The Sole Heir

The Sole Heir
Part 26



"Hmm, gimana yaa? Ntar gue pikirin lagi deh" jawab Lay menggantungkan jawabannya.


" Lo apaan sih lay, nyebelin banget jadi orang. Gue janji deh apapun yang lo minta ke gue bakalan gue turutin dengan ikhlas tanpa penolakan. Tapi ini hanya berlaku untuk 3 buah permintaan loh ya nggak lebih dari tiga buah permintaan, gimana deal nggak nih." Balaz Zea kepada Lay dengan tatapan memohon.


"Lo kayaknya ngebet banget pengen liburan ke Bali, ada apaan sih disana?. Yaudah kalau lo beneran pengen pergi kesana gue izinin hanya 3 hari lo yah, nggak ada proses negosiasi lagi. Dan mengenai penawaran lo ke gue tadi akan berlaku untuk selamanya tanpa ada batas waktunya. Jadi terserah gue dong mau minta apapun & kapanpun yang gue mau." Jawab lay ke Zea tersenyum licik sambil memastikan ulang kebenaran dari penawaran yang Zea tawarkan.


"Iyaaa,.. terserah lo apapun itu dan kapanpun lo mau. Tapi ingat, hanya 3 permintaan."


Lay & Zea berbagi tugas untuk membersihkan piring kotor bekas mereka makan dan merapikan dapur apartemen. Setelah dirasa semuanya rapih dan bersih, baik Lay maupun Zea masuk ke dalam kamar untuk beristirahat.


Lay fokus dengan ponselnya memantau instrumen keuangan perusahannya sambil berbaring di kasur king size empuknya. Sedangkan Zea sibuk membahas liburannya bersama sahabat-sahabatnya di grub whats' up mereka sambil tiduran di sofa kamar lay sebagai tindakan preventif mereka jika Mr & Mrs Roberto datang tiba-tiba.


€€€


~The Centongs' Squad~


Zea Gilbert:


"Guys gue sudah kosongin jadwal gue nih, untuk 3 hari kedepan khusus buat quality time sama kalian. Ntar kita menginap di Gilberts' Resort aja bagus banget viewnya. Keperluan kita liburan sudah gue atur semuanya, lo pada tinggal mempersiapkan barang-barang yang mau dibawa seperlunya aja."


Cassie Calisto:


"Finally, Zee lo bisa ikut juga. Gue mau packing perlengkapan liburan deh kalau gitu. Bahagia banget akhirnya kita bisa liburan bareng, meliburkan diri dari rutinitas pekerjaan"


Belinda Alense:


Woyy gengs, gue nggak salah baca kan Zea bisa ikut, tumben banget nih anak bisa. Zea kita pakai pesawat pribadi bokap lo kan ke balinya?


Ollive Vexia:


Gue ketinggalan informasi gengs, lo serius Zee bisa ikutan kita liburan?


Zea Gilbert:


Lo pada apaan sih?, kesannya gue itu jarang banget bisa ikut liburan  bersama kalian, sedih gue😥nih huhuhu...


Belinda Alense:


Lo kan orang paling sibuk di ajakin kumpul diantara kita-kita, ya nggak gengs?.


Ollive Vexia:


Lo kan orang paling sibuk di ajakin kumpul diantara kita-kita, ya nggak gengs?.#2


Cassie Calisto:


Lo kan orang paling sibuk di ajakin kumpul diantara kita-kita, ya nggak gengs?.#3


Zea Gilbert:


Ollive Vexia:


Gue mau packing juga, bye guys. Ketemu di bandara lusa jangan telat lo pada.


Belinda Alense:


Gue mau packing juga, bye guys. Ketemu di bandara lusa jangan telat....#1


Cassie Calisto:


Gue mau packing juga, bye guys. Ketemu di bandara lusa jangan telat....#2


Zea Gilbert:


Iya,.. tahu gue lo pada kode ke gue kan jangan telat, gue usahain nggak telat percayalah hahahhaha.


€€€


Zea bangkit dari tidurnya di sofa menuju balkon apartemen kamar lay untuk menghubungi pak choi, supir yang selalu setia menghantarkan Zea kemanapun ia ingin berpergian untuk beraktivitas.


"Pak choi ntar sekitar jam 5 sore jemput Zee ya pak di apartemen lay, tunggu Zee di loby aja." ucap Zee kepada pak choi meminta tolong untuk dijemput dengan nada suara yang sopan.


"Iya non nanti pak choi jemput non Zea di loby apartemen besok, kalau boleh pak choi tahu non mau kemana?" tanya pak choi dengan hati-hati & sopan kepada majikannya.


"Lusa Zee mau pergi ke Bali, bapak tolong anter Zee ke airport ya pak." jawab Zee meminta tolong dengan nada suara yang ramah & sopan.


"Siap non Zea" jawab pak choi melalui ponsel


"Zea kamu dimana sayang?,.. Mami mau kasih informasi terupdate nih sama kamu!" chat Mrs Aurora melalui ponselnya kepada Zea.


"Zea sekarang di rumah mi, Zee baru bangun tidur. Ada apa mi, tumben banget mami pagi-pagi chat Zee pasti ada hal yang penting ya mi yang mau dibicarakan sama Zee?" tanya Zea membalas chat mami mertuanya.


"Sebenarnya nggak terlalu penting-penting banget Zee, mami mau kasih tahu ke kamu kalau mami hari ini nggak jadi ke apartemen kalian. Mami & papi ada meeting dadakan dengan kolega business dari US di kota Columbia. Maaf banget ya nak, mami kasih kabarnya dadakan. Mami lupa kalau ada meeting sama beliau, lain kesempatan nanti mami akan buat rencana yang matang untuk berkunjung ke apartemen kalian." Jelas Mrs Aurora kepada Zea.


"Iya mih, Zee ngerti kok mi, mami hati-hati di perjalanan ya mi." ucap Zea membalas chat mami mertuanya.


"Kamu sama lay baik-baik aja kan, kalian tidak sedang bertengkar bukan?." tanya Mrs Aurora kepada Zea.


"Zee sama Lay baik-baik aja kok mi, masalah kemarin maafin Zea ya mi. Karena sikap kekanak-kanakan Zee jadinya buat mami kepikiran, harusnya Zee bisa membedakan antara urusan profesionalitas kerja dengan urusan pribadi Zee." ketik Zea panjang lebar meminta maaf atas sikap kekanak-kanakannya.


€€€