemukan Emma dan Draken yang berjalan bersama diarea parkiran kuil.


"akhirnya kalian kutemukan juga. "


"[name] kenapa kamu lari dan hujan-hujan begitu. sini. " ucap Emma yang akhirnya sepayung dengannya.


"nanti kamu masuk angin loh. " lanjut nya lagi.


namun, tiba-tiba saja pehyan datang dan menantang Draken. pehyan sangat tidak terima pahchin di penjara. dengan hasutan seseorang dia menjadi terpancing untuk memulai perseturuan ini.


Draken menerima tantangan pehyan, namun ketika Draken akan diserang dari belakang, [name] secepat mungkin menendang perut si penyerang yang telah membawa pemukul itu hingga tersungkur.


"kalau mau bertarung one by one peh, jangan jadi pengecut. " ujar [name] yang sebenarnya agak kesal padanya karena membawa pasukan moebius untuk menyerang Draken.


"kau itu bukan toman, tapi kau selalu ikut campur [name]. jangan karena kau adiknya baji bisa seenaknya seperti itu. "


"huh! ya aku memang bukan anggota Toman tapi kau tak mengerti juga atau kau itu bodoh! coba kau pikir siapa yang paling diuntungkan di perseteruan ini. kau atau musuhmu? "


"diam! atau kau juga akan ku hajar. "


"oh, jadi kau akan menghajar ku. sini, ku hajar kalian satu persatu. "


"[name] apa yang kau katakan! jangan gegabah. " ujar Emma yang berteriak memanggil [name].


.


Mitsuya dan Takemichi datang bersama. Dia melihat Draken sudah bersimbah darah karena dikeroyok sedangkan [name] masih adu mulut dengan pehyan.


melihat itu semua, Mitsuya sangat marah dengan ulah pehyan yang sangat pengecut. pehyan berkerjasama dengan moebius bahkan membawa banyak orang-orang dari moebius.


Draken sendiri sudah terduduk diaspal yang basah karena hujan, yang tersisa hanyalah Mitsuya dan Takemichi. [name] sendiri merasa geram, tapi dia ditahan Emma untuk tidak terlibat lebih jauh apalagi urusan geng.


pehyan malah menyuruh moebius untuk menyerang Draken, Mitsuya dan Takemichi. [name] sangat geram dengan kebodohan pehyan yang seperti ini. padahal dia hanya dimanfaatkan oleh si kacamata sialan Kisaki.


.


tak lama, Mikey datang tepat waktu ke area dimana perkelahian akan dimulai. [name] sendiri bersyukur, ini masih sama seperti dalam manganya ketika Mikey muncul. namun dia harus tetap memantau pertarungan ini sebab nyawa Draken dipertaruhkan disini.


Mikey pun berbicara dengan pehyan sedangkan [name] menghampiri Takemichi.


"jangan hanya bengong, musuh sebenarnya belum keluar. lebih tepatnya suruhan orang itu akan keluar. " bisik [name] pada Takemichi. Takemichi mengangguk dan paham maksud dari [name].


benar saja, pria tinggi rambut hitam bersemir kuning dengan lambang tatto di belakang telapak tangannya datang bersama anak buahnya. dirinya dipayungi oleh sang anak buah. pria itu sudah seperti bos namun nyatanya [name] tahu bahwa dalangnya bukanlah pria itu tetapi Kisaki Tetta.


pria yang dimaksud [name] adalah Hanma Shuuji. dia memperkenalkan dirinya sebagai ketua mobieus sementara, bahkan dia mengejek Mikey hingga Mikey menendang dengan tendangan andalannya.


"kau tidak perlu terburu-buru. " ujar Hanma pada Mikey.


Hanma melihat ke sekitarnya dan melihat [name] disamping Takemichi.


"ah kita ketemu lagi nona, ternyata kita sungguh berjodoh. "


"hii.. jodoh dalam mimpimu. " tunjuk [name] yang kesal pada hanma.


Hanma tertawa melihat tingkah gadis itu. sedang kan Mikey terlihat teramat kesal melihat interaksi [name] dan Hanma.


.


"tujuanku adalah menghancurkan Toman. "


Hanma mengatakan semua tujuan-tujuan nya pada saat akan memulai perang bahkan dia membawa 100 pasukan untuk menyerang para petinggi Toman yang terdiri dari Mikey, Draken dan Mitsuya. sedangkan Takemichi sendiri memang sudah mengikuti untuk memantau draken.


tak lama, datanglah divisi lain yang akan membantu mereka. jumlah mereka kini seimbang itupun beberapa dari wakil tiap divisi tidak ikut dalam pertarungan ini.


Baji melihat [name] ada di kerumunan ini, mata sang kakak teramat jeli. [name] sendiri hanya nyengir ketika baji menghampiri nya.


"oi.. [name] ngapain disini cepat sana pergi. " ujar Baji yang mendorong adiknya menuju dimana Emma berada.


"oi Emma, jangan buat dia kelayapan. disini bahaya. " lanjut baji yang kembali ke tempat dimana mereka akan bertarung. Baji mengikat rambutnya dan pertarungan battle royal festival antara Toman dan Moebius pun dimulai.


......................


.


ketika mecari keberadaan Draken, Takemichi menemukan Kiyomasa ditengah-tengah pertarungan dengan membawa pisau yang sudah berlumuran darah. Takemichi melihat sekitar nya untuk mencari Draken, ketika menoleh ke belakang dia terkejut Draken terkapar bersimbah darah.


Takemichi berteriak bahwa Draken telah ditusuk, semua terkejut bahkan Mikey dan [name] juga sama terkejutnya.


"ternyata sudah dimulai. " batin [name]


[name] melepaskan tangan Emma, dan segera menerobos ke perkelahian itu untuk mencari keberadaan Takemichi dan Draken.


[name] menghajar satu persatu orang-orang yang menghalanginya. Mikey dan Hanma melihat gadis itu menghajar orang-orang mobieus. Mikey baru mengetahui [name] pandai berkelahi seperti itu tapi tetap saja dia tak ingin gadis itu terluka.


Hanma sendiri hanya tersenyum miring melihat gadis itu sangat lihai berkelahi.


"gadis yang menarik, Mikey. Bagaimana kalau dia juga ikut denganku. "


"sialan! aku tidak akan membiarkan siapapun merebut milikku. "


.


tak lama [name] menemukan Takemichi yang tengah panik dengan keadaan Draken yang tak sadarkan diri. [name] mencoba memeriksa nadinya dan sebisa mungkin melakukan pertolongan pertama.


"Takemichi kita evakuasi Draken secepatnya. ayo cepat jangan bengong. aku yang akan membuka jalan nanti untukmu. "


Takemichi mengangguk, menggendong Draken dan [name] bersiap didepan untuk membuka jalan.


sebelum pergi, Takemichi berteriak memberitahu kondisi Draken pada Mikey. Mikey merasa lega ketika Draken dalam kondisi masih hidup. Mikey sendiri akan mempercayakan Draken pada Takemichi.


[name] membuka jalan untuk Takemichi sebab sedari tadi mereka dihalangi oleh anggota mobieus saat pengevakuasian Draken. setelah jalan terbuka dia segera berlari mencari jalan pintas untuk mencari pertolongan.


bahkan Emma dan Hinata menyusul Takemichi dan [name]. Emma sendiri sudah khawatir dengan keadaan Draken dia mulai menangis. [name] hanya bisa menenangkan Emma saat ini.


Hinata sendiri telah mengatakan, jika dia sudah menghubungi ambulans namun karena hambatan, kedatangan tim medis itu akan terlambat. mereka terpaksa hanya bisa menunggu.


"Takemichi mereka datang. " ucap [name] yang melihat segerombolan pasukan Kiyomasa yang mengenakan seragam Toman.


Takemichi terkejut dengan kedatangan Kiyomasa. [name] sendiri sudah tidak kaget, dia sudah tahu. tapi tetap saja ini adalah darurat karena menyangkut nyawa Draken.


Draken sendiri mulai sadar dan melihat Kiyomasa bersama anak buahnya yang menghalangi jalan mereka. mereka berniat membunuh Draken yang nyatanya masih hidup.


Draken mencoba bangkit dan akan ikut menghajarnya. namun, Takemichi tidak akan membiarkan Draken berkelahi dalam keadaan terluka parah.


"Draken jangan memaksakan diri, lebih baik kau diam saja. "


[name] sendiri akan turun tangan membantu Takemichi.


"oi.. [name] jangan gegabah, kau itu perempuan. aku tak akan membiarkanmu dihajar mereka. "


"jangan remehkan aku draken! pokoknya lihat saja aksi ku. "


"cih! keras kepala. "


"Takemichi ayo kita hajar mereka! "


.


Takemichi kini berhadapan dengan Kiyomasa sedangkan [name] berhadapan dengan beberapa anak buahnya.


mereka meremehkan [name] yang seorang perempuan, [name] sendiri tak peduli dengan ocehan serta omong kosong mereka. [name] akan membuktikan bahwa dia bisa menutup mulut kroco-kroco didepannya yang hanya bisa keroyokan dan berbuat curang.


Takemichi mengumpulkan segenap keberaniannya. Dia mendapat dukungan dari Draken, dengan metode seperti judi sabung yang pernah diselenggarakan Kiyomasa.


Hinata, [name] dan Emma ikut-ikutan seperti yang Draken lakukan, hal itu membuat Takemichi seolah-olah mendapat energi baru untuk melawan Kiyomasa atas dukungan orang-orang yang berada dibelakangnya.


Takemichi menghajar Kiyomasa, namun sebelum mengenainya Kiyomasa melakukan tindakan curang dengan menusuk tangan Takemichi. Takemichi berteriak kesakitan, begitu pun Hinata dan yang lainnya merasa khawatir dengan Takemichi. tapi ini adalah pertempuran, takemichi tak bisa mundur. Dia mencabut pisau belati yang menancap di telapak tangannya dengan tekad yang kuat dia benar-benar akan menghajar Kiyomasa.


.


Kiyomasa lehernya sudah terkunci oleh takemichi. dia sulit untuk bergerak bahkan kesulitan bernafas juga karena Takemichi mengunci tepat pada lehernya. Dengan segenap kekuatannya, dia berhasil menjatuhkan Kiyomasa dengan telak, Kiyomasa pingsan ditempat.


namun takemichi tak bisa bersenang hati disana masih ada anak buah Kiyomasa yang lain. mereka siap menghajar Takemichi. tapi mereka lupa bahwa [name] ada disana, dia juga siap bertempur melawan mereka.


"oi.. jangan lupakan aku. kalian terlalu meremehkan aku ya sebagai perempuan. "


"memang kau bisa apa, onna. paling cuma.."


sebelum melanjutkan kata-kata nya, [name] sudah menutup mulut salah satu kroco hingga tersungkur tak sadarkan diri.


"masih ada yang mau kuhajar? "


Draken hanya menyeringai, ternyata diam-diam gadis itu bisa berkelahi. padahal Baji sangat melarang adiknya untuk berkelahi.


"onna beraninya kau!! "


[name] menghindari serangan anak buah Kiyomasa yang lain, dan balik menghajar wajahnya.


ketika anak buah Kiyomasa akan menghajar Takemichi, akkun datang terlebih dahulu menolong takemichi. barulah teman-teman takemichi yang lain datang membantunya. mereka menamakan diri sebagai Mizo Middle Five.


pertarungan semakin sengit, [name] ikut dalam perkelahian ini bersama teman-teman takemichi. meskipun tak seimbang namun [name] sendiri dapat menumbangkan beberapa orang. tidak seperti teman-teman Takemichi yang sudah habis babak belur. memang gadis itu juga mengalami memar tapi [name] lebih banyak menumbangkan daripada terkena pukulan mereka.


tak lama bunyi sirine polisi dan juga tenaga medis pun datang. Hinata dan Emma memberitahu lokasi keberadaan teman-temannya yang terluka. para anak buah Kiyomasa pun berlari meninggalkan lokasi penyergapan mereka dan ini adalah keberhasilan Takemichi dan kawan-kawan nya. [name] sendiri bersyukur, ini masih sama seperti dalam manganya. tapi tetap saja, meskipun draken yang nantinya akan selamat. kejadian ini sangat darurat, takut-takut melenceng tapi [name] berharap ini kan tetap berjalan seperti manga.


Draken sendiri mulai segera ditangani oleh tim medis, keadaan nya sangat kritis hingga harus mendapatkan penangan serius. [name], Emma dan Hinata sudah mengkhawatirkan mereka terutama Emma yang paling khawatir terhadap Draken.


"tenanglah Emma, Draken pasti selamat. ayo kita kerumah sakit sekarang. " ajak [name] pada Emma yang masih menangis. Emma mengangguk, dia segera kerumah sakit bersama [name] dan yang lainnya.


ketika Mikey mendengar kabar Draken dibawa kerumah sakit dalam keadaan kritis. Dia segera mempercepat laju motornya menembus hujan yang turun dengan deras. Mikey hatinya was-was, dia hanya bisa berharap Draken selamat dalam kejadian ini.


......................


[19-04-2022]