
Ketika ingin membalik ke lembar selanjutnya Toja terkejut melihat jam sudah mengarah pukul 22.00 Toja pun memutuskan untuk tidur dan lanjut membacanya esok hari
beruntungnya kakak Toja tidak merasa kehilangan bukunya, ke esokan harinya sesudah mengahabisi hari dengan bermain bersama kawan-kawannya ia pun memilih untuk mandi dan tak sabar ingin lanjut membaca buku diary kakaknya
*Dulu ayah seorang penyiar radio, yang ayah bikin sendiri di samping rumah, memang radio ayah tak mencakup jarak yang jauh tapi tetangga sering ke rumah ngasih list lagu yang mereka request biasanya sehabis Maghrib kalau ayah gak shift malam, itulah penyebab kenapa ayah hobi beli kaset, karena kebutuhan pendengarnya, kakak gak tau ayah dibayar atau nggak tapi kakak rasa nggak, karena selain teman-teman ayah juga bikin iklan produk juga gak pernah datang ke ayah, Tapi kakak mau mencoba membuat kamu ingat balik ke masa itu, waktu itu Toja belum TK dan ayah lagi shift malam jadi kamu gak dibawa ke TK karena kamu sama ayah dirumah, pas kamu bangun ayah sedang siaran ntah kenapa waktu itu kamu gak pakai celana sambil membuka pintu tempat ayah siaran sontak ayah langsung berkata " ya selamat bangun tuyul ku ini tuyul kok jam segini baru bangun mana celana nya tuyul" hehehe
kamu paling senang dulu sama lagu-lagunya Peterpan apalagi kalau udah diputar yang judulnya langit tak mendengar oh disitu kamu langsung Coldplay jadi Aril sampai minta ayah buatin tempat mic yang kayak Aril,
kamu itu dari dulu udah pintar di TK kamu paling menonjol diantara yang lain makanya kamu sering diajak lomba antar TK ya meskipun gak ada yang menang ternyata diluar sana banyak yang lebih pintar dari kamu, banyak orang yang sayang sama mu kadang kakak iri ngeliat kamu Toja gak ada guru yang gak sayang kepadamu kadang kakak berpikir apa kakak dulu gak dikasih minyak ikan sama mamak ya hehehe
oh iya Yos dulu kamu sering dibilang kakak beradik sama Yos soalnya dari kelas 4 atau semenjak ayah pergi, ibu selalu nitip peralatan sekolah ke mamanya Yos karena ibu gak bisa bawa motor untuk ke pasar membeli peralatan sekolah kamu, mulai dari sepatu, tas, tali pinggang sampai buku tulis kalian semua kembar , bahkan potongan rambut kalian sama*
Toja langsung teringat kepada kekecewaannya kepada ibunya setiap kali ia meminta sepatu baru ibunya selalu menunda-nunda ternyata ini penyebabnya Toja baru tau kalau ibunya tidak pandai membawa motor, dan kejadian itu terjadi sewaktu Yos dan keluarganya sudah pindah rumah, dan disitu ia sadar kenapa dulu ibunya bela-belain beli motor dan maksa Toja untuk belajar mengendarai motor agar nasibnya tidak seperti ibunya, selama ini Toja menyangka ibunya tak pernah naik motor karena kakinya tak sampai ditambah tenaga yang sudah tidak kuat lagi menopang berat motor tersebut ternyata, itulah betapa pentingnya komunikasi, selama ini Ibu Toja berbicara dengan Toja hanya ketika menyuruh saja, dan Toja tak berani membuka obrolan kepada ibunya setiap waktu luang, karena ia takut melihat ibunya yang temperamental