
Reader x Mikey x All Karakter
Karakter milik Ken Wakui
...----------------...
Takemichi telah kembali ke masa lalu. saat dia tersadar, Takemichi melihat seorang gadis setengah telanjang yang menduduki tubuh Takemichi di sebuah tempat karaoke. Takemichi langsung terlonjak kaget, untung saja telpon dari operator berbunyi untuk mengingatkan waktu yang telah dipakai dan gadis itu mengangkatnya. itu adalah kesempatan Takemichi untuk melarikan diri. benar saja Takemichi sekarang berada diluar melarikan diri dari tempat karaoke itu. saat dijalan, Tachibana Hinata yang merupakan kekasih dari Hanagaki Takemichi mengagetkannya ketika dia sedang bergumam. Hinata merasa aneh dengan sikap Takemichi yang terkadang berubah-ubah. Hinata merasa kalau Takemichi saat ini sangatlah bersikap dewasa daripada Takemichi beberapa hari yang lalu. Takemichi hanya menyimak dan sempat berfikir akan kejadian ditempat karaoke tadi.
tak lama Takemichi ditelpon oleh seseorang, dia mengangkat telpon itu. Dia adalah Draken, orang yang menelpon Takemichi. Draken mengajak Takemichi untuk berkumpul di kuil Musashi yang berada di dekat sungai Tama. Takemichi mengatakan itu pada Hinata, Hinata yang mendengar tentu saja dia ingin ikut dengan Takemichi.
.
ketika Takemichi sudah sampai, suasana disana masih sepi hanya ada Takemichi dan Hinata. tak lama kemudian, segerombolan geng motor berseragam hitam dengan tulisan emas berlambang Tokyo Manji datang berkumpul di depan mereka berdua.
Takemichi bukannya disambut baik malah, diusir oleh sebagian anggota Tokyo Manji alias Toman. namun hal itu diketahui oleh ketua divisi kedua yaitu Mitsuya Takashi dan dia menghampiri Takemichi yang sedang diganggu.
"apa itu kau Takemicchi? " tanya Mitsuya
"iya." jawab Takemichi yang masih tarik kerahnya oleh anggota yang lain.
Takemichi dilepas, kemudian Mitsuya menendang anggota nya yang mengganggu Takemichi.
"ayo ikuti aku. " ajak Mitsuya.
Takemichi gugup ketika diajak Mitsuya menemui Mikey. Disana terlihat sudah ada Draken yang berdiri dan Mikey yang sedang duduk di motornya beserta anggota Toman lainnya.
"yo.. Takemicchi. maaf tiba-tiba memanggilmu kemari. " ucap Mikey sambil tersenyum.
Draken melihat Takemichi bersama Hinata.
"kenapa kau membawa pacarmu?" tanya Draken.
"maaf aku tidak tahu akan seperti ini. " jawab Takemichi sambil menggaruk kepala belakang nya.
Draken juga menyapa Hinata dan meminta maaf atas perlakuannya tempo lalu. Dia mengatakan pada Hinata bahwa Draken hanya menguji Takemichi. Hinata merasa tak masalah dengan perbuatan Draken tempo lalu dan dia sudah tahu mungkin niat mereka sebenarnya baik pada Takemichi.
Draken pun memanggil seseorang, ya yang dipanggil Draken adalah Sano Emma.
"oi Emma! " panggil Draken
Emma pun muncul dengan menyeret [name] dibelakangnya.
"kenapa aku jadi ikutan sih! " gumam [name] yang menggunakan earphone di telinganya.
"aku datang. ayo [name]-chan."
kemunculan Emma membuat Takemichi terkejut, [name] yang melihat bagian ini dia mulai ingat. pasti dia akan dipukul Hinata habis-habisan karena kelakuan Emma yang ambigu menurut nya.
Emma yang melihat siapa didepan nya itu, menyapanya dengan akrab.
"Hai pengecut kecil! "
Takemichi semakin kaget, dan berekspresi ketakutan. [name] yang melihat tertawa kecil melihat adegan didepannya.
"siapa itu 'pengecut kecil'? " tanya Hinata yang perempatan imajiner nya tercetak.
"apa kau mengenal Emma? " Tanya Draken yang berwajah seram.
"maksudmu apa bilang pengecut kecil. " Tanya Hinata dengan tatapan datar.
"Dia kabur hanya karena melihat pakaian dalamku. jadi dia pengecut kecil. " jawab Emma dengan santai.
"kau salah paham Hina! " bantah Takemichi yang ketakutan melihat ekspresi Hinata.
Hinata sungguh marah, dengan tongkat baseball yang dipegang ditangannya dia bersiap memukul Takemichi.
"kau itu Emma bikin anak orang berantem saja. " bisik [name] dikuping Emma.
"habis memang dia kabur kan seperti pengecut. " kata Emma.
[name] hanya memutar bola matanya malas. dia menghela nafas. memang sih adegan ini tidak akan berpengaruh pada hubungan Takemichi dan Hinata. tapi [name] merasa kasihan juga melihat Takemichi yang terlihat babak belur.
"sungguh mengerikan! " gumam [name].
"hah? " itulah yang keluar dari Takemichi, dia tak mengerti maksud Emma.
"Tapi kau jangan salah paham karena aku sama sekali tak memikirkan mu. aku hanya ingin cepat menjadi dewasa. " ungkap Emma.
[name] yang mendengar alasan Emma hanya bisa menghela nafas, [name] bertemu Emma saat berpapasan diluar tempat karaoke. seperti biasa, Emma selalu memaksa [name] ikut, apalagi Emma tahu pertemuan Toman dimana yang otomatis disitu ada Draken. [name] memang sudah pasrah kalau Emma menarik [name] seperti ini.
...****************...
disinilah sekarang, menyaksikan part pertama kali Takemichi berkumpul bersama anggota Toman lainnya karena di undang oleh Mikey. Emma pergi sambil mengoceh tentang Draken.
"Emma memang seperti itu, tolong maafkan dia. nanti aku akan jelaskan pada pacarmu itu. kau anak kelas sebelah kan?" kata [name].
Takemichi mengangguk, dia ingat permintaan [name] dimasa depan untuk meminta bantuannya.
"a.. ano"
"ya, ada apa?" ucap [name]
"bolehkan aku mengatakan sesuatu, ini penting. " Tanya Takemichi
"boleh."
"tapi tidak disini. besok aku tunggu kau di belakang sekolah" ucap Takemichi menggaruk kepalanya.
[name] tau, Takemichi canggung memanggil namanya.
"panggil aku [name] saja Takemichi. maaf ya aku jadi ikut memanggil namamu seperti yang lain. baiklah besok kita kesana. "
Takemichi mengangguk.
"seperti nya sudah mau berkumpul. ya sudah aku susul Emma dan pacar mu itu ya. " ucap [name] menyusul Emma.
.
"kau sudah selesai, Takemicchi? " tanya Draken.
"maaf membuatmu menunggu. " jawab Takemichi menghampiri Draken.
Draken memanggil anggota lainnya berkumpul. suasana di kuil menjadi hening dan anggota lain memberikan penghormatan kepada sang ketua dan wakil nya. Mikey dan Draken melewati kumpulan anggota nya yang memberikan penghormatan pada mereka berdua. sedangkan Takemichi yang ikut dibelakang nya sangat canggung.
...****************...
Rapat Toman pun berlangsung, Mikey sebagai ketua Toman membuka pidato dengan sangat tegas dan berkarisma dimata Takemichi. Mikey menjelaskan tenang perselisihan Toman dengan Moebius. Takemichi yang mendengar nya tidak mengerti, sebab Naoto tidak menjelaskan tentang perselisihan itu ketika dia dimasa depan.
Draken memerintah Mitsuya untuk menjelaskan geng Moebius dan daerah kekuasaannya.
Tiba-tiba saja dari belakang Takemichi ditendang oleh seseorang, dia merupakan ketua dari divisi 3 yaitu Haruki Hayashida atau lebih dikenal Pah-chin.
Takemichi merasa kesakitan dan tidak terima dengan tendangan dadakan yang dilakukan nya. Takemichi posisi masih terduduk, wakilnya divisi 3 yaitu Ryohei Hayashi atau dipanggil Peh-yan menunjukkan wajah seram sambil menanyakan tentang perselisihan Takemichi dengan Kiyomasa. mereka berdua menuntut kerugian yang Takemichi lakukan ketika taruhan yang merugikan divisinya.
Mitsuya mencoba merelai, namun ketua divisi 3 itu tidak terima begitu saja ucapan dari Mitsuya. Pah yang dibela oleh Peh berujung adu mulut dengan Mitsuya. kemudian Draken menghentikan perseteruan mereka dan meminta maaf kepada Takemichi atas keributan yang terjadi.
Draken menanyakan tentang pah, mitsuya pun menjelaskan kronologi permasalahan pah tentang teman nya yang menjadi korban dari Mobieus. dimulai dari menghajar teman pah, memperkosa pacar temannya itu, menggantung orangtua nya sampai dengan merampas uang mereka.
itu sungguh mengerikan pikir Takemichi. Takemichi akhirnya paham penyebab Toman berubah dimasa depan.
Mikey yang duduk ditangga, dia menanyakan keinginan pah sekarang. pah yang nampak ragu hanya bisa menyampaikan isi hatinya pada Mikey tetapi ketika Mikey menanyakan kembali keinginan pah. pah bertekad ingin menghancurkan mereka yang merupakan anggota Moebius.
Mikey berdiri, dia membangkitkan semangat para anggota nya untuk melawan Moebius.
"pada 3 Agustus saat festival Musashi, pertarungan penentuan akan dilakukan! " seru Mikey pada anggota nya.
Takemichi mengingat apa yang menjadi tujuan nya sekarang ketika Naoto memberikan tanggal kematian dari Draken.
"3 Agustus. Hari kematian Draken. " ucap Takemichi dalam hati.
......................
[15-04-2022]