Toja

Toja
Masa kecil toja



"ayok toja ibu hamir telat ni"


iyaaaaa Bu bentar gegas toja yang sedang mengancingi bajunya


"ayok Bu"


dengan muka bahagia toja berjalan bersama ibunya ke sekolah taman kanak-kanak dekat rumahnya, pagi itu udara begitu segar toja yang kini berusia 4 tahun sudah dimasukkan sekolah taman kanak-kanak oleh ibunya


toja memiliki seorang kakak perempuan bernama sina mereka terpaut jarak 5 tahun


sedangkan ayahnya Galsi seorang karyawan di sebuah pabrik kelapa sawit yang sistem kerjanya shift-shiftan, seminggu shift pagi seminggu malam dan ibunya yusti berprofesi sebagai guru di sekolah taman kanak-kanak tersebut


toja baru saja berpisah dengan baby susternya, ibunya beranggapan kalau toja sudah tak perlu di jaga lagi tapi ia bingung jika ayahnya lagi shift pagi siapa teman toja dirumah, tidak mungkin ikut kakaknya ke SD atau ke pabrik, ibunya pun inisiatif memasukkan toja ke sekolahnya saja, ya meskipun toja belum memiliki umur yang cukup, biasanya disebut anak bawang.


"jangan di biasain makai baju lama-lama loh gimana nanti kalau udah SD


nanti kamu kena marah karena telambat"


"iya Bu"


Toja adalah murid yang paling muda di antara murid lainnya namun ia masih tetap bisa mendapatkan teman


"namaku Yos"


"aku toja" yok kita naik ayunan ajak toja ke Yos teman barunya


mereka menaiki ayunan sambil bernyanyi


"toja dan Yos jangan kencang-kencang" teriak ibu toja dari kejauhan yang sudah tugasnya mengawasi murid-muridnya


"klay jangan lari-lari nanti jatuh" teriak ibu guru TK yang lain


*criiing


*criiinggg


suara kerincing telah dibunyikan pertanda bahwa proses belajar akan segera dimulai


kamu mau masuk kelas ibu Sri sama yos? jawaban yang melewati proses berpikir, karena ia tahu anaknya hanya baru punya teman Yos


"asyiiik" mau mau


okee ayok ibu antar


sesekali ibunya keluar untuk mengecek apakah toja senang di hari pertamanya sekolah


"dah da da Yos" ucap toja sambil melambai ke arah yos yang sudah di jemput ayahnya pulang


toja mau pulang duluan? tanya ibu toja


ibu pulangnya lama, kalau mau biar ibu bilang sama ayahnya Yos


"nggak Bu aku pulang sama ibu aja" jawab toja sederhana


"yaudah kamu main dulu ya" pinta ibunya toja agar anaknya tidak suntuk


"iya bu aku mau main ayunan"


"ets inggat jangan kencang-kencang"


"okee" dengan stamina yang tersisa toja berlari ke arah ayunan favoritnya yang berwarna putih


setelah beberapa jam kemudian toja dan ibunya pun pulang, hari sudah menunjukkan pukul setengah dua belas siang, setelah ganti pakaian toja langsung menyantap makan siangnya sambil menonton tv dengan lauk telur mata sapi dan dilumuri kecap, toja menyantap makan siangnya dengan lahap, mata sapi adalah menu yang biasa disantap toja setiap siang sebab ibunya belum bisa memasak-masakan yang membutuhkan waktu yang lama, mengingat di jam tersebut perut pasti sudah keroncongan.


"toja ini satu lagi telurnya" ucap ibu toja dari dapur


"iya Bu" toja dengan berat hati meninggalkan sebentar film favoritnya dan berlari kecil ke dapur ia tak ingin melewati film favoritnya terlalu jauh


"cabai gak mau" tanya ibu toja mengambil sambal tahu yang ia masak kemaren


"nggak" jawab toja yang sudah mengambil posisi duduk di depan tv.


"hadeh si toja kalau udah nonton"