Toja

Toja
Flashback 5



*creeeak bunyi suara pintu kamar terbuka Toja yang sedang membayangkan kejadiannya dulu melihat ternyata ibunya sedang mengecek apakah dirinya sudah tidur seperti biasa di jam sepuluh ibunya selalu datang ke kamar


Toja yang sudah di posisi ingin tidur berpura-pura sudah tidur ketika ibunya mematikan lampu, acting pura-pura tidurnya pun berhasil, setelah ibunya pergi ia melanjutkan hayalannya kembali ke masa-masa lalu


kali ini ia teringat tentang Ayahnya, yang setiap kali ia tertidur di depan TV paginya ia pasti terbangun sudah di kamar, bahkan tak jarang Toja sengaja pura-pura tidur di depan TV demi digendong dan diantar ke kamar,dan 1 lagi yang ia rindukan dari seorang ayahnya setiap kali ayahnya menyuruhnya baik itu menginjak-injak punggungnya ataupun mencabut uban ia pasti akan diberi uang,


Toja masih ingat setiap ayahnya pulang dari kerja ayahnya sering kali membawakan Toja goreng pisang yang diatasnya di beri pulut dan sedikit irisan kelapa itu juga menjadi makanan yang di rindukan Toja


Ayah Toja bukan seorang ayah yang tak pernah memarahinya,namun dibandingkan ibunya,ayah Toja terhitung 1 banding 10 dalam urusan memarahinya, terhitung Toja hanya 2 kali di marahi oleh ayahnya satu karena ia ketahuan mandi sungai oleh ayahnya, bukan karena tak boleh mandi sungainya, tapi tak pamit pergi karena saat itu sedang acara perpisahan Sekolah Dasar kakaknya ayahnya sudah panik mencari kesana-kemari dan ternyata Toja mandi di sungai saat itu Toja langsung di suruh pulang sampai di rumah Toja langsung di cambuk dengan tali pinggang ayahnya


kedua Toja di marahi karena mandi hujan dan sekali lagi bukan karena mandi hujannya tapi karena Toja saat itu sampai berenang di parit bahkan masuk kedalam lorong-lorong di parit tersebut, yang tentu saja membuat ayahnya tak sabar memberi pelajaran kepadanya, Toja langsung disuruh ke kamar mandi dan dengan kepala yang sudah emosi ia mengambil Bros pakaian dan menyikat kaki Toja dengan kuat, sebenarnya saat itu yang ada di kepala ayahnya mungkin adalah dia ingin Toja tidak terkena penyakit gatal-gatal,namun agar memberi efek jera ayahnya memperlakukannya sedikit kasar,


dan terbukti setelah Toja disuruh mandi lalu ia tidur setelah kecapean nangis bangun-bangun Toja dibawa makan nasi goreng


Toja yang teringat pesan kakaknya yang ia baca tadi langsung mengelap air matanya karena kakaknya bilang dia harus ikhlas dan harus kuat, Toja pun menghentikan hayalannya dan mengosongkan pikirannya untuk memulai tidur


namun ntah mengapa ia kepikiran Tasya ia mengingat kembali moment disaat abangnya Tasya menitip pesan ke Toja


"Abang minta tolong ke kau ja karena Abang dengar kau lagi dekat sama Tasya, tolong lihat-lihatin dia jaga dia jangan sakiti dia"


Toja yang tadinya sudah berusaha untuk tidur kini kembali lagi harus memikirkan dengan Tasya


"apa kabar Tasya ya" gumam Toja di dalam hati


namun Toja langsung membunuh rasa rindunya ke Tasya dengan mengingat kekecewaan yang telah Tasya buat kepadanya