
"eh lagi bicarakan apa kalian itu" ucap mama Yos yang tiba-tiba muncul
"he he gak ada bu" jawab Toja yang tersipu malu karena percakapannya dengan Yos yang membahas soal cinta didengar oleh mamanya Yos
"masih sekolah SD jangan cinta-cintaan dulu ni minum kalian" ucap mama Yos sambil menyuguhkan ceret berisi air putih
"ya Bu, makasih buk" ucap Toja kepada ibu Ina mamanya Yos
"yaudah ibu kedalam dulu ya, ja kalau kurang tambah! ambil aja sendiri ke dapur ibu ya jangan malu-malu" ucap mama Yos sambil berlalu meniggalkan mereka berdua
"iya Bu," jawab Toja singkat
"ayok Ja kita tambah aku masih belum kenyang ni" ajak Yos
"eh eh eh"
"ayok udah gausah malu-malu kau" potong Yos sambil beranjak berdiri dan masuk
Toja yang terkenal karena sifat pemalunya hanya duduk diam di kursi sambil menuang minuman ke cangkirnya
Ketika Toja hendak pergi ke pulang kerumah untuk mengantar piringnya keluarlah Yos
"loh kau gak tambah Ja" tanya Yos heran
"nggak usah Yos aku udah kenyang" jawab Toja sambil menepuk-nepuk perut rampingnya
"hahaha oh iya ya, aku baru sadar perut kitakan ukuran besarnya beda" ucap Yos sambil melirik ke arah perut gembulnya
"yaudah aku antar piring dulu ya"
"okelah tapi nanti datang lagi ya! tapi kita mau main PS abis ini" ucap Yos mengingatkan Toja
"oke Yos nanti abis mandi aku kesitu"
"gak boleh kamu harus tidur siang"tambah ibu Toja tegas
"iya deh Bu" jawab Toja yang sedikit mengeluhkan sikap tempramen ibunya
Yos yang menyaksikan kemarahan ibu Toja langsung buru-buru masuk meninggalkan ceret dan cangkirnya di teras
"Kamu itu gak boleh keseringan main Toja lihat ranking kamu semester kemarin udah turun itu pasti karena kamu keseringan main PS" ucap ibu Toja ketika sampai dirumah sambil menaruh tas kerjanya di meja
kelihatan dari raut ibu Toja yang sudah kelelahan mungkin beban pekerjaannya tadi terlalu berat, ditambah beban pikiran rumah yang harus kini harus ia pikirkan sendiri
"cuci piring habis itu sapu rumah, udah risih kaki nginjak rumah ini pakai sendal maunya lagi ni" ucap ibu Toja yang tak ada habis-habisnya memerintah Toja
"iya Bu" Jawab Toja yang tak punya jawaban lain
ketika sedang mencuci piring Toja selalu mengeluhkan tentang kehidupannya dan membandingkan hidupnya dengan kehidupan sahabatnya Yos,
"oh pantas aja piring banyak yang pecah, kamu nyuci piring sambil melamun" teriak ibu Toja yang melihat Toja melamun
sontak suara tersebut membuat Toja terkejut
"iya Bu" lagi-lagi Toja hanya bisa menjawab dengan kata tersebut
sehabis mencuci piring Toja langsung menuju ke kamar mandi dan setelah mandi tidur siang, ketika keluar dari kamar mandi Toja melihat ibunya sudah tertidur pulas di ruang tengah mungkin sangking lelahnya, melihat peristiwa tersebut Toja langsung cepat-cepat memakai pakaiannya untuk pergi diam-diam keluar rumah dan menemui Yos
*trek trek trek
diam diam Toja menggeser pintu dengan harapan semoga ibunya tak terbangun namun sayang sekali ibunya mendengar dan mengetahui niat kabur anaknya ia pun membentak dan memarahi Toja
"Toja jangan main-main pantang silap ibunya husst terbang macam angin dia" sini kamu tidur dekat ibu
"iya Bu" balas Toja dengan nada kecewa