
"Hei wang zang!, kita benar benar dalam masalah!"
Ucap Mei lin yang bersembunyi dibalik tembok bersama pangeran wang zang yang tampak santai saja di sebelahnya
"Kenapa kau malah bersantai seperti itu bodoh!!"
Ucap Mei lin jengah
"Kau tenang saja aku yang akan dihukum bukan dirimu"
Ucap pangeran wang zang yang masih santai bersandar di tembok tempat persembunyian mereka
"Ingat!,kita harus dihukum bersama!,tak akan ku biarkan kau menerima hukuman sendiri!"
Ucap Mei lin serius dan dihadiahi suara tawa pria disampingnya
"Hei aku sudah biasa di hukum seperti itu sebelumnya,kau tak perlu mengkhawatirkan ku,aku tidak akan mati hanya karna dicambuk atau dipukul, haha"
Ucap pangeran wang zang santai
"Berhenti memandang dirimu hebat bodoh!"
Maki Mei lin menarik kerah pakaian pangeran wang zang
"Kau sungguh mengerikan lin-er, haha"
Ucap pangeran wang zang yang kini memegang kedua bahu Mei lin
"Lepaskan!"
Ucap Mei lin dan langsung menendang keras tulang kering pangeran wang zang
Tuk!
Aaaaa..
Pekikkan kaget keluar dari bibir Mei lin saat pangeran wang zang ikut menariknya dan jatuh bersama hingga posisinya kini Mei lin berada tepat di bawah dan pangeran wang zang diatas
"Maaf.."
Ucap pangeran pertama hendak berdiri namun..
BUGH!!
Mata Mei lin membola saat bagaimana tubuh pangeran wang zang terhempas beberapa meter dari tempatnya berada dan menabrak tembok istana hingga retak
"Wang zang!!!!"
Pekik Mei lin hendak berlari menghampiri pangeran wang zang namun sesuatu menarik tangannya hingga menabrak tubuh seseorang
"Bagaimana rasanya pergi bersama kekasihmu?"
Ucap suara berat nan dingin membuat Mei lin terdiam kaku di tempat
"Dia bukan kekasihku!!"
Ucap Mei lin berusaha melepaskan diri dari pelukan erat dari seseorang yang tak lain adalah kaisar wang jung
"Lalu apa?,suamimu?!"
Ucap kaisar wang jung dengan rahang yang mengeras
"Kau gila?!, lepaskan aku!!"
Pekik Mei lin memberontak hingga dengan keberaniannya Mei lin menggigit kuat tangan kaisar wang jung membuat sang empu melepaskan pelukannya
"Beraninya kau..."
"Wang zang!!!"
Pekik Mei lin berlari menghampiri pangeran wang zang yang sudah berlumuran darah disana tidak mempedulikan kaisar wang jung yang terbakar api cemburu di sana
"Satu langkah lagi kau melangkah menghampiri nya,aku akan membunuh mu!"
Ancam kaisar wang jung penuh amarah
Mei lin seketika berhenti menengok kearah kaisar wang jung yang terlihat amat mengerikan di depannya
Ucap Mei lin lantang tetap menghampiri pangeran wang zang yang terlihat mengenaskan di depannya
"BERHENTI!, ATAU AKAN KU BUNUH KELUARGA DAN HAMBA SAHAYAMU!!!"
Suara penuh amarah dan aura mengerikan membuat Mei lin berhenti dan membalikkan badannya kembali menghadap kaisar wang jung sekarang
"Keluarga?"
Ucap Mei lin memastikan pasalnya tak pernah terpikirkan dan dirinya pun tidak tahu jika pemilik tubuh ini memiliki keluarga
"Aku akan meratakan Kekaisaran bulan malam ini juga!,dan membunuh keluargamu dan kakek serta gege tercinta mu!!"
Ucap kaisar wang jung penuh amarah
"Ka..kau tidak akan bisa!!"
Ucap Mei lin
"Heh..PANGLIMA RYU SERANG DAN RATAKAN KEKAISARAN BUL.."
"CUKUP!!"
pekik Mei lin memberhentikan kata kata kaisar wang jung
"Baiklah apa maumu!!"
Ucap Mei lin akhirnya dengan penuh emosi
"Kemari!"
Ucap kaisar wang jung membuat Mei lin dengan ragu melangkah kan kakinya kearah kaisar wang jung disana
Greb\~
Kaisar wang jung langsung memeluk Mei lin erat penuh posesif dan beranjak pergi bersama Mei lin yang berada di pelukannya
"Ba..bagaimana dengan wang zang.."
Gumam Mei lin sembari menengok ke belakang
"hukum pangeran pertama 100 kali cambukan!"
Ucap kaisar wang jung tak terbantahkan
"Laksanakan kaisar!"
Ucap panglima ryu sigap
"Apa maksudmu?!, hukum juga aku kalau begitu!!"
Ucap Mei lin lantang
"Aku yang akan menghukummu langsung!"
Ucap kaisar wang jung dingin membuat bulu kuduk Mei lin meremang seketika
"Aku Tidak mau!!!"
Ucap Mei lin herusaha memberhentikan langkah kaisar
"Ikuti ucapanku!!,jangan membantah!"
Bentak kaisar wang jung yang langsung menggendong Mei lin di pundaknya
"Lepaskan bodoh!!"
Pekik Mei lin memberontak dan menendang nendang udara
"DIAM!"
Bentak kaisar wang jung menggema yang langsung membuat Mei lin bungkam dengan berbagai hal yang berkecamuk di hati dan pikirannya
"Apakah aku akan mati malam ini?"
Batin Mei lin menelan salivanya susah payah