Tokyo Revengers: Change the Future

Tokyo Revengers: Change the Future
Bagian 21



Mikey X Reader


......................


"Kau bilang kau dari dunia lain, dan aku hanyalah berasal dari cerita komik diduniamu?"


Gadis itu mengangguk, bahkan berusaha tersenyum untuk menghilangkan ketegangan yang terjadi antara ketua Tenjiku dan dirinya diruangan yang kini hanya ada mereka berdua.


"Baiklah aku akan memperkenalkan diri. Perkenalkan namaku Hayashibara Mika atau didunia ini lebih dikenal dengan Baji [name]."


[name] kini duduk berhadapan dengan top Tenjiku terlebih tepatnya duduk berhadapan dengan Kurokawa Izana yang tengah menopang dagu dengan kaki yang tengah dilipatnya.


"Aku akan memberi tahu sesuatu padamu apa saja yang aku tahu tentang kejadian ini. Aku tahu ini perbuatanmu bukan? Kau sengaja merekrut Madarame Shion dan Taiju Shiba untuk mengalahkan Toman kan? bahkan kau juga yang menyuruh Taiju agar adiknya Shiba Hakkai memasuki Black Dragon."


Izana menutup mata sejenak, wajahnya begitu serius dan menatap tajam [name]. Ia tak menyangka bahwa gadis itu banyak mengetahui kebenaran perbuatan yang dilakukan dirinya, bahkan sejarah tentang terbentuknya Tenjiku yang kini beranggotakan Kakucho, Haitani bersaudara, Madarame Shion, dllnya.


"Sejauh mana kau tahu?" tanya Izana.


"Sejauh cerita ini berjalan. Kau sangat penasaran kan aku bisa tahu sedatail ini?" Jawab [name] dengan senyum yang dibuat-buat.


"Sekarang, apa yang kau inginkan dariku?"


"Aku memintamu untuk melupakan kebencianmu terhadap Mikey, dan jangan pernah menerima Kisaki Tetta disisimu. Itu akan menghancurkan dirimu sendiri."


"Hanya itu? "


"Ya.."


Izana berdiri, lalu ia menendang meja yang berada dihadapan [name]. Bahkan ia mulai menjambak rambut hitam panjang gadis itu dengan nada mengancam.


[Name] tak bergeming bahkan menatap mata Izana. Meskipun perasaannya sangat takut, tapi tetap saja ia harus kuat disini. Ia sendirian ditempat ini, dan tidak ada yang akan menolongnya kecuali dirinya sendiri.


"Kau berani memintaku untuk melupakan kebencianku pada Mikey? KAU PIKIR KAU SIAPA!! KAU SEENAKNYA MENGATUR HIDUPKU!"


Jujur saja, [name] merasa sakit ketika jambakan Izana sangatlah kuat, namun ia berusaha menahannya agar tak terlihat lemah dimata pria itu.


"Aku tak mengaturmu, aku hanya mengatakan hal sesungguhnya. Apa yang kau lakukan hanyalah sia-sia. Semua akan hancur jika kau hanya terpacu dalam kebencianmu. Bahkan orang lain yang lebih lemah darimu hanya akan memanfaatkanmu sebagai boneka. Itu sangat ironis, Kurokawa Izana."


Izana menggemerutuk giginya, ia sebenarnya kesal. Tapi setelah dipikir ulang, gadis dihadapannya terlihat serius. Izana tahu [name] menahan ketakutannya, tetapi ia mengakui gadis dihadapannya begitu berani menatap matanya dengan kejujuran.


Kepalan erat pada rambut [name] pun perlahan terlepas, Izana mencoba menenangkan hatinya.


"Kau lebih kuat daripada Mikey. meskipun Mikey memiliki segalanya tetapi ia tak memiliki hati yang kuat sepertimu. Jika kebencianmu mengendalikan dirimu, maka semuanya akan berakhir termasuk Tenjiku yang susah payah kau bangun bersama rekan-rekanmu, Izana."


"Jika kau mau, aku akan membantumu agar keluarga Sano mengakuimu." Lanjut [name] yang merapikan rambutnya yang berantakan.


Izana sendiri menunduk menimbang-nimbang tawaran gadis yang kini dihadapannya.


.


"Kau tahu, semuanya terlambat. Aku sudah lama dibuang oleh Shinichiro." Ungkapnya.


"Izana, Shinichiro tak pernah membuangmu. Dia hanya ingin melindungi Mikey. Aku akan memberitahumu alasan kenapa Shinichiro berfocus pada Mikey, Izana."


Izana membulatkan matanya, ia tak habis pikir bahwa [name] tahu sampai sedetail itu tentang Shinichiro.


Izana pun mencoba mendengarkan baik-baik. Ia kemudian duduk kembali ke tempatnya.


"Shinichiro adalah pelompat waktu. Dia ingin menyelamatkan Mikey yang pernah mati di timeline sebelumnya, meskipun pada time line sekarang Shinichiro sudah tiada."


Izana terkejut, antara percaya dan tak percaya. Namun tatapan gadis itu sangat jujur.


"Pelompat waktu?"


"Ya.. Kehidupan dahulunya Shinichiro sama sepertimu. Dia kehilangan segalanya, dan ketika ia mendapat kesempatan menjadi pelompat waktu akhirnya dia melakukan itu. Memperbaiki hidupnya dengan menjaga Mikey. Tetapi ia tidak pernah membuangmu, Izana. Shinichiro sebenarnya ingin mempertemukan kalian, hanya saja takdir berkata lain."


"Bahkan surat-surat mu yang sering kau kirimkan, Shinichiro masih menyimpannya dan suatu saat Mikey pasti akan membacanya dan mencarimu sebagai saudaranya." lanjut [name].


Izana mencerna semua kata-kata dari [name] dia menemukan fakta baru perihal tentang Shinichiro beserta alasannya. Izana berfikir ulang, apakah yang dilakukannya ini salah atau bukan. Melihat keseriusan gadis dihadapannya bercerita, membuatnya sedikit goyah.


"heh.. ini konyol, kau dari dunia lain bahkan kau tahu semuanya. Haha.. Jadi, apakah utusan Tuhan itu benar-benar ada? Aku tidak tahu harus bagaimana sekarang. Jika semua yang kau katakan benar, apa selama ini aku salah?" Ucap Izana yang menjadi goyah bahkan dirinya terkekeh menertawakan dirinya sendiri.


"Aku sedikit paham tentangmu Izana, sebab aku juga pernah bertemu orang sepertimu sebelum aku mati dan masuk ke dunia ini. Maka dari itu aku mengatakan kebenaran ini. agar kau tidak melakukan hal yang hanya akan menjadi sia-sia."


Izana mencoba menghela nafas, menenangkan sejenak semua perasaan yang bergelut dihatinya dan dia harus membuat keputusan.


"Baiklah, aku akan menerima negoisasimu tetapi ada syarat yang musti kau penuhi dariku." ucap Izana yang kembali mendekati [name].


"Apa itu?"


[Name] terkejut bahkan menjadi dilema, ini keputusan yang begitu berat. Keluar dari Toman berarti menjauhi Mikey, tapi jika ia tak melakukan itu maka perjuangannya dan Takemichi akan sia-sia dimasa depan, dan Kisaki Tetta akan tetap berada dipuncak.


Sedangkan Izana sendiri menunggu keputusan sigadis yang kini sedang berfikir dihadapannya.


.


"Baiklah.. Aku akan bergabung dengan Tenjiku."


"Baguslah.. Itu keputusan yang baik."


.


Pintu ruangan pun terbuka, dan Izana lebih dulu keluar yang disusul dengan [name] dibelakangnya. Mereka berdua pun melangkah bersama menuju anggota yang sedang berkumpul dengan santai.


Izana pun berbisik pada Kakucho, orang kepercayaannya. Kakucho mengangguk paham ketika Izana menjelaskannya pada pria itu.


"Perhatian semua, ketua ingin mengatakan sesuatu pada kita semua."


Semua perhatian kini tertuju pada ketua Tenjiku itu, tak terkecuali para top Tenjiku.


"Eh? Bukannya itu gadis dari Toman." Gumam Haitani Rindou. Sedangkan si sulung hanya tersenyum melihat keberadaan gadis dari Toman itu.


Sang ketua pun kini berdiri dihadapan anggotanya kemudian ia berbicara tegas pada anggotanya.


"MULAI HARI INI KITA KEDATANGAN ANGGOTA BARU! MAJULAH!"


[Name] melangkah maju kedepan, disisi Izana.


"HARI INI DIA AKAN MENJADI ANGGOTA TENJIKU SEBAGAI PENASIHAT KU!"


[Name] kembali terkejut, tak percaya dengan perkataan Izana, padahal ia hanya menyetujui menjadi anggotanya saja dan tidak menjadi penasihatnya.


Jujur saja, bagi [name] itu adalah hal yang berat. Tetapi [name] adalah pemegang semua rahasia milik Izana. Apakah karena hal itu ia diangkat langsung menjadi penasihatnya?


Semua berbisik-bisik, padahal sebelumnya gadis itu bukanlah siapa-siapa dan hanya anggota dari musuh. Tetapi kenapa ketuanya malah menjadikan penasihatnya, pikir para anggotanya.


"JIKA KALIAN TAK SETUJU, KALIAN SEMUA AKAN BERHADAPAN DENGANKU! KEPUTUSANKU ADALAH MUTLAK."


Arah mata Izana kini pada [name] "Perkenalkan dirimu dihadapan anggota ku."


Gadis itu melangkah maju, ia sudah mengambil keputusan berat ini demi Masa depan Toman, dan demi Mikey.


"Maaf Mikey, kau pasti akan membenciku." batin [name] yang meneguhkan hatinya. Arah matanya menuju anggota Tenjiku yang berbaris rapi dihadapannya.


"AKU.. BAJI [NAME] AKAN BERGABUNG DENGAN KALIAN SEMUANYA. UNTUK KEDEPANNYA, KUHARAP KALIAN MAU BEKERJA SAMA."


[Name] membungkukkan tubuhnya dihadapan semua anggota Tenjiku.


"Benar-benar berkhianat ya.. " Gumam Haitani Sulung, Ran.


......................


"Kau tidak bisa seperti ini [name], Aku tak mengizinkanmu keluar dari Toman."


"Mikey jangan kekanakan, ini keputusanku. Suka tidak suka kau harus menerima semua ini. Aku tidak bisa lagi bersama kalian."


Diruangan para petinggi Toman begitu tegang, mereka semua terkejut dengan [name] yang memutuskan untuk keluar. Sebelumnya Hakkai memutuskan akan keluar, dan sekarang [name] pun ikut keluar.


Takemichi sendiri tak bisa mencegah [name], ia tak bisa menghentikan rencana gilanya itu. Takemichi harus menutup rapat-rapat rahasia dibalik keluarnya [name] dari Toman. Tujuan [name] sama dengan tujuannya, yaitu Melindungi Toman dan orang-orang disayanginya.


Disisi lain, Kisaki tersenyum kemenangan. Pikirnya gadis itu menyerah akan Toman. Hal ini bisa ia gunakan kesempatan untuk melancarkan pemikirannya, mengendalikan Toman atas dirinya. Dengan keluarnya [name] berarti ia akan lebih mudah mendekati Mikey.


"Aku pergi. Ku harap Toman berdiri seperti sekarang."


[Name] melewati Mikey yang menunduk. Pria itu sungguh tak menerima kepergian [name] dari anggotanya. Padahal dirinya memasukkan gadis itu agar selalu dalam jangkauannya. Bahkan Mikey sudah berjanji didalam dirinya, akan melindungi gadis dari adik mendiang sahabatnya Baji Keisuke sampai kapanpun.


.


[Name] yang sudah berada diluar, ia hanya menatap daun yang berguguran dari dahannya. Gadis itu tersenyum pahit, ini adalah keputusannya. Ia harus meninggalkan Toman dan Mikey demi masa depan mereka semua.


"Semoga saja Takemichi memberikan informasi yang lebih baik lagi setelah ia kembali dari dimasa depan. "


......................


[26-12-2022]