
10 tahun yang lalu, di sebuah laboratorium ilegal yang
berada di Venezuela. Para peneliti melakukan uji coba mutasi gen pada delapan
ribu anak. Tempat tersebut terletak tiga ratus meter di bawah permukaan tanah,
sehingga tidak dapat dijangkau oleh Astal.
Para peneliti mencoba memasukkan gen Astal ke dalam tubuh
setiap anak, tujuannya adalah untuk menciptakan generasi manusia yang berkekuatan
magis sangat besar seperti Astal. Tetapi, empat ribu di antaranya mengalami
kegagalan dan meninggal begitu saja.
Anak-anak yang berumur sekitar lima sampai delapan tahun itu
menjadi target mereka dengan meyakini bahwa DNA Astal dapat diterima sekaligus
mengalami pertumbuhan secara signifikan. Jika berhasil, mereka akan melanjutkan
ke tahap berikutnya, tetapi jika gagal, tubuh anak-anak yang telah tak bernyawa
itu dibuang ke permukaan dan menjadi santapan Astal yang berkeliaran.
Bukan sekadar penelitian ilegal saja yang dilakukan,
anak-anak yang mereka gunakan sebagai uji coba pun berasal dari hasil
penculikan di beberapa negara yang masih bertahan dalam krisis kepunahan umat
manusia. Tempat penelitian yang berada tepat di bawah habitat asli para Astal
itu diberi julukan Hell Room.
Anak-anak tak berdosa yang beruntung dapat menyatu dengan
DNA Astal itu mulai menunjukkan keanehan. Dari tiga ribu, jumlah nyawa menurun
menjadi lima ratus. Hal ini menyebabkan syok berat kepada para peneliti yang
awalnya telah berharap penuh pada anak-anak yang berhasil selamat.
Lima ratus tersisa. Setiap hari mereka disiksa dan
mendapatkan luka fisik baru, tetapi hanya butuh beberapa menit saja, luka itu
dapat pulih dan menghilang akibat DNA milik Astal yang mengalir di dalam darah
mereka. Hal ini menunjukkan penelitian yang dilakukan tidak sepenuhnya sia-sia.
Sikap anak-anak itu kemudian menunjukkan perubahan yang abnormal. Mereka
memiliki anomali pada fisik dan kejiwaan. Untuk menguji apakah anak-anak itu
benar-benar menjadi seperti yang para peneliti harapkan, semua anak itu dilempar
ke permukaan dan langsung dihadapkan kepada para Astal.
Tidak peduli anak-anak tersebut akan selamat atau tidak,
mereka dapat memulai penelitian itu dari awal lagi, meski sangat disayangkan. Anak-anak
yang melihat neraka di hadapan mereka langsung melarikan diri dan mencari
tempat persembunyian masing-masing. Hanya saja, tidak ada tempat untuk sembunyi
dari para Astal.
dan perempuan yang berumur sekitar tujuh tahun. Keduanya terlihat seperti saudara
kandung, tetapi mereka sebenarnya hanya bersahabat dan mulai akrab sejak dibawa
ke Hell Room. Tidak peduli sekeras apa pun penderitaan yang dialami, mereka
berdua saling menguatkan dan menjaga satu sama lain. Begitulah ikatan kuat yang
keduanya jalin selama hampir setahun.
Pada suatu ketika, datanglah Astal Stage delapan yang
melewati tempat di mana mereka tinggal, karena keduanya terpaksa bersembunyi
secara berpindah-pindah, mereka bertemu dengan banyak Astal dengan Stage yang
berbeda-beda.
Namun kali ini nasib tidak berpihak kepada mereka. Astal
dengan Stage lebih tinggi mempunyai kepekaan yang jauh lebih baik. Akibatnya,
kedua anak itu diserang dan hendak dijadikan santapan. Tubuh Astal yang begitu
besar menyulitkan keduanya untuk melarikan diri, hingga pada akhirnya tetap
saja akan jatuh korban.
Gadis kecil itu tidak dapat luput dari maut. Charlotte,
itulah nama panggilan yang diberikan oleh anak laki-laki yang tidak lain adalah
sahabat terdekatnya. Gadis itu pun memberi nama kepada anak laki-laki tersebut
Leonhart. Di saat terakhir menjelang ajalnya, gadis kecil tersebut meringkuk di
pangkuan sahabat senasibnya. Perlahan, kematian benar-benar menemuinya dan
menyebabkan anak laki-laki itu menjadi sebatang kara. Hidup melawan kekejaman
makhluk abnormal akibat ulah manusia itu sendiri.
Kemarahannya tidak dapat dibendung lagi. Air matanya
mengalir deras disertai emosinya memuncak menyebabkan kejiwaannya rusak parah. Ciri
fisiknya mulai mengalami perubahan kecil. Rambut hitamnya menjadi putih
keperakan sepenuhnya dan tubuhnya berubah sedikit lebih kekar. Lonjakan energi
yang sangat besar juga meledak dari dalam tubuhnya. Dengan amarah yang
menggebu-gebu, tanpa sadar dia membangkitkan kekuatan terbesar umat manusia
yang dalam rahasia militer kini disebut Meister.
Anak laki-laki tersebut adalah manusia pertama yang mampu
membangkitkan kekuatan mengerikan tersebut. Tanpa kesadaran normalnya, dia
menunjukkan kekuatan yang mampu menghancurkan para Astal. Di langit, sebuah
meteor berdiameter dua kilometer muncul dari lingkaran sihir berwarna hitam
pekat, meluncur tepat ke arah Astal Stage delapan berada.
LANJUTKAN DI RikuKagami.blogspot.com