Ping Mei Lin: Rebirth Of The Empress

Ping Mei Lin: Rebirth Of The Empress
CHAPTER14: cemburu



Mei lin melambaikan tangannya sembari tersenyum lembut kepada pangeran pertama yang terlihat berjalan menjauh dari paviliun persik setelah mengantarkan Mei lin dengan selamat


"Lin-er,jangan lupa besok pagi!!"


Pekik pangeran wang zang dengan keras membuat Mei lin membola dan langsung menaruh telunjuknya ke bibir menyuruh pangeran wang zang untuk diam


Sedangkan pangeran wang zang terlihat tengah terkikik geli dan melanjutkan langkahnya ke tempat kediamannya.


"Ck!,pria itu.."


Gumam Mei lin membuang matanya malas


Mei lin memilih berbalik memasuki paviliun nya dengan bersenandung kecil dan memasuki kamar nya yang beraroma lavender


Melihat keberadaan kamarnya yang kosong dan tidak ada yu yin dan pelayanan lainnya disana Mei lin memilih membersihkan tubuhnya terlebih dahulu dan memasuki tempat pemandian nya yang kebutuhan mandinya memang sudah di siapkan disana


3 menit berlalu


Mei lin terlihat keluar dari tempat pemandian dan lengkap dengan gaun tidur yang melekat di tubuh indahnya dan rambut hitam yang sudah nampak hampir kering tergerai indah dan rapi nampak bahwa Mei lin telah menyisir rambutnya di dalam.


Melihat kediamannya yang masih kosong dan sepi Mei lin menghembuskan nafasnya gusar


"Yu yin?,dimana kau?"


Ucap Mei lin keras hingga sosok yu yin datang terburu buru sembari bersujud


"Semoga permaisuri hidup 1000 tahun lagi.."


Ucap yu yin dengan nada bergetar


"Hei!, apa yang kau lakukan?!, cepat berdiri "


Ucap Mei lin dan dibalas gelengan pelan oleh yu yin


"Ha..hamba tidak pantas yang mulia"


Jawab yu yin dan membuat Mei lin kebingungan


"Yu yin tidak pernah seperti ini jika dikamar ini hanya ada aku,ataukah.."


Batin Mei lin dan segera berbalik ke belakang


"Aaaaa!!!,penyusuppp!!!"


Tuk!


"Aghh"


Suara rintihan kesakitan terdengar ditelinga Mei lin membuat Mei lin yang hendak menggapai guci di sebelahnya langsung terhenti dan menelan salivanya susah payah


"Suara itu..."


Gumam Mei lin dan langsung berbalik


Melihat sosok didepannya yang wajah nya sudah mengeras menahan emosi


"Sepertinya Aku akan mati untuk kedua kalinya"


Batin Mei lin dan tanpa sadar melangkahkan kaki nya ke belakang


Orang itu adalah kaisar wang Jung yang tak lain adalah suami dari pemilik tubuh yang ditempati Mei lin saat ini


Mei lin semakin meringis saat kaisar wang Jung malah berjalan mendekati nya


"Ayolah Mei lin kemana perginya keberanian mu itu?"


Batin Mei lin kesal dan langsung mengangkat wajahnya menatap langsung kemata tajam berwarna biru safir itu


"Permaisuri sepertimu harus diberi pelajaran"


Ucap kaisar wang Jung dingin dan menyuruh yu yin untuk pergi


"Bukankah aku sudah diberi hukuman sebelumnya?"


Ucap Mei lin tak kalah dingin


"Apakah kau melaksanakan nya?"


Ucap kaisar wang Jung membuat Mei lin seketika bungkam


"Kau tidak melaksanakan hukuman mu!,bukankah kau tidak boleh keluar dari paviliun mu selama seminggu dan waktu hukuman mu masih 2 hari lagi?,dan kau melanggar hukuman dariku dan kabur dari istana!"


Bentak kaisar wang Jung membuat Mei lin mencebik kesal


"Bisakah kau tidak berteriak?,suaramu membuat telingaku sakit!, dasar cerewet!"


Balas Mei lin sengit dan membuat kaisar wang Jung semakin terbakar api emosinya dan mendorong Mei lin keranjang


"Jangan macam macam!!"


Peringatan Mei lin sambil menunjuk wajah kaisar wang Jung marah


Kaisar wang Jung menaiki ranjang Mei lin dan mengunci Mei lin dibawah tubuhnya


"Lepaskan brengsek!!"


Pekik Mei lin berusaha melepas kan diri dari kukungan tubuh kekar kaisar wang Jung


"Akan ku puk.."


"Aku tidak suka kau terlalu dekat dengan pangeran pertama"


Ucap kaisar wang Jung tiba tiba memotong ucapan Mei lin


"Hah?"


Ucap Mei lin linglung dan kaisar wang Jung nampak masih setia menatap mata Mei lin dengan tatapan tak bisa di artikan


Aaagghhh!!!


Pekik kaisar wang Jung frustasi dan menjatuhkan dirinya di samping tubuh Mei lin


Mei lin menyunggingkan senyuman jahilnya


"Kapan lagi menjahili seorang kaisar?"


"Kau cemburu yaa??"


Ucap Mei lin tiba tiba duduk dan menunjuk wajah kaisar wang Jung jahil


"...."


"Ck!,aku rasa aku bicara dengan patung hidup!"


Ucap Mei lin dan ingin beranjak dari ranjang namun cekalan ditangannya membuat Mei lin yang hendak berdiri kembali mendudukkan tubuhnya ke ranjang


"Jangan sentuh aku!"


Ucap Mei lin marah dan menyentak cekalan kaisar wang Jung namun bukannya lepas cekalan itu malah semakin erat mencekal pergelangan tangannya


"Jangan melarangku!,semua bagian tubuhmu itu milikku!"


Ucap kaisar wang Jung tak terbantahkan


"Aku bukan mainan mu ataupun barang yang seenaknya kau atur!"


Ucap Mei lin geram


"Berjanji padaku jauhi pangeran pertama!"


Ucap kaisar wang Jung dan langsung dihadiahi tawa miris dari Mei lin


"Apa alasan mu memerintah ku untuk menjauhi pangeran pertama?!,kau tidak bisa mengatur diriku!!"


Ucap Mei lin dengan nada tinggi


"Karna aku suami mu dan kau istri ku!!"


Ucap kaisar wang Jung mengeraskan cekalan nya dan membuat Mei lin mati matian tidak mengeluarkan rintihan kesakitan dari bibirnya


"Apa kau pikir kau pantas di sebut seorang suami setelah memperlakukan istrinya seperti seorang budak?!,kau tidak pantas yang mulia kaisar agung wang Jung!!,dan sampai kapan pun tidak pantas!!


Ucap Mei lin menatap penuh kebencian


"dan lebih tragisnya kau bahkan tidak pernah memberi kasih sayang kepada istrimu sampai akhir hayatnya"


Lanjut Mei lin dalam hati


Kaisar wang Jung mengeraskan rahangnya mendengar penuturan Mei lin yang langsung menampar keras hatinya


Kaisar wang Jung menarik tubuh Mei lin untuk kembali tidur dan berada di dalam kukungan tubuhnya kembali


"Tarik kembali kata katamu!"


Ucap kaisar wang Jung penuh amarah


"Kau bahkan tidak minta maaf kepad.. "


"Maafkan aku"


Sambar kaisar wang Jung cepat penuh keyakinan


"Kata maaf belum cukup untuk menembus kesalahan besar mu yang mulia"


Ucap Mei lin dingin


Kaisar wang Jung diam menatap dalam mata Mei lin dengan tatapan sendu dan penuh penyesalan membuat Mei lin tersentak kaget melihat sorot mata yang selalu memancarkan ketajaman dan kebengisan itu menampilkan tatapan penuh keputus asaan dan penyesalan


"Di..dia bukan seperti kaisar iblis yang ku dengar.."


Batin Mei lin masih terpaku


"Aku mencintaimu "


Ucap kaisar tiba tiba membuat waktu seketika berhenti


"......."


"Aku benar benar mencintai mu"


Ucap kaisar wang Jung kembali


Mei lin menatap tajam kaisar wang Jung dengan penuh kebencian


"Kau mencintai ku?!, lalu mengapa kau membenciku dan menyiksaku dahulu?!"


Bentak Mei lin dengan nafas yang memburu


Kaisar wang Jung menghela nafasnya berat dan kemudian membuka suara


"Aku takut kutukan itu benar benar terjadi"


Ucap kaisar wang Jung dengan senyum miris


"Kutukan?,a..apa maksudmu?"


Ucap Mei lin bingung


"Jika kau berfikir hanya kau seorang yang diperlukan kejam,dan tidak mendapatkan cinta dariku dahulu, kau salah!"


"Tidak mungkin!"


Elak Mei lin


"Semua selir yang ku nikahi,semuanya bukan berdasarkan oleh rasa cinta,tetapi demi kepentingan diplomatik kerajaan,dan mereka juga diperlakukan sama seperti mu"


Dan selanjutnya kaisar wang Jung mencium kening Mei lin dengan penuh kelemah lembutan dan kasih sayang membuat Mei lin semakin membola tidak percaya


Kaisar wang Jung menjauh dari tubuh Mei lin dan membenarkan tataan selimut agar menutupi tubuh Mei lin dan setelah itu menatap dalam mata Mei lin kemudian berlalu pergi dari paviliun persik meninggalkan Mei lin yang masih terpaku disana


"Kutukan apa maksudnya?"


Batin Mei lin mengingat kata kata penuh teka teki di kepalanya


"Shit!!,aku harus menjauhi kaisar sialan itu setelah ini"


Ucap Mei lin dan langsung menutupi tubuhnya dengan selimut dan perlahan tenggelam di alam mimpi