
Mei lin berdiam diri di dalam paviliun nya dengan mulut tidak berhenti memberikan sumpah serapahnya pada Kaisar sialan itu,Hingga suara yu yin terdengar membuat Mei lin menyunggingkan senyum nya untuk membalas ucapan yu yin
"Yang mulia air pemandian anda sudah hamba siapkan..anda ingin pewangi aroma apa yang mulia?"
Ucap yu yin sambil mengarahkan nampan yg diatasnya terdapat botol botol wewangian
"Apakah ada aroma lavender?"
Tanya Mei lin karena biasanya dirinya memakai wewangian itu saat di jamannya
"A..ada permaisuri,ta..tapi bukannya biasanya yang mulia permaisuri menginginkan semua wewangian ini dimasukkan se..semua?"
Ucap yu yin takut takut
"Apa?!!"
Ucap Mei lin kaget
"I..iya yang mulia karena anda dulu ingin memikat yg mulia kaisar dengan aroma tubuh yang harum"
Tutur yu yin
"Ayolah..apakah dahulu permaisuri Mei lin begitu tergila gila dengan kaisar sialan itu?!, bukannya terpikat dengan aroma wangi namun yang ada semua mabuk dengan aroma nya pantas saja saat itu aku mencium aroma harum yang begitu menyengat membuatku ingin muntah!"
Batin Mei lin mencibir kebodohan pemilik tubuh ini
"Tidak!!, mulai hari ini dan seterusnya siapkan pewangi lavender saja!"
Ucap Mei lin tegas
"Ba..baik yang mulia.."
Ucap ke empat pelayannya serempak
Dan salah satu pelayan mengambil salah satu botol yg airnya berwarna ungu dan beralih memasuki ruang pemandian pribadi permaisuri Mei lin
"Ingat hanya lavender!"
Ulang Mei lin menegaskan
"Ba..baik yang mulia mari saya bantu melepaskan pakaian Anda.. "
Ucap yu yin dan beralih ingin melepaskan pakaiannya
"Tidak perlu biar aku sendiri, dan kau siapkan saja aku makanan yang enak, ingat harus selesai sebelum aku selesai mandi!"
Ucap Mei lin cepat
"Ba..baik yang mulia.."
Ucap pelayan pelayan itu termasuk yu yin serempak
Mei lin melangkahkan kakinya menuju pemandian yang dan menutup kuat pintu pemandian itu lalu melepas hanfu biru mudanya
Byur!
Mei lin langsung melemparkan diri dari tepian kolam dan langsung menrilekan dirinya di air hangat betaroma lavender yang amat iya sukai itu
"Sepertinya aku benar benar harus mempersiapkan semuanya matang matang"
Gumam Mei lin memikirkan rencana untuk membunuh Kaisar terus menerus hingga tanpa sadar dirinya tertidur disana karena benar benar lelah.
1 jam berlalu...
Tok
Tok
"Yang mulia apakah anda baik baik saja?!"
Pekik yu yin disana
"Groghhhh..."
Tidak ada sahutan yang ada malahan suara dengkuran Mei lin yang amat keras
"PERMAISURI!, ANDA BAIK BAIK SAJA?!"
Pekik tu yin keras membuat Mei lin terlonhak kaget dan dengan cepat mengambil jubah mandinya dan keluar pemandian dengan nyawa yang belum terkumpul sepenuhnya
Brak!
"Haa?!!, apa?!, gempa bumi?, dimana?"
Ucap Mei lin tak jelas hingga tepukan pelan di pipinya menyadarkan Mei lin sepenuhnya
"Hihi..Anda tertidur di dalam yang mulia"
Ucap yu yin disetai kiriman geli
"Berapa lama aku tertidur yu yin hooaamm!!"
Ucap yu yin sambil menguap
"Sebaiknya jika menguap tutup mulut Anda yang mulia, seorang putri raja harus mengikuti etika kerajaan haha"
Ucap yu yin di sertai tawanya
"Iya kau sangat cerewet"
Ucap Mei lin menatap yu yin sebal
"Haha..Permaisuri ini pakaian Anda.."
Ucap yu yin menyerahkan sebuah gaun panjang nan indah berwarna ungu kepadanya
Mei lin melirik gaun panjang itu dan berdecak kesal
"Anda tidak menyukai gaun ini yang mulia?,akan ku ambilkan gaun yang baru.. "
Ucap yu yin hendak berbalik
"Yu yin!,apakah disini ada pakaian yang tidak bergaun maksudku celana?ambilkan aku pakaian dengan celana! "
Ucap Mei lin
"Eum..maaf yang mulia namun di sini para wanita memang memakai gaun dan celana untuk para lelaki.."
Ucap yu yin hati hati
"Jadi tak ada pakaianĀ bercelana?"
Ucap mei lin mencebik kesal
"Namun jika permaisuri ingin pakaian khusus yang permaisuri inginkan,permaisuri bisa menggambar rancangan sendiri dan perancang busana Istana bisa membuatkannya.."
Tutur yu yin ragu
"Benarkah?!!, kalau begitu berikan gaun itu dan ambilkan kertas dan tinta untukku"
Ucap Mei lin
"Baik yang mulia.."
Ucap yu yin dan Mei lin melangkahkan kakinya menuju ruang rias untuk berganti pakaian
2 menit kemudian
Mei lin keluar dari ruang rias dan menggerutu tak jelas
"Pakaian ini sungguh membuatku susah bergerak "
"Mari duduk permaisuri hamba akan menata rambut anda,permaisuri ingin seperti apa?"
Ucap pelayan itu menunjukkan arah kepada mei lin untuk duduk di depan cermin rias
"Ikat satu rambutku kumpulkan di tengah namun sebagian besar di gerai saja"
Ucap Mei lin acuh tak acuh
"Maaf kan hamba yang mulia, namun apakah itu te..terlalu sederhana untuk permaisuri?"
Ucap pelayan itu
"Sebenarnya yg tuan itu siapa?, kau atau aku?, jangan membantah!"
Ucap Mei lin kesal namun diluar pemikiran nya sangat pelayan mslah bersujud sambil memohon ampun padanya
"Maafkan kelancaran pe..pelayan rendahan ini yang mulia..hamba pantas di hukum"
Ucap pelayan itu bersujut
"Hei hei apa yg kau lakukan?, cepat bangun"
Ucap Mei lin sepontan karena merasa tak nyaman
Pelayan itu berdiri dengan ragu dan kembali memohon ampun
"Maafkan hamba yang mulia..ha..hamba mohon ampun"
Ucap pelayan itu
"Sudahlah aku tak ingin menghukummu!,memang apa salahmu?"
Tanya Mei lin bingung
"Ham.. "
"Jangan bicara lagi dan cepat tata rambutku"
Ucap Mei lin memotong ucapan pelayan itu
Pelayan itu mulai menata rambut hitam panjang Mei lin dan dalam waktu singkat tataan itu sudah jadi
Mei lin tersenyum melihat pantulan dirinya di cermin
"Yang mulia anda ingin ditambahkan hiasan apa pada rambut anda yang mulia?"
Tanya pelayan itu sambil menyodorkan peti kecil berisikan aksesoris rambut
"E..emas?, perak?!,ohh aku akan jadi kayaa!!"
Batin Mei lin bersorak melihat hal itu
"Berikan padaku!"
Ucap Mei lin merebut kotak perhiasan itu dari tangan pelayan,Hei ingat!, dia adalah pembunuhal bayaran yg cinta dengam harta!
Mata Mei lin berbinar terang saat kilauan itu menembus retinanya
Hingga tatapannya jatuh kepada
Hiasan emas berbentuk bulan sabit yang dihinggapi burung Phoenix dengan aksen ukiran rumit namun cantik dan jangan lupakan hiasan itu lebih berkilau dari hiasan yang lainnya dan ukurannya tak terlalu besar
"taruh ini di ikatannya!"
Ucap Mei lin menyerahkan aksesoris itu kepada pelayan dan langsung disambut oleh pelayan itu
Dan terakhir pelayan itu menunjukkan nampan berisikan berbagai macam minyak
"Yang mulia anda ingin pewangi rambut beraroma apa?"
Tanya pelayan itu
"Lavender!"
Ucap Mei lin
"Baik, apa wajah yang mulia permaisuri ingin hamba rias?"
Tanya pelayan itu sambil mengoleskan pewangi rambut pada rambutnya
"Tidak usah!"
Ucap Mei lin mutlak dan para pelayan tak ambil pusing karena mereka berpikir permaisuri Mei lin wajahnya memang sangat cantik bahkan gadis yg paling cantik di seluruh negri dengan kulit putih mulus dan bibir pink alami miliknya dan jangan lupakan senyum dan juga matanya yg menawan
namun karena dahulu permaisuri Mei lin lebih suka berdiam diri dikamar jarang keluar dan apabila berpergian selalu memakai cadar membuat rumor rumor buruk mulai bermunculan
Wajah permaisuri sangat buruk rupa hingga dia malu menunjukkan wajah dan dirinya di tempat keramaian,pasti wajahnya sangat mengerikan dan tubuhnua amat kemah dia tidak memiliki bakat apapun benar benar memalukan!"
Seperti itulah rumor rumor yang beredar
"Sudah selesai yang mulia.."
Ucap pelayan itu dan langsung memundurkan dirinya kebelakang
"Perfect "
Ucap Mei lin tersenyum sedangkan para pelayan hanya diam tak mengerti apa yg diucapkan oleh permaisuri mereka.
Mei lin beranjak menuju balkon kamarnya dan disana sudah disediakan teh dan makanan dan juga kertas dan tinta yg iya minta tadi
"Permaisuri itu kertas juga tinta yg permaisuri inginkan dan makanan dari pelayan di dapur utama Sa..saya hanya heran yang mulia mengapa mereka mengirim makanan kepada yang mulia, i.. Ini sangat jarang terjadi "
Tutur yu yin panjang lebar
Mei lin mengangkat teh dan minuman itu dan mulai menciumi aroma nya satu persatu hingga Seringaian lebar muncul di wajah cantik Mei lin membuat yu yin yg melihat wajah tuannya merasakan rasa takut
dan dengan amarah yg besar Mei lin melempar teh dan makanan itu dilantai
Prank!
"Heh!,Sepertinya ada yang berniat meracuni ku disini"
Ucap Mei lin membuat para pelayan dan juga yu yin membulatkan mata mereka kaget
"Yang mulia i..ini tak bisa di biarkan lagi!, mereka sudah keterlaluan kepada yang mulia"
Ucap yu yin bersujut dengan air mata yg berderai di pipinya
"PENGAWAL!!!"
pekik Mei lin menggema
Hingga dua pengawal datang dengan tergesa-gesa langsung memasuki kamar Mei lin
"Bawa pelayan yang mengantarkan ku makanan beracun itu kepada ku,dan kau yu yin tunjukkan arah!"
Ucap Mei lin dengan wajah yg memerah menahan amarah
"Ba..baik yang mulia permaisuri"
Ucap pengawal itu dan bergegas menjalankan perintah
"Kita lihat sampai mana yang bisa kalian lakukan.."
Ucap Mei lin santai,sungguh rusak sudah mood Mei lin sore ini rencana akan diam keluar istana untuk berjalan jalan atau duduk di balkon sambil meminum teh ditemani buku,malah hancur karena ada yang ingin meracuni nya