
Di lorong istana utama:
"Ayolah.. Turunkan aku, kau tidak malu di lihat orang orang?!"
Ucap Mei lin terus mengoceh tanpa satupun kata katanya disahuti oleh kaisar wang jung yang sedari tadi hanya diam layaknya patung.
"Aku tidak akan kabur wang jung!,jika aku kabur kau pun pasti bisa menangkapku"
Ucap Mei lin dengan nada sinis
"Aku tidak percaya"
"Wahh akhirnya kau berbicara juga, ku kira aku berbicara dengan patung tadi!"
Sindir Mei lin yang sukses membuat kaisar wang jung melirik Mei lin dengan tatapan tajam.
"Apa maksud tatapan mu itu?"
Ucap Mei lin kesal.
"....."
"WOY!!,KAU BISU YA?!!"
pekik Mei lin keras membuat para dayang yang berada cukup dekat dengan mereka menghentikan langkah merasa gemetar akan reaksi kaisar wang jung selanjutnya.
"Berhenti bicara atau kita akan membuat putra mahkota sekarang juga"
Ucap kaisar wang jung dengan nada rendah namun terselip sebuah peringatan dan ancaman di dalamnya.
"Gundul mu!,si..siapa yang mau melakukan de..denganmu!"
Ucap Mei lin gelagapan.
"Benarkah?, wajahmu tidak dapat berbohong permaisuriku"
Ucap kaisar wang jung dengan seringai di wajahnya.
"Ja..jangan sembarangan!"
Peringat Mei lin hingga secara tiba tiba rasa sakit kepala yang teramat sakit seperti ada puluhan ton benda berat menghantam tubuhnya membuat Mei lin berteriak sembari mencengkram kuat pakaian kaisar wang jung.
"Lin-er?!!"
"AAAGGGHHHHHH!!!!"
"Jangan menakutiku!!!,ini tidak lucu!!"
Bentak kaisar wang jung yang merasakan kekhawatiran yang amat besar di hatinya.
"Sa..sakittt..agghhhh!!."
Rintih Mei lin tertahan.
"PENGAWAL!!!!"
ucap kaisar wang jung menggema hingga di seluruh penjuru istana, dan tanpa membuang waktu kaisar wang jung berteleportasi menuju kediamannya membaringkan tubuh Mei lin yang secara tiba tiba merasakan rasa sakit.
Pov Mei lin:.
Disinilah Mei lin berada di kediaman kaisar wang jung,dengan kaisar wang jung di sisinya yang terus menggenggam erat tangannya dan sesekali menciumi wajahnya sembari terus memanggil manggil namanya.
"Lin-er?, bertahanlah sebentar lagi, aku mohon padamu.."
Ucap kaisar wang jung sayup sayup terdengar di telinga Mei lin
Mei lin tak berbohong rasa sakit yang dirasakannya kali ini adalah rasa sakit luar biasa yang mampu membuat Mei lin lebih baik mati sekarang juga dari pada menahan penderitaan ini.
"Apa yang terjadi padaku?, kenapa sakit sekali?"
Batin Mei lin yang benar benar tidak tahan dengan rasa sakit yang menghantam kepalanya.
Hingga keadaannya benar benar berada di titik terendah saat dimana tubuhnya menjadi mati rasa dan hanya dapat mendengar suara kaisar wang jung dengan nada khawatir dan dapat Mei lin dengar pula suara seorang pria yang Mei lin yakini sebagai tabib memohon pengampunan kepada kaisar wang jung.
"Ini tidak masuk akal!!"
Batin Mei lin yang merasakan tubuhnya seperti di ambil alih oleh sesuatu sehingga tubuhnya tidak dapat bergerak sesuai kendalinya.
Mei lin bersumpah tubuhnya yang tiba tiba mengganti posisi dari berbaring menjadi duduk itu diluar kendalinya, hingga sekeliling Mei lin benar benar gelab dan dapat Mei lin lihat dan dengar suara seseorang lelaki berjubah hitam yang berdiri di sebuah lorong gelap sembari berjalan hingga berhenti di hadapannya sampai memeluk dirinya .
"Mei mei.."
Lirih lelaki itu sembari mendekap tubuh Mei lin
"Tu..tunggu Mei Mei??? adik???"
Ucap Mei lin di dalam pikirannya.
"Tepat tengah malam disaat bulan merah sampai di puncaknya kita akan membalaskan dendam keluarga kita dan dendam rakyat Kekaisaran bulan, tenanglah mei Mei dan bersiaplah.."
Ucap pria itu berbisik
Batin Mei lin menatap pria di depannya yang dapat Mei lin lihat dari mata pria itu memancarkan dendam dan kebencian yang teramat luar biasa
Ya Mei lin ingat!!, saat dimana Yun yin bercerita waktu itu, bahwa dirinya akan bertemu gegenya tepat saat bulan merah terjadi!
Dan hal itu akan terjadi tepat pada malam ini!
"Mei Mei tungggulah aku.."
"Gege.."
Lirih Mei lin
"Balaskan dendam kita..Uhuk!"
Ucap lelaki itu yang mengeluarkan darah dari mulutnya akibat mengeluarkan kekuatan berlebihan sembari menekan protektor yang dipasang kaisar wang jung pada tubuh Mei lin
Balaskan dendam kita..
Dendam...
Dendam..
Dendam...
Seperti terhipnotis Mei lin terus menerus mengeluarkan kata kata dendam dan hal itu mampu membuat kaisar wang jung dan seluruh tabib istana kebingungan
"APA YANG KALIAN LAKUKAN?!!!,CEPAT SEMBUHKAN PERMAISURI KU ATAU NYAWA KALIAN SEBAGAI GANTINYA!!"
maki kaisar wang jung menggelegar dengan mata yang sudah berubah menjadi merah dan petir menyambar.
"Ba..baik yang mulia!"
Ucap para tabib serentak dengan nada gemetar.
"pelindungnyanya.. "
Batin kaisar wang jung merasakan pelindung yang iya pasang untuk melindungi tubuh Mei lin seperti ada yang ingin berusaha menembusnya.
Tatapan kaisar wang jung beralih kearah tubuh Mei lin yang terduduk tegak sembari mengumumkan kata yang dapat kaisar wang jung lihat yaitu kata
Dendam!
"Lin-er?"
Lirih kaisar wang jung yang beralih duduk di samping Mei lin sembari memeluk tubuh Mei lin yang kaku dan dingin menyalurkan kekuatannya untuk menebalkan pelindung di tubuh Mei lin.
"Tenanglah..ada aku.."
Lirih kaisar wang jung terus memeluk tubuh Mei lin hingga
Deg!
Seketika tubuh kaisar wang jung menegang saat dimana dengan matanya sendiri dari mata Mei lin mengeluarkan cairan merah kental yang kaisar wang jung yakini sebagai darah!
"LIN-ER?!!"
pekik kaisar wang jung menjadi jadi dan napas yang tercekat melihat dari mata wanita pujaannya keluar darah kental yang membuat hati kaisar wang jung mencelos ketakutan.
"Sihir bulan hitam!"
Rahang kaisar wang jung menggeras mengetahui bahwa yang membuat keadaan Mei lin jadi seperti ini karena adanya sihir hitam iblis terlarang yang berusaha menerobos kedalam pikiran Mei lin.
"SEMUNYA KELUAR!!"
pekik kaisar wang jung membuat semua orang yang ada di sana termasuk tabib bergegas meninggalkan ruangan itu.
"Siapapun yang membuat permaisuri ku seperti ini aku bersumpah!,akan membuat dirinya merasakan penderitaan seribu kali lipat terlebih dahulu sebelum kematian menjemputnya!!!"
Ucap kaisar wang jung dingin dan beralih mengambil pisau dari atas nakas dan mengarahkan pisau itu ke pergelangan tangannya.
"Tak ada cara lain selain penyatuan!!"
"Bertahanlah lin-er kau akan baik baik saja"
Ucap kaisar wang jung dan memotong urat nadinya sendiri sehingga darah merembes dari pergelangan tangannya.
"Aghhh"
Rintih kaisar wang jung tertahan merasakan tubuhnya seperti digrogoti hingga tak lama timbul lah pola pola seperti sebuah huruf huruf dan asap merah dari tubuh kaisar wang jung.
Kaisar wang jung mengarahkan pergelangan tangan nya ke arah bibir Mei lin dengan paksa membuat Mei lin menelan darah milik kaisar Wang jung sehingga menyatu dengan darah nya.
"tenanglah.. Kau akan baik baik saja permaisuri ku"
gumam kaisar wang jung yang keadaannya mulai melemah karena melakukan pelanggaran berat yang bertentangan dengan alam.
_________________________________________________
jangan lupa vote and comment ya