Tokyo Revengers: Change the Future

Tokyo Revengers: Change the Future
Bagian 19



Reader x Mikey


Karakter milik Ken Wakui


......................


Takemichi berhasil tertangkap, dia didakwa atas tuduhan pembunuhan Tachibana Hinata. Naoto sengaja menjebaknya yang bekerjasama dengan Hanemiya Kazutora. Usahanya tidaklah sia-sia. Ia bersama para rekannya sesama dari kepolisian menangkap Takemichi yang datang sendiri menemuinya disebuah gang sempit gedung bangunan.


.


Takemichi berada diruang interogasi, Kini ia berhadapan bersama Naoto. Naoto tanpa basa basi menunjukkan bukti video atas perencanaan pembunuhan Atsushi Sendo bersamaan dengan Tachibana Hinata yang sengaja disamarkan Kisaki.


Dari awal sampai akhir, Takemichi menyimak video itu sampai habis. Ia mulai mengerti sekarang, dirinya lah yang telah membunuh Hinata di timeline ini.


Takemichi terpaku, bahkan Naoto menjelaskan tentang pembunuhan kakaknya Hinata. Takemichi merasakan sakit dihatinya ketika diceritakan oleh Naoto sampai ia berteriak untuk menghentikan semua cerita Naoto diruang interogasi.


Naoto juga menceritakan Chifuyu yang berusaha melindungi Takemichi. Takemichi menangis mendengarnya, bahkan tubuhnya merosot menyesali ditimeline sekarang.


Penyebab kematian Hinata dan Akkun kali ini adalah dirinya sendiri. Sekelebat ingatan akan kematian Hinata dan sahabatnya Akkun telah melukai hatinya, bahkan Chifuyu harus mengalami kematian yang disebabkan oleh Kisaki karena melindungi dirinya.


.


Takemichi ingin menyerah, bahkan segala upaya yang dilakukannya telah gagal. Ia menangis sejadi-jadinya, menyalahkan dirinya dengan semua yang telah terjadi di timeline sekarang.


Naoto tak bisa terima itu, ia ikut marah. Takemichi tak seharusnya menyerah ditengah jalan.


"Takemichi, kau hanya dimanipulasi. ini semua bukan salahmu."


Naoto mendekap pria itu, bahkan ia juga ikut menangis. Naoto merasa paling kehilangan atas kakaknya Tachibana Hinata.


Naoto mengatakan hal-hal yang dapat membangkitkan Takemichi, sebab hanya Takemichilah yang bisa merubah masa depan mereka semua.


.


Takemichi sudah merasa tenang, ia mulai menceritakan tentang time line masa lalu. Dirinya diangkat jadi ketua divisi 1 Toman setelah kematian dari Baji Keisuke bahkan Ia juga mengatakan, Jika [name] masuk ke Toman dibawah naungan Mikey. Tapi pada saat ia akan dipindahkan ke divisi Kisaki, Mikey dan [name] malah berdebat hingga menimbulkan ketegangan.


"[Name] menolak keras pemindahan. Bahkan ia sampai pergi meninggalkan rapat petinggi Toman saat itu."


"Begitu rupanya. Pantas saja, Mikey begitu murka ketika ia keluar Toman dan memilih masuk dalam kepolisian."


"Maksudmu? "


"[Name]-san keluar dari Toman saat Toman mulai melakukan tindakan kriminal yang didalangi Kisaki. Ia ingin mengungkap kejahatan Kisaki, dan pembalasan dengan mencari keadilan untuk kematian kakaknya Baji."


"Ternyata [name] melakukan hal sejauh itu."


"Ya, bahkan ia juga berusaha mengungkap kematian kakakku. tapi [Name] menghilang."


"Apa?"


Takemichi terkejut atas menghilangnya [name].


"Padahal dari pihak kepolisian sudah mencarinya tapi hasilnya tetap saja. [name] tak ditemukan. Padahal dialah kunci utama kita."


Takemichi hanya terdiam, Time line sekarang menurutnya masihlah buruk bahkan tidak ada perubahan. Bahkan [name] yang menjadi kunci utama telah menghilang.


.


Waktu tak memadai, jam interogasi begitu cepat selesai. Naoto merasa kesal karena waktunya tak cukup untuk menjelaskan, ia harus memberitahukan pada Takemichi tentang pemindahan Takemichi ke tahanan pusat.


"Mulai sekarang kita akan semakin sulit untuk bertemu. Jika kau ingin kembali, sekarang satu-satunya kesempatanmu."


Naoto sudah mengulurkan tangannya. Takemichi sendiri terkejut dengan keputusan yang dibuat Naoto.


"Apapun yang terjadi dimasa lalu antara kau dan kisaki tetta... Itu kunci untuk mengakhiri kematian kakakku. Katakan juga pada [Name]-san tentang keadaan dia dimasa depan."


Takemichi mengangguk, ia menerima uluran tangan Naoto. Kemudian Takemichi dan Naoto berjabat tangan. Kilatan muncul bersama dengan semua ingatan yang ia bawa dari masa depan. Takemichi telah kembali ke masa lalu.


......................


Mikey mengajak [name] berpergian kesebuah taman dimana para kucing liar berkeliaran. Setelah kejadian kemarin-kemarin akhirnya Mikey meminta maaf atas tindakannya pada [name]. Ia tak mau [name] marah padanya bahkan meninggalkannya. Adik dari Baji Keisuke ini merupakan orang yang paling berharga untuknya.


Dengan memakan taiyaki yang dibelinya tadi, Mikey melihat gadis itu sedang bermain dengan kucing liar taman tersebut. Suasana tamannya sungguh asri, hanya saja dedaunan berguguran karena musim gugur sudah tiba. Angin dingin juga berhembus menggerakkan pepohonan disekitarnya.


.


"Apa ibumu alergi kucing? "


"Sepertinya tidak, hanya saja ibu memang tak suka kucing. Dulu saja Keisuke sama ibu sampai adu mulut karena Keisuke memasukkan kucing kedalam kamarnya."


Mikey hanya mendengar celotehan gadis yang bersamanya. Rambut hitamnya yang terikat ponytail kini melambai mengikuti arah angin. Jantung Mikey berdebar ketika memperhatikan gadis yang sejak tadi bermain dengan kucing liar itu. Ia terlihat begitu cantik dimatanya, bahkan bibir merahnya begitu menggoda dirinya.


"Sial! dia manis sekali." batin Mikey.


Mikey mendekati gadis yang sedang duduk bersila memainkan kucing liar didepannya. Kucing itu pergi karena terusik oleh Mikey yang tiba-tiba saja memeluk leher [name] dibelakang, dia menyenderkan kepalanya dibahu nya. Menghirup aroma gadis yang telah menjadi pujaannya. Mikey telah jatuh cinta pada [name] semenjak banyak perubahan dirinya. Mikey menyukai [name] yang sekarang, dan tak ingin melepaskannya barang sedikitpun.


.


"Kau berat Mikey!" ujar [name].


Wajah [name] merona. Ia melirik kesana kemari karena takut ada yang melihat kelakuan Mikey yang tiba-tiba menjadi manja bahkan membuatnya berdebar.


"Biarkan aku begini sebentar [Name]-chi. Kau benar-benar membuatku tenang [Name]chi."


[Name] makin bersemu merah, Mikey mengecup bahunya. Hal itu membuat jantungnya berdebar ketika pria itu berpindah mengendus leher jenjangnya.


"Aku menyukaimu [name]chi. Aku ingin kau jadi kekasihku sampai aku benar-benar menikahimu menjadi istriku tentunya." lirihnya. Tapi [name] masih bisa mendengarnya. itu membuatnya makin merona hebat.


Tangan Mikey menyentuh pipinya, mengarahkan wajahnya untuk melihat dirinya.


"[Name] jangan pernah tinggalkan aku. Aku tidak mau merasa hampa lagi. "


[Name] membalikan tubuhnya menghadap Mikey. Ia menyentuh wajah Mikey.


"Mikey, aku tak akan pergi kemanapun. Kau tak usah khawatir. Aku masih disini bukan."


Mikey hanya menunduk, memeluk [name] sambil bersandar dibahunya.


"Aku takut kau menghilang. Aku takut kau mengalami hal sama seperti kakakku dan Baji." Mikey memeluk erat gadis itu. [name] mengelus kepala Mikey, setiap helaian rambut Mikey [Name] sentuh dengan penuh kasih sayang.


Mikey memang sangat menginginkan kasih sayang yang tak pernah ia dapat. Ia sampai memejamkan mata menikmati setiap sentuhan gadis yang dipeluknya.


"tetaplah bersamaku, Baji [name]."


Mikey kembali menyentuh pipinya kemudian perlahan mencium bibir gadis itu. Ia meluapkan segenap perasaannya yang selalu kosong terhadap gadis yang saat ini bersamanya. Mikey menekan tengkuknya, dan memperdalam ciumannya. [Name] hanya bisa melenguh, bahkan Mikey mengunci pergerakan gadisnya.


[Name] berusaha melepas tangan Mikey, nafasnya seakan terputus dengan perbuatan Mikey ini. Ia sudah hampir kehabisan nafas. Mikey yang menyadari pergerakan gadisnya lemas, segera melepas ciuman panas mereka.


Keduanya saling menghirup nafas dalam-dalam, bahkan [name] hanya bisa bersandar pada dada bidang Mikey sambil mengeratkan tanganya pada pakaian casual yang ia pakai.


Mikey sungguh membuatnya hampir mati. itu bukan hanya sekedar ciuman biasa, tapi Dark Implusive-nya menyertai Mikey. Mikey mendekap gadis bersandar padanya. Nafasnya sudah kembali Normal, dan ia mengelus punggung [name] dalam dekapannya.


.


Wajah mereka berdua memerah. Emma yang menguntit Mikey dan [name] hanya bisa spachless. Emma menutup mulutnya tak percaya atas adegan didepan matanya.


"Astaga, Mikey benar-benar agresif sekali. Ini tak adil, hubungan mereka ternyata sampai sejauh itu." Ujar Emma yang diam-diam mengintip kakaknya bersama [name].


Draken yang sejak tadi menyaksikan masih memerah wajahnya. pikirnya perbuatan Mikey sangat intens ketika berhubungan dengan [name]. Sosoknya yang tegas, seolah menjadi lunak jika bersama [name]. Bahkan ketua Toman itu berani mencium dengan sangat agresif kepada teman masa kecilnya [name].


"Aku menyesal telah ikut Emma, bahkan harus menyaksikan adegan ciuman. aku tak tahu darimana Mikey belajar seperti itu. " Batin Draken.


"Emma lebih baik kita pergi, tidak baik menganggu kencan mereka." Ajak Draken pada Emma.


"Tapi Draken."


"Ayolah, nanti mereka berdua bisa marah."


Emma yang mengembungkan pipinya hanya bisa menurut pada pujaan hatinya, Draken. Draken sendiri mengelus pucuk kepala Emma. Emma begitu manis ketika menuruti perkataannya.


"Aku akan minta penjelasan pada Mikey dan [name]." Ujar Emma yang berapi-api. Sedangkan Draken sendiri hanya bisa menghela nafas melihat Emma tindakannya seperti itu.


Draken sendiri baru tahu hubungan asmara adik Baji dengan Mikey. Sedangkan dari Mikey sendiri Draken memang sudah tahu akan perhatiannya pada adik Baji Keisuke itu. Ia pikir Mikey main-main ketika mengatakan jika ia mulai menyukai [Name] saat itu.


"Aku tak menyangka kau serius dengan [name], Mikey." Batin Draken.


......................


[07-06-2022]