Toja

Toja
Toja dan Yos Rejni



Di terik sinar matahari siang yang sangat menyengat terlihat Toja dan Yos yang akan segera melewati gerbang sekolah dasar mereka, seperti biasa mereka selalu berjanji untuk saling menunggu di gerbang setiap kali pulang sekolah, tradisi ini sudah mereka lakukan sejak kelas Toja kelas satu SD,


Persahabatan yang sudah terjalin dari mulai sekolah TK, kini semakin erat semenjak keluarga Toja pindah rumah tepat di depan rumah Yos, Keluarga Toja pindah rumah ketika Toja masuk SD dan sejak itulah semua mereka bertambah akrab dan melalui banyak hal bersama-sama, namun sering sekali kendala terjadi dikarenakan kondisi keluarga Toja yang kurang harmonis


"Ja nanti ke rumah ku ya kita makan siang bersama habis itu kita main PS aku semalam baru beli kaset baru" ajak Yos di tengah perjalanan


"oke Yos, tapi aku nanti agak lama soalnya aku harus masak telor dulu" jawab Toja membalas ajakan Yos Zed


"oke Ja ku tunggu"


sesampainya dirumah Toja langsung mengambil kunci rumahnya di bawah pot bunga, setelah membuka pintu ia pun duduk sambil membuka satu persatu tali sepatunya sambil melihat Yos yang juga sedang melakukan hal yang serupa


"jangan lupa ya ja" ingat Yos sambil memungut sepatunya dan beranjak masuk ke rumah, "Assalamualaikum ma Iyos pulang" ucap Yos ketika masuk rumah


"Iyaaa ganti baju ya nak, abis itu langsung makan ya mama udah siapin masakan yang enak buat kamu" terdengar sayup suara mama Yos


berbeda dengan Toja yang masuk dengan ucapan salam yang lirih sebab ia tau tak akan ada orang yang menjawab salamnya, Ibu Toja belum pulang dari sekolah tempat ia mengajar sedangkan kakaknya memutuskan untuk menyambung ke pesantren dan Ayah Toja tidak pernah pulang


Terakhir ayahnya Toja hanya meninggalkan surat yang berbunyi:


"Toja ayah pergi dulu ya ke warung Wak Ali


biar nanti bisa kamu mainin sama teman-teman kamu


titip ibu sama kakak ya


Ayah sayang Toja"


Setelah mengganti pakaiannya Toja langsung bergegas menuju dapur untuk memasak telur mata sapi yang mana nantinya akan ia jadikan sebagai lauk makan siangnya, hampir setiap pulang sekolah Toja selalu memasak telor mata sapi terlebih dahulu agar ia bisa makan siang, sebab ibunya tak sempat memasak sambal di pagi harinya karena harus buru-buru ke sekolah


"Toja ayoo" terdengar suara teriakan dari arah rumah Yos yang sedari tadi sudah menunggu Toja di teras rumah sambil memakan sedikit demi sedikit ikan goreng buatan ibunya


Toja langsung mematikan kompor dan menaruh telor mata sapinya ke piring yang sudah ia berisi nasi dan buru-buru meninggalkan dapur untuk segera ke rumah Yos tak lupa Toja membawa kecap untuk menambah kenikmatan masakannya


"Ayok is gak enak makan sama mu Yos gak nunggu-nunggu" ucap Toja yang melihat Yos sedang menikmati masakan mamanya


"kau pulak lama kali" balas Yos dengan logat batalnya


Toja pun menyebrang menuju rumah Yos dan langung duduk di kursi yang sudah disediakan mamanya Yos mereka pun menyantap makan siang mereka sambil berbincang-bincang tentang kejadian-kejadian yang mereka lalui di sekolah mulai Soal pelajaran sampai soal cinta sesekali Toja mencoel sambal dari piring Yos.