
Di belakang kantin Agung dan teman-temannya sedang asik berbincang-bincang, Toja yang sudah dipenuhi emosi langsung menarik Agung menjauh dari kerumunan
"Woi Gung ayok ikut aku" ucap Toja dengan sedikit teriak
"kenapa kenapa"jawab Agung yang masih heran
teman-temannya Agung ingin membantu namun Galuh dan Yudi melarang mereka dan tentu saja mereka semua takut
"kau harus minta maaf ke Tasya, kau Spain dia?" bentak Toja kepada Agung
"ya terserah aku, emang kau siapanya dia?"
"gak usah sok-sokan jadi pahlawan kau disini"! tegas Agung yang mencoba melawan
"oh jadi kau gak senang sama ku, ayok kita selesaikan dimana? ha?" bentak Toja
"yaudah disini aja" balas Agung yang langsung melepaskan pukulan ke arah wajah Toja
perkelahian pun tak terelakkan mereka berdua adu jotos dan di tonton oleh teman mereka masing-masing namun belum sempat diketahui siapa pemenangnya perkelahian tersebut terpaksa dibubarkan karena Bu Emi guru mereka sewaktu kelas 4 datang ke lokasi tersebut
"sudah-sudah, Yudi, Galuh kamu ini bukannya jadi nyonyohin yang baik bagi adik-adik kelas kamu malah di biarin nonton perkelahian kayak gini" ucap Bu Emi dengan sedikit marah
" sudah bubar semua! bubar!"
tak lama kemudian
*criiing
*criiing
bel yang menandakan waktu istirahat telah habis berbunyi
mereka pun bubar termasuk Toja dan Agung, Toja yang sudah tak bisa melanjuti proses belajar mengajar lagi, memilih untuk duduk di tepi sungai tempat Dia, Yudi, dan Galuh biasa duduk, namun tak lama kemudian sekitar 10 menitan Toja di datangi oleh Tasya, Ana, Galuh, dan Yudi
"Ja" ucap Tasya
Toja pun menoleh "hei kamu ngapain kesini?" ucap Toja yang tak menyangka bahwa Tasya akan mau menemuinya
"aku cuman mau bilang makasih sorry ya udah ngerepotin" jawab Tasya sederhana
"iya deh, eh kamu apanya yang sakit" tanya Tasya yang khawatir
"oh gadak gadak, paling cuman memar dikit aja" balas Toja santai
"oh iya udah deh, eh iya ini nomor aku nanti telpon ya, aku harus masuk dulu soalnya tadi aku permisi ke toilet" ucap Tasya
"yok Yud,Luh aku duluan ya" izin Tasya ke Yudi, dan Galuh
"oke"balas Yudi
dan Galuh dengan jempolnya
"heeee" suara nafas ana yang seperti baru kenal dengan orang ketika duduk bersebelahan di bis
"loh kalian gak masuk lagi Yud, Gal?" tanya Toja
nggak Ja kami permisi ke pak Budi mau jagain kamu
"hahahah ta*" ucap Toja yang bahagia
"eh gimana Ja, kau masih mau lanjutin perkelahian yang tadi?" ucap Yudi
"kalau aku pengennya sih ya jangan lah Yud tadi aja nampaknya kau kan kalahnya dia, takut ku mati pulak dia nanti" ucap Toja dengan nada berseloroh
"oh yaudah aku turut bahagia sama jawabanmu Ja," ucap Galuh yang salut dengan Toja
"berantam itu gak enak, capek" ucap Galuh
"lagian Agungkan udah minta maaf tadi ke Tasya" ucap Galuh memberitahu kejadian tadi di lokal
"syukurlah Luh kalau Agung udah minta maaf ke Tasya"
ucap Toja
"Sama satu lagi, aku udah dapat nomornya" teriak Toja sambil loncat-loncat kegirangan