Toja

Toja
Tasya



Guru-guru mulai melihat perubahan drastis dari seorang Toja dari yang mulanya dia adalah siswa yang baik kini berubah menjadi siswa yang pelawan dan mulai berantakan, banyak yang mengira ini akibat pergaulannya dengan dengan Yudi dan Galuh padahal Toja sendiri sadar bahwa perubahannya ini adalah murni dari kemauannya sendiri


sampai akhirnya ada seorang cewek yang membuatnya sedikit mengerem kebandelannya dia adalah Tasya, sebenarnya Toja sudah mengenalnya jauh-jauh Tahun namun entah mengapa semenjak selokal dengan perempuan tersebut rasa cinta itu tumbuh dari hari ke hari


Tasya adalah siswi terpintar di lokal tersebut Toja yang ingin mendekatinya bermodus seolah-olah ingin menyainginya


"hei Tasya lihat nanti aku kalahkan kamu" ucap Toja ketika selisih dengan Tasya


Tasya yang merasa heran dengan sikap Toja mulai ketakutan


"hahahaha" suara gelak tawa Galuh dan Yudi yang semakin menambah ketakutan perempuan Tinggi putih tersebut


Tak berapa lama Toja sampai dirumah ibunya pun datang Toja yang sudah selesai makan berniat mencari angin di teras samping rumahnya tiba-tiba ia dikejutkan dengan kehadiran Tasya dan Ibunya mengendarai sepeda motor ke arah rumahnya dan memakirkannya di halaman depan rumah Toja


Toja yang saat itu sedang memakai kaos kutang merasa sedikit terkejut dan bertanya-tanya ada gerangan apa Tasya dan ibunya datang ke kediamannya, Toja yang sudah tak mau ambil pusing terus melanjutkan duduk santainya, dan tak berapa lama Tasya dan ibunya keluar lalu pergi tanpa menyapa dirinya kecuali Tasya yang hanya memberikan senyum tipis kepadanya.


Toja pun melupakan kejadian tersebut ia pun beranjak dari bangku santainya menuju tempat penyucian piring seperti biasa ada banyak tugas yang harus ia selesaikan, ketika semua sudah siap ibunya memanggil


"Toja sini ibu mau ngomong" panggil ibunya sedikit marah


"iya Bu" jawab sigap Toja


"kamu tadi bilang apa ke Tasya" tanya ibu Toja tegas


"Tadi ibu Tasya bilang kalau kamu sudah membuat Tasya takut, kamu bilang akan ngalahin dia"


"oh itu cuman bercanda Bu" jawab Toja sedikit tenang


"yasudah jangan ulangi lagi ibu senang kalau kamu mau nyaingi Tasya karena kan berlomba-lomba untuk kebaikan itu dibolehkan" ucap Ibu Toja sambil menyelipkan ayat dari kitab suci


"hehehe iya Bu" jawab Toja yang sambil berlalu meninggalkan ibunya


malamnya Toja terus ngebayangin senyum Tasya tadi siang hingga membuatnya susah tidur


keesokan paginya ia cerita kepada teman-temannya kalau perkataan dia kemaren sudah membuat Tasya kemaren ia pun meminta temannya untuk membantunya untuk membuktikan kalau bahwasanya dia tak sejahat itu kepada wanita


Suatu hari Toja yang lagi asyik cerita-cerita di tepi sungai dengan Galuh dan Yudi mendapat kabar kalau Tasya menangis di kelas 6 A mendengar kabar tersebut Toja Yudi dan Galuh langsung bangkit dengan raut muka yang emosi terlebih Toja yang sudah memiliki rasa cinta kepada Tasya, mereka pun bergegas menemui Tasya di kelas 6 A dan terbukti saja berita itu benar, Toja yang sudah tak tahan mendengar Isak tangis Tasya langsung mendekatinya dan bertanya


"kamu kenapa Tas?, siapa yang buat kamu nangis bilang ke aku" ucap Toja yang sudah tak sabar mendengar jawaban Tasya


" Agung Ja" jawab ana teman dekat Tasya


"oh" singkat Toja yang langsung bergegas mencari penyebab jatuhnya air mata Tasya