
Disinilah Mei lin sekarang dengan rasa bosan yang membuat Mei lin tidak bisa diam sedari tadi, yah memang setelah kejadian dimana kaisar wang jung ngelitik Mei lin sampai terjadi kejar kejaran yang melelahkan, Mei lin dengan sangat terpaksa harus menemani kaisar wang jung diruang kerja kekaisarannya dengan dokumen negara yang bertumpuk tumpuk membuat Mei lin yang hanya melihat saja sudah menggelengkan kepala
"Apakah pria itu tidak bosan sedari tadi hanya fokus kepada kertas kertas itu?"
Gumam Mei lin sembari tertidur dan menyenderkan kakinya di tembok
"Hei wang jung!,kau tidak bosan?"
Ucap Mei lin melemparkan kerikil kecil yang entah bagaimana Mei lin mendapatkan nya
"Apakah permaisuriku merasa bosan?"
Tanya kaisar wang jung lembut.
"Iyaaa..dan lapar!"
Ucap Mei lin merengek membuat kaisar wang jung tersenyum melihat betapa menggemaskan nya Mei lin sekarang
"Pelayan!"
Ucap kaisar wang jung menggema hingga sekelompok pelayan memasuki ruangan dengan berbagai macam kudapan di tangan mereka
Mei lin yang melihat makanan yang banyak dan sangat menggiurkan itu hanya bisa tercengang dengan air liur yang menumpuk.
"Nikmatilah sesuka hatimu permaisuriku"
Ucap kaisar wang jung yang entah sejak kapan sudah mendekap tubuh Mei lin dari belakang.
"Tenang saja pasti aku habiskan!, dan bisakah kau menjauh dari tubuhku sekarang?!"
Ucap Mei lin mendorong tubuh kaisar wang jung dan kemudian berlari kecil menuju meja di sana.
"Fix demi apapun makana bangsawan benar benar mewah,ohh lihatlah ayam itu semua ini milikku!!"
Batin meli lin langsung menyerbu makanan yang ada di depannya menghiraukan kaisar wang Jung yang duduk disampingnya yang bertumpu sebelah tangan memperhatikan setiap tindakan yang Mei lin lakukan.
Uhuk!, uhuk!
"Bisakah kau makan pelan pelan?, tidak ada yang mau berebut makanan dengan mu"
Ucap kaisar wang Jung dengan nada kesal sembari menyodorkan segelas air
"Diamlah..aku disini mau makan,bukan mendengar omelan mu"
Balas Mei lin kesal.
Tapi..
"PANGERAN WANG ZANG MEMASUKI RUANGAN"
Ucap seorang kasim tiba tiba memotong ucapan kaisar wang Jung
"Hormat kaisar, rapat Kekaisaran sudah ingin dimulai"
Ucap pangeran wang zang sembari memberi hormat.
Namun bukannya menjawab ucapan dari pangeran wang zang, kaisar wang Jung malah hanya terdiam dengan raut wajah dingin dan tak suka.
"Psstt!!, wang zang sini temani aku makan"
Ucap Mei lin dengan suara pelan namun masih bisa di dengar oleh Kaisar wang Jung yang terlihat semakin menunjukkan aura dinginnya.
"Permaisuri ku sebaiknya kau ikut aku rapat saja ya"
Ucap kaisar wang Jung memeluk pinggang Mei lin erat dan posesif.
"Tidak!,tidak!,itu pasti membosankan,aku ingin disini saja dengan wang zang"
Ucap Mei lin mendorong tubuh kaisar wang Jung untuk menjauh.
"Apa maksudmu?,kau ingin menghabiskan waktu berdua dengan pria lain,begitu?"
Ucap kaisar wang jung dengan rahang yang mengeras.
Ucap Mei lin menyerit heran melihat tingkah laku kaisar wang Jung
"Benar kaisar,permaisuri akan senang dan aman jika bersama saya"
Ucap pangeran wang zang setenang mungkin walau kaisar wang Jung tahu betul makna dibalik ucapan pangeran wang zang itu.
Kaisar wang Jung yang mendengar kata kata yang keluar dari mulut pangeran wang zang seketika menggeretakkan giginya menahan emosi yang sekuat tenaga dirinya tahan.
"Heh, aku tahu aku sangat cantik dan hebat, lihatlah dua pria tampan zaman kuno yang memperebutkan ku itu"
Batin Mei lin memperhatikan pertengkaran dua kakak beradik tampa ada rasa ingin melerai
"Ayo ikut aku!!"
Ucap kaisar wang Jung tiba tiba menarik Mei lin membuat Mei lin tersentak kaget.
"Hei hei!!,kau mau apa?!, lepaskan!!"
Ucap Mei lin berusaha melepaskan cengkraman di pergelangan tangannya.
"Aduh!,aduh!,kau kasar sekali!"
Gerutu Mei lin merasakan cengkraman di pergelangan nya semakin kencang hingga
Hap!
Langkah Mei lin dan kaisar wang Jung tertahan saat bagaimana pangeran wang zang ikut menahan pergelangan Mei lin yang satunya lagi dan hal itu sukses membuat kaisar wang Jung menatap tajam ke arah tangan pangeran wang zang yang menyentuh pergelangan tangan Mei lin.
"Lepaskan permaisuriku!"
Ucap kaisar wang Jung dingin dan penuh ancaman.
"Tidak!"
Balas pangeran wang zang tak kalah dingin.
"Kau tahu membantah kaisar berakhir seperti apa bukan adikku?"
ucap kaisar wang Jung dengan seringai di wajahnya.
"Yahh sepertinya aku harus melerai mereka "
Batin Mei lin merasa jika dirinya tidak melerai sekarang juga maka selanjutnya akan berakhir
"Ehm!!,Bisakah kalian berhenti??,lepaskan aku!!"
Ucap Mei lin keras dan dalam satu hentakan mampu melepaskan cengkraman dari dua pria yang ada di samping kiri dan kanannya.
"Hei kalian berdua!, kalian kira aku mau pergi bersama kalian?, oh dewa!, jangan halangi aku, aku mau bersama Yun yin!"
Ucap Mei lin dengan nada sinis melangkah meninggalkan ruang kerja Kekaisaran.
Namun..
"Kau permaisuri ku, kau harus menuruti ucapan suamimu!"
Ucap kaisar wang jung memopong tubuh Mei lin seperti bakul beras dan pergi menjauh dari ruang kerja kaisar.
"Astagaaa!!, wang jung bodoh!!"
Maki Mei lin sembari memukul mukul pundak kokoh kaisar wang jung.
Tak menyadari bahwa disisi lain ada seorang sedang memperhatikan mereka dengan rasa cemburu di bola matanya sembari menatap tajam punggung kaisar wang jung.
"Jika saja diriku lebih kuat!, jika saja diriku lebih cepat mendapatkan lin-er, dan jika saja diriku seorang kaisar!, kau adalah orang pertama yang ku bunuh.. Kakakku.."
_________________________________________________
bantu vote and comment ya