The Sole Heir

The Sole Heir
Part 29



"Lay besok kamu sama Zea tolong wakilin papa & mama datang ke wedding anniversarynya Mr & Mrs Rawlinson di Bali ya. Ituloh partner business Robertos' Company sekaligus sahabat lama papa, dia juga datang ke acara pernikahan kamu. Papa nggak enak hati sama Mr Rawlinson, jika tidak ada satupun perwakilan anggota keluarga kita yang menghadiri pesta. Papa & Mama nggak bisa hadir kami masih ada urusan business di California." ucap Mr Roberto kepada putranya meminta tolong untuk mewakilinya menghadiri pesta rekan business lamanya.


"Iya pa, ntar lay sama Zea usahain datang ke wedding anniversarynya om & tante Rawlinson." jawab Lay kepada papanya sambil mengendurkan dasinya.


"Putri kesayangan mama dimana ya, kok tadi pagi mama hubungin ke ponselnya tapi selalu saja dialihkan panggilan mama. Zea baik-baik aja kan, nggak ada sesuatu hal yang buruk terjadi bukan? " Tanya Mrs Aurora kepada putranya sambil menggambil alih ponsel sang suami dengan nada suara yang terdengar sedikit khawatir.


"Mama tenang aja, Zea baik-baik aja kok ma, mungkin ponsel dia tertinggal di apartemen atau nggak batre hpnya habis." jawab Lay sekenanya kepada sang mama dengan sedikit berbohong mengenai kondisi terkini Zea.


Lay belum mendapatkan informasi terbaru dari anak buahnya yang ditugaskan untuk memantau Zea dari jauh maupun dekat selama ia pergi berlibur ke Bali bersama sahabat-sahabatnya.


"Oh bagus deh kalau gitu, mama kira Zea kenapa-kenapa. Awas aja kalau ada sesuatu hal yang buruk terjadi sama menantu kesayangan mama. Kamu orang pertama yang akan mama cari lay." ancam Mrs Aurora kepada putranya.


"Mama tenang aja nggak akan terjadi apa-apa dengan putri kesayangan mama itu. Lay binggung, sebenarnya yang menjadi anak kandung mama itu Lay atau Zea." ujar lay kepada Mrs Aurora dengan raut muka cemberutnya sambil duduk di sofa private roomnya di Attezas' Company.


"****** gue, jangan sampai mama & papa tahu kalau Zea pergi ke Bali tanpa gue. Bisa-bisa nyokap & bokap murka sama gue, & saham gue di Robertos' Company pasti akan dijual sama mereka."ujar lay berbicara sendiri pada dirinya dengan membatin.


€€€


"Bagaimana kondisi terbaru istri saya, apakah semuanya berjalan dengan baik?" tanya Lay kepada anak buahnya yang ditugaskan untuk memantau aktivitas yang Zea lakukan.


"Nona Zea aman tuan, nona zea bersama teman-temanya baru saja kembali ke kamar mereka setelah sarapan pagi di Resort" ucap anak buah lay melaporkan rutinitas yang dilakukan Zea kepada Lay.


Perusahaan Roberto, Gilbert, & Atteza sedang dalam proses persaingan memenangkan tender besar dalam bidang pertambangan dengan para kompetitor perusahaan lainnya yang dikhawatirkan akan bermain kotor ketika mereka telah mengetahui jika putra pewaris tunggal Roberto Company sudah menikah dengan putri pewaris Gilbert Company.


Sehingga keamanan setiap anggota keluarga diperketat, termasuk Zea. Tanpa sepengetahuan Zea jika kegiatannya telah dipantau sejak kepergiannya dari apartemen menuju airport hingga aktivitas yang sedang ia lakukan di Pulau Dewata Bali terpantau 24 jam oleh bodyguard sewaan Layzka Atteza Roberto.


Saat ini Lay sedang berada di dalam pesawat pribadinya dalam perjalanan bisnis dengan tujuan Pulau Dewata, Bali. Di Bali ia memiliki beberapa agenda untuk mentandatangani kontrak kerja sama dengan CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).


Sekaligus menghadiri wedding anniversarynya Mr & Mrs Rawlinson, partner business Robertos' Company & juga sahabat lama Mr Mahendra Roberto.


"Selamat datang di Pulau Dewata Bali Mr Atteza" sambut General Manager Roberto's Resort cabang Bali.


"Terima kasih atas penyambutannya Mr Widson, Bagaimana perkembangan Roberto's Resort belakangan ini Mr widson?" ucap lay berterimakasih kepada Mr Widson atas penyambutan yang telah dilakukan sambil bertanya mengenai perkembangan Resort.


"Roberto's Resort cabang Bali untuk libur Natal dan tahun baru kita menargetkan 800 ribu wisatawan Mr Atteza." jelas Mr Widson selaku General Manager Roberto's Resort cabang Bali sambil menghantarkan Lay bertemu dengan CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) untuk mentandatangani kontrak kerja sama.


"Kenapa anda hanya mematok target 800 ribu wisatawan saja yang berkunjung di Resort?, apakah kualitas pelayanan yang kita berikan kurang memuaskan para wisatawan domestik maupun mancanegara Mr Widson?" cecar lay dengan pertanyaan berentet kepada Mr Widson.


"Kualitas pelayanan yang telah kita berikan telah maksimal diberikan kepada para wisatawan Mr Atteza, hanya saja sebagian besar para wisatawan lebih tertarik untuk menghabiskan waktu berlibur mereka di Resort keluarga Gilbert tuan. Resort's Gilbert menawarkan pelayanan pemandangan alam yang sangat luar biasa indah didukung dengan desain bangunanya yang modern & unik, hal inilah yang menarik perhatian para wisatawan untuk lebih memilih ke Gilbert's Resort dibandingkan Robertos' Resort. Saya dengar dari rekan-rekan saya jika putri tunggal dari pengusaha Mr & Mrs Gilbert sedang berlibur di Bali dan menginap di Resort's Gilbert bersama dengan rekannya.


€€€