
Reader x Mikey x All karakter.
Karakter milik Ken Wakui
......................
beberapa hari setelahnya.
[name] baru saja menyelesaikan latihan beladiri nya, dia sekarang lebih aktif melatih beladiri seusai pulang sekolah. saat akan pulang, [name] merapihkan tempat latihan dan berganti dengan seragamnya kembali. dia akan bersiap pulang.
saat diperjalanan pulang, hujan pun turun. [name] lupa membawa payung yang akhirnya dia berteduh sejenak disebuah toko. disana [name] diam dan memikirkan cerita yang telah dimulai dalam manga Tokyo Revengers ini. ini adalah arc dimana Baji Keisuke akan mati yang sekarang menjadi kakaknya. dia sudah melihat sebagian part dimana keisuke memukuli partner nya Chifuyu. meskipun [name] tahu Keisuke berjuang sendiri tapi tetap saja dia masih tak terima dalam cerita bagian ini, apalagi sampai kehilangan nyawanya.
[name] terlihat lesu memikirkan nya, apalagi dia sampai ribut dengan Keisuke ketika dirumah. Bahkan Keisuke mengabaikannya dan memarahinya agar tidak ikut campur urusan geng. meskipun begitu [name] tetap keras kepala akan tetap menyelamatkan nyawa kakaknya bagaimana pun caranya. ditambah informasi sebelumnya ketika dirinya diculik Mikey dimasa depan dan menghilang bersamanya. sungguh ini sangat rumit, dan terlalu dark baginya.
.
seseorang datang menghampirinya dan memberikan payung nya dan orang itu adalah Kazutora Hanemiya.
"Boo.. [name]-chan. "
"Kazutora, kau disini. "
"ya, aku melihatmu disini jadi aku menghampirimu. "
Kazutora menarik [name] untuk satu payung dengannya. dia benar-benar mengenggam tangannya [name]. [name] sebenarnya ingin melepasnya, tapi Kazutora mengeratkannya.
"jangan melepaskan nya [name], kau tahu aku tidak suka kau menjauh dari ku. aku tidak suka kau dekat Mikey. kau lupa kakakmu ada di pihak ku. "
[name] menghela nafas.
"Kazutora, aku tidak memihak siapapun. kau itu temanku dan mikey juga temanku. kau harusnya sadar bahwa kau itu dimanfaatkan oleh mereka. jangan karena kebencian mu terhadap Mikey, kau menjadi seperti ini Kazutora. "
Kazutora kesal, dan melepas kasar genggamannya.
"[name] seharusnya kau itu memihakku! kau harusnya memilihku! bukan Mikey! "
"jangan bawa-bawa Mikey dalam masalah ini Kazutora! "
"[NAME]!!"
Kazutora mendorong kasar [name] hingga terjatuh pada ubin jalan. Kazutora menatap kesal karena [name] tak mendukungnya. pikiran negatif menguasai diri Kazutora.
"aku benar-benar tak ingin menyakitimu [name], tapi melihatmu seperti itu aku benar-benar kesal padamu. lebih baik kau mati saja daripada kau harus terus menerus membela Mikey. "
Kazutora menahan tubuh [name] dan mencekiknya, amarahnya benar-benar memuncak. [name] berusaha melepaskan tangan Kazutora yang mencekik erat dirinya.
"K.. Kazu...tora.. le.. pas.. "
Kazutora seolah kesetanan, dia tak mendengar ringisan [name]. [name] benar-benar kehabisan nafas, dia sudah pasrah jika dirinya akan mati hari ini. [name] mengeluarkan air matanya karena harus mati sebelum menyelamatkan Baji Keisuke.
Kazutora yang seolah tersadarkan dengan [name] yang menangis, dia melonggarkan kan cekikannya. [name] yang sadar cekikan Kazutora melonggar segera mendorong Kazutora diatas tubuhnya. [name] meraup napas sebanyak-banyaknya.
Kazutora gemetar, dia telah melakukan hal yang salah, dia melukai adiknya Baji yang sangat dia sayangi. ketika Kazutora akan menyentuh [name], [name] menepis tangannya.
"cukup Kazutora kau puas dengan ini."
[name] bangkit, bukan hanya lecet pada tangan dan lutut kakinya, leher [name] juga terasa sakit bahkan hati [name] merasakan sakit juga. [name] tak menyangka Kazutora bisa sekejam itu pada dirinya, padahal [name] sungguh mengkhawatirkan nya bahkan ingin menolongnya dari Kisaki.
[name] berjalan agak pincang meninggalkan Kazutora yang tak bergeming. dia sendiri menangis ketika [name] terluka karena dirinya. dia sungguh menyesal dengan apa yang dilakukan pada [name].
.
[name] berjalan sambil menangis, tanpa sengaja berpapasan dengan Mikey yang berjalan bersama Draken yang baru saja pulang dari pemakaman. [name] segera berbalik agar tak dilihat Mikey dan Draken. tapi dengan cepat Mikey membalikkan tubuh gadis itu yang sudah basah dengan luka lecet dan memar dilehernya.
Mikey menatap tajam.
"siapa yang melakukan ini? "
[name] tak mau menjawab, dia tak ingin memperkeruh keadaan. Mikey sudah terbebani oleh kakaknya dan Kazutora, [name] tak mau menambah lagi dengan mengatakan Kazutora yang melakukan perbuatan ini.
"[NAME]!! " Mikey memegang bahunya erat yang membuat [name] meringis.
"Mikey, kau menyakiti nya. mungkin dia tidak bisa bercerita. kau jangan kasar. lihatlah dia, Mikey. [name] masih terlihat shock." kata Draken yang memarahi Mikey.
[name] menangis, Mikey yang melihatnya langsung menghapus air matanya.
"Maafkan aku. "
Mikey sungguh menyesali tindakannya, dia melihat [name] terluka dibagian lutut nya dan lecet di tangannya.
Mikey menghela nafas, Mikey langsung berjongkok dan menawarkan diri untuk menggendong [name].
"naiklah, cepat. "
.
Sano Emma menyambut kedatangan Draken dan Mikey. dia terkejut melihat Mikey dan [name] terlihat basah. [name] turun dari punggungnya Mikey dan Emma segera mengambil handuk untuk keduanya. Draken sendiri memilih untuk pamit, dan Emma mengatakan hati-hati pada nya.
"[name] mandilah, nanti kamu sakit jika basah seperti itu. "
"Terima kasih, Emma. "
Emma menyiapkan pakaiannya yang akan dipinjamkan pada [name] dan menyerahkan nya pada [name]. [name] pun melakukan ritual mandi, terlihat jelas memar dan luka lecet. meskipun sedikit meringis dia harus tetap menahan nya.
tak lama, [name] selesai dan dia mengenakan pakaian Emma. rambut hitamnya yang panjang dan terurai, [name] keringkan dengan hairdryer milik Emma. Mikey yang sudah mandi dan berganti pakaian menghampiri [name] yang sedang mengeringkan rambut sendirian dikamar Emma. dia membawa kotak obat untuk mengobati luka lecet ditangan serta lututnya sesuai perintah Emma.
"Mikey? ada apa? "
"berikan tanganmu yang lecet dan kakimu juga. "
[name] pun memberikan tangannya yang lecet, Mikey dengan telaten mengobati nya. wajah [name] benar-benar malu dan memerah ketika Mikey melakukan itu, bahkan Mikey sendiri juga merasakan jantung nya berdegup kencang. ini sungguh tak baik buat dirinya.
"bi.. biar aku yang lakukan Mikey. "
"tidak biar aku saja. "
mereka berdua malah saling berebut, hingga Mikey menindih tubuh [name] menahan tangannya. tanpa terduga Mikey mencium bibir [name] dengan lembut. Lidahnya berusaha masuk kemulut [name] agar [name] membalasnya dengan sedikit menekan luka lecet ditangannya.
[name] sedikit melenguh, ini untuk pertama kali bagi keduanya tapi Mikey lebih mendominasi tautan hingga [Name] dan Mikey merasa kehabisan nafas. mereka berdua terengah-engah, wajahnya memerah dengan saliva yang saling terputus.
"aku tidak akan melepaskanmu, kau milikku. " ucap Mikey dengan nada beratnya.
Mikey pun menghapus saliva [name] dan mikey membantu nya bangun. [name] wajahnya sudah sangat merah, dan masih tak bergeming dengan apa yang dilakukan Mikey. Mikey sungguh melakukan itu bahkan dia bisa kembali bersikap biasa. ini sungguh bahaya pikir [name].
"Mikey kau sudah selesai mengobati [name]? " tanya Emma yang ke kamarnya ketika selesai memasak.
"sudah Emma. " jawabnya yang membereskan kotak obatnya.
"ayo, kita makan dulu sebelum [name] kau antar pulang Mikey. " ajak Emma pada [name].
"ayo, kita makan. " ucap Mikey yang mengajaknya juga.
Mikey memegang tangan [name] dan mengajaknya makan malam, dia sungguh sangat malu dengan kejadian tadi. Mikey benar-benar mencuri ciuman pertamanya dikamar Emma.
"ini beneran gak ada dalam manga! anjer sekali si Mikey bikin anak orang baper. " batin [name].
.
setelah makan malam bersama keluarga Sano, Mikey mengantarkan pulang kerumahnya. Baji yang biasanya menyapa Mikey, kini mereka saling terdiam tak saling bicara. suasana ini sungguh membuatnya sedih dengan keretakan hubungan pertemanan mereka.
"masuklah, nanti kau bisa masuk angin. "
"Terima kasih, Mikey. "
[name] masuk kerumahnya, dan Mikey pun pergi tanpa menyapa Baji.
[name] pun masuk ke rumahnya. dan sudah ada Baji seperti orang yang akan menanyakan sesuatu.
"apa? " tanya [name]
"kau tidak apa-apa kan? kazutora sudah cerita padaku. "
"huh! sudahlah nii-san, aku baik-baik saja. jujur saja aku masih marah padanya. kau tau aku hampir mati dibuat nya. "
"kau harus paham [name], Kazutora seperti itu karena mentalnya sedang tidak baik-baik saja. dia butuh seseorang yang mendukungnya. "
"aku tahu nii-san. tapi bukan berarti selalu menyalahkan orang lain. jujur saja seharusnya dia lebih baik ke psikiater daripada harus bergabung dengan geng. kau tahu dia cuma dimanfaatkan. kau juga harusnya sadar itu nii-san. "
Baji menghela nafas, adiknya sungguh sulit dipahami. Dia terlalu dewasa untuk ukuran usia terpaut setahun darinya dalam membahas kazutora.
"huh! maka dari itu aku harus berada di Valhalla mengawasi nya. "
"bukan berarti kau harus mengorbankan dirimu. aku terus bermimpi buruk tentangmu. aku selalu bermimpi kau akan mati dalam pertempuran Valhalla dan Toman. makanya aku melarang mu untuk bertindak gegabah. aku tahu kau sedang mengawasi Kazutora tapi sebenarnya kau juga mengawasi Kisaki! aku tahu dirimu nii-san!! "
Baji menghampiri [name], dia memeluk adiknya dan mengelus rambut hitam panjang sang adik.
"kau tidak perlu khawatir, aku tidak akan mati. "
"tolong hentikan, aku tak ingin membuat ibu sedih karena kehilanganmu nii-san apalagi orang-orang terdekatmu juga akan merasa kehilangan dirimu termasuk aku. mimpiku itu terasa nyata, kau akan pergi dariku. "
[name] menangis tersedu-sedu di dekapan sang kakak.
......................
[25-04-2022]