Tokyo Revengers: Change the Future

Tokyo Revengers: Change the Future
Bagian 17



Reader x Mikey x All Character


Karakter milik Ken Wakui


......................


Takemichi kembali ke masa depan, saat ini ia sudah berdiri di sebuah toko rental kaset. Takemichi masih mengira-ngira apa yang terjadi ketika dirinya kembali ke masa depan.


Ketika sadar, dihadapannya sudah ada seorang wanita yang merupakan manager toko rental kaset. Takemichi tak mengerti mengapa wanita yang menjadi manager tempat dirinya bekerja begitu hormat padanya.


"maaf membuat anda menunggu, video yang anda cari ternyata tak ada di toko kami. "


"Hah? "


.


Ia melihat dirinya dicermin, Takemichi dimasa depan mengenakan pakaian mahal serta aksesoris mewah, perubahan dirinya begitu signifikan sampai-sampai ia tak mengenali dirinya sendiri. Takemichi telah berubah ditimeline sekarang, dirinya yang sekarang menjadi pelanggan toko kaset dimana tempatnya dulu bekerja di timeline sebelumnya.


Ia keluar dari toko rental kaset tersebut, dia sendiri tak tahu apa yang terjadi dimasa sekarang. ia melihat ponselnya sejenak, waktu diponselnya menunjukkan tanggal xxx bulan xxx tahun 2017. dia sendiri terkejut dengan perubahan setelah 12 tahun.


Hingga sebuah suara memanggil dirinya. Takemichi yang namanya terpanggil hanya bisa bingung dengan orang didepannya.


"Kau telat Takemichi!! "


Takemichi hanya bisa terpaku, dia tak mengenali orang yang memanggilnya. Pria tinggi dengan kacamata bundar dengan rambut terikat itu mengenali dirinya secara spesifik.


"Kau benar-benar suka toko rental ini ya? "


"Dia siapa? " Batinnya sungguh bingung.


"cepatlah masuk. "


Takemichi yang tak mengerti apapun hanya bisa mengikutinya, dia sendiri tak tahu siapa orang yang menyuruhnya ini. Ketika mengikutinya Takemichi terkejut dengan penampakan mobil mewah yang terparkir didepan toko rental.


Takemichi pun masuk pada mobil mewah itu, dia sudah merasa cemas.


"Hey.. Kita mau kemana? "


"Huh? Apa maksudmu? Kita akan kerumahmu. benarkan koji?"


Sang sopir mengiyakan apa kata pria yang mengajak Takemichi ke tempat yang dikatakan rumahnya itu.


Namun, Takemichi semakin cemas bahkan yang paling ia tak mengerti adalah orang yang mengajaknya ini mengatakan bahwa itu adalah perintah Takemichi sendiri untuk kembali ke rumahnya.


Takemichi yang teramat panik hanya bisa mengeluarkan keringat dinginnya. Kemudian dia membuka ponselnya kembali, ia mengecek nomor-nomor ponselnya tapi ia tak menemukan nomor Naoto maupun [name]. Takemichi shock, ia tak tahu siapa yang harus ia hubungi disaat seperti ini. padahal yang menjadi partnernya dimasa depan untuk melawan Kisaki adalah [name], sedangkan Naoto adalah partner misinya untuk menyelamatkan Hinata dan teman-temannya.


......................


Sampailah Takemichi bersama orangnya di tempat yang menjadi rumah Takemichi di masa depan. Ketika turun dari mobil mewahnya, ia disambut oleh banyak orang yang menjadi anak buahnya.


"Selamat siang bos!! "


Takemichi spontan bereaksi, dirinya begitu terkejut dengan banyak orang yang menyambut kedatangannya.


"Kau telat Takemichi." Takemichi melirik kepada orang yang menyebutkan namanya.


Takemichi belum sepenuhnya menyadari bahwa orang berbicara akrab dengannya itu adalah teman-teman masa SMP nya. Tapi setelah salah satu temannya bernama Makoto mengatakan sesuatu pada rekannya yang lain. Takemichi baru menyadari, mereka adalah Five Mizo Middle. Melihat perubahan itu, Takemichi sampai tak bisa mengenali mereka.


Takemichi tentu saja sangat senang ketika masa depannya berubah. Ia melihat teman-temannya masih hidup bahkan dirinya sukses dengan memiliki apartemen mewah serta memiliki banyak anak buah.


.


Takemichi masuk kedalam gedung yang merupakan rumahnya. Ia sangat terkejut dengan kemewahan yang ada bahkan dia disambut baik oleh banyak anak buahnya.


Arah mata Takemichi kini tertuju pada partner nya Chifuyu. Chifuyu terlihat sedang memandangi pemandangan kota disiang hari, ia sejak tadi menunggu kedatangan Takemichi yang sangat telat.


"Chifuyu." Panggil Takemichi.


Chifuyu yang merasa terpanggil membalikkan tubuhnya, ia berbalik mengarah pada Takemichi.


Takemichi sangat senang melihat Chifuyu dimasa depan. kemudian menghampiri Chifuyu yang masih belum beranjak dari kaca jendela apartemen yang mengarah ke pemandangan gedung pencakar langit.


Takemichi yang masih kebingungan kemudian menanyakan sesuatu pada Chifuyu tentang apa yang terjadi di waktu yang sekarang. Namun Chifuyu tak mengerti dengan maksud si ketuanya, Takemichi.


.


"Kita ada rapat pengurus. "


"Ayolah partner, siapa lagi kalau bukan kau? Tokyo Manji pengurus puncak, Hanagaki Takemichi. " ujar Chifuyu yang memasukkan telapak tangannya ke saku celana bahannya.


Takemichi sendiri terkejut tak percaya bahwa dirinya lah yang dimaksud Chifuyu, dia menjadi bagian dari eksekutif Toman.


......................


Takemichi dengan pakaian jas formalnya datang bersama dengan Chifuyu yang merupakan wakil divisinya. Mereka berdua memasuki restoran yang sudah dipesan oleh anggota eksekutif Toman lainnya.


Didalam Restoran sudah berkumpul beberapa petinggi lainnya yang sedang duduk menikmati perjamuan. Mereka saling berbincang random yang membuat Takemichi tak mengerti. Takemichi hanya bisa diam dan menyimak pembicaraan random mereka, sampai akhirnya berujung keributan hanya karena salah seorang menyebutkan masalah makanan.


Selain orang yang Takemichi kenal, ada dua orang yang asing dimata Takemichi sekarang. orang itu adalah Kokonoi Hajime dan Inui Seishu. mereka berdua adalah mantan dari anggota Black Dragon.


.


Mereka yang awalnya membicarakan hal random kini mulai memanas membicarakan masalah siapa yang paling penting di antara divisinya hingga Chifuyu angkat bicara karena kesal dengan pembicaraan yang menurutnya terlalu berlebihan dan meremehkan divisi lain.


Tiba-tiba keributan terjadi karena Shiba Hakkai memancing emosi Hayashida Haruki alias Pah-chin. sehingga Hanma Shuji yang sejak tadi menyimak mereka semua mulai angkat bicara.


"Ini bukan lagi taman bermain anak-anak. Seseorang disini mengkhianati kita. "


Semua terdiam mendengar penuturan Hanma ketika mengatakan tentang pengkhianatan. Keributan tetap berlanjut karena Pah-chin tak terima atas ejekan Inui Seishu, hal ini membuat kericuhan semakin menjadi.


.


Langkah seseorang memasuki ruang aula restoran dimana para eksekutif sedang terjadi kericuhan akibat Pah-chin yang mengamuk pada Inui Seishu. Orang yang baru saja datang itu adalah Kisaki Tetta.


Takemichi terkejut ketika Kisaki datang, ternyata Kisaki tetap berada di kekuasaan Toman.


Kedatangan Kisaki, membuat semua keadaan menjadi kondusif. Semua para eksekutif membungkuk hormat padanya. Takemichi yang masih tak percaya hanya bisa mengikuti keadaan, dia akhirnya memberi hormat pada Kisaki.


......................


Setelah pertemuan besar antar para eksekutif Toman, Takemichi dan Chifuyu diajak Kisaki menunju ruangannya secara privasi. Kisaki mulai bercerita tentang peristiwa 12 tahun 'Halloween Berdarah', tentang kematian Baji Keisuke.


Kisaki berpura-pura mengatakan penyesalannya pada Chifuyu dan Takemichi tentang kematian Baji Keisuke. Ia bahkan sampai membungkuk meminta maaf dengan rasa penyesalannya.


Kisaki memang pada dasarnya licik, dia sudah memasukkan sesuatu pada minuman Takemichi dan Chifuyu. Sebelum mereka berdua tidak sadarkan diri, Kisaki mulai mengatakan hal sesungguhnya tentang kematian Baji, bahkan dia sempat kesal pada adik Baji yang saat itu hampir saja menggagalkan semua rencana besar ini. Adik dari Baji itu adalah lawan dirinya sampai saat ini bahkan jika dia bisa menangkapnya, Kisaki pastikan akan membunuhnya.


"Padahal aku sudah berusaha memasukkan Baji [name] ke dalam divisiku untuk ku manfaatkan dan ku jadikan boneka agar aku lebih mudah mengendalikan Mikey, tapi gadis itu benar-benar tak bisa ku taklukkan. Bahkan selalu saja dia bisa meluluhkan Mikey. benar-benar wanita menyebalkan! " ujar Kisaki sebelum kedua orang itu, Chifuyu dan Takemichi tak sadarkan diri.


Raut kebencian Chifuyu terpancar ketika dirinya mulai tak sadarkan diri, begitu pun dengan Takemichi.


......................


Takemichi sudah terikat bersama dengan Chifuyu yang sudah babak belur di sebelahnya. Mereka berdua di interogasi oleh Kisaki tentang penghianatan Toman. Takemichi sendiri masih tak mengerti dengan keadaan genting seperti ini, dia yang baru saja kembali dari masa lalu harus mengalami peristiwa seperti ini. Takemichi hanya bisa melihat perdebatan antara Kisaki dan Chifuyu tentang penghianatan nya.


Alasan Chifuyu berkhianat adalah Chifuyu ingin mengeluarkan Kisaki dari Toman. Chifuyu mengakui semua tentang penghianatan nya tanpa ada sangkut pautnya dengan Takemichi. Bahkan dia juga bekerjasama dengan [name] untuk melakukan ini.


"Wanita itu seharusnya ku bunuh sejak awal. Sialnya dia malah menghilang bersama Mikey. "


Takemichi yang tidak tahu kronologinya harus merasakan dampak dari penghianatan Chifuyu, ia mendapatkan luka tembak di bagian pahanya. Kisaki sengaja menembaknya dengan pistol yang dipegangnya. Takemichi hanya bisa berteriak kesakitan, air matanya keluar karena harus menahan rasa sakit.


"TAKEMICHI!! " Teriak Chifuyu.


"Dengar Takemichi, ini kata terakhir dariku. "


Takemichi mulai menyimak apa yang dikatakan Chifuyu padanya.


"Banyak hal yang terjadi selama 12 tahun terakhir ini, Mikey menghilang bersamaan dengan [name]. Draken dipidana mati.. Sebelum aku mengetahuinya, aku terlibat dalam pelanggaran serius. Kita telah.... Melewati hal yang buruk. "


Takemichi berbalik, wajahnya menghadap Chifuyu yang sudah pasrah akan kematiannya.


"TAPI JAUH DIDALAM LUBUK HATI, KITA TAK BERUBAH SEDIKITPUN!! " Teriak Chifuyu sekali lagi.


"Aku menitipkan kehendak Baji... Dan Toman kepadamu partner. "


Setelah Chifuyu mengatakan hal itu pada Takemichi, Kisaki menembak mati Chifuyu tepat pada dahinya. Takemichi yang tak bisa menyelamatkan Chifuyu yang menjadi partnernya hanya bisa menangis. Kisaki yang teramat kesal serta murka hanya bisa meluapkan kekesalannya. Dia sudah bersiap membunuh Takemichi dengan menggunakan pistol di tangannya.


Pistol sudah mendarat di dahi Takemichi, sambil menangis Kisaki mengucapkan salam perpisahan pada Takemichi.


"Selamat tinggal, 'pahlawanku'. "


......................


[27-05-2022]