Toja

Toja
flashback 3



Pernah suatu ketika Toja dan teman-temannya sudah berjanji untuk berpetualang karena mereka ingin menjadi seperti bolang Sabtu sepulang sekolah Toja dan teman-temannya yang sekitar 7 orang sudah berkumpul di rumah salah satu temannya mereka pun merencanakan untuk berpetualang peralatan sudah siap mulai dari celana double karena meraka nanti pasti akan mandi sungai mancis dan pisau cutter


perjalanan pun dimulai mulanya mereka melihat ada tebu mereka pun mengambilnya dan memakannya sambil berjalan, tak jauh dari situ mereka melihat ada sungai yang tak pernah mereka temukan sebelumnya karena itu memang sudah jauh dari desa mereka, mereka pun mandi di sungai tersebut karena merasa bosan berenang berenang saja salah satu dari meraka ada yang berceletuk "yok main perang-perangan yok" mereka semua setuju, merekapun dibagi menjadi dua kelompok 4 4 peperangan pun dimulai markas kedua kubu di batasi oleh sungai misi dari game tersebut sebenarnya tidak jelas mereka hanya saling melempar tanah liat yang sudah dibulat-bulatkan permainan begitu seru tiba-tiba salah satu dari teman Toja ada yang menyusun starategi gimana kalau kalian bertiga terus melempar mereka nanti aku masuk sungai dan menyusup menuju ke arah belakang benteng pertahanan mereka, usahakan mereka gak tau kalau aku nyelam ke sungai,


"oke setuju" jawab Toja


tanah liat pun di bulatkan sebanyak mungkin Toja dan teman-temannya memilih benteng di balik batang pohon yang tumbang yang cukup besar sehingga jika mereka jongkok serangan tak akan mengenai tubuh mereka


sedangkan tim lawan mereka menggali dalam dalam pasir lalu mereka menambah tanah liat di depan untuk benteng mereka, sebenarnya kedua pihak menginginkan benteng di balik pohon tumbang tersebut namun karena mereka kalah suit mereka pun harus rela membuat benteng baru,


ketika Toja melihat temannya di penyusup tadi sudah siap untuk menyerbu Toja pun bersama 2 teman lainnya maju menyerang dengan membawa bulatan tanah liat seadanya hujan tanah liat di hadapan Toja dan 2 kawannya namun beruntung mereka masih bisa mengelak dan penyusup tersebut pun menghujani mereka dari belakang, tim musuh yang kaget karena kebanyakan dari lemparan penyusup tersebut mengenai mereka, tim lawanpun kabur meniggalkan benteng mereka, dan permainan itu pun berakhir tim Toja menjadi pemenangnya, setelah bersih-bersih mereka pun merasa lapar dan disitulah mereka membuka bekal mereka yaitu mie instan goreng yang menjadi bekal wajib ketika tiap kali ingin mandi sungai mereka memakannya mentah-mentah setelah itu mereka melanjutkan perjalanan


Di tengah perjalanan mereka menemukan ada gubuk bertingkat di tengah sawah yang baru saja di tanam dan tak jauh dari situ ada pohon mangga yang sedang berbuah, mereka merasa bahagia sekali


"kayaknya enak tu makan mangga sambil tidur-tiduran di gubuk apalagi dingin-dingin kek gini kan" ucap salah satu dari mereka, mereka pun berjalan menuju pohon tersebut