
"Sialan!,aku benar-benar akan membunuhnya!"
Ucap Mei lin berjalan menyusuri lorong untuk kembali ke paviliun nya
"Akan ku buat kaisar bodoh itu membayar setiap penderitaan pemilik tubuh ini!!"
Ucap Mei lin dengan amarah yang memuncak di dadanya Mei lin terus berjalan hingga langkah kakinya terhenti mendengar suara teriakan dan keributan
Yang berasal dari halaman selatan istana
Akibat rasa penasaran yang tidak terkontrol lagi Mei lin berjalan mengendap endap mengintip dibalik tembok yang mengarah langsung ke halaman selatan istana
Disana,tepat disana satu pelayan yang terkapar di rerumputan yang sudah berubah warna menjadi merah akibat darah pelayan itu yang diberi cambukan dan pukulan tanpa ampun
Namun masalahnya,apa yang telah diperbuat oleh pelayan itu hingga diberi hukuman seperti itu?
Mata Mei lin beralih menuju kearah belakang pelayan itu dimana selir jia li tampak pucat pasi, melihat dari gerak gerik matanya dapat Mei lin simpulkan bahwa selir jia li mendapat masalah juga kali ini, hingga tepukan dipundak Mei lin menyudahi kegiatan pengamatannya
Dan memilih menengok ke belakang
"Hei,merindukan ku?"
Ucap seorang pemuda tinggi kekar nan tampan merentangkan kedua tangannya seolah olah menerima sambutan pelukan
"......"
"Hei lin-er apa hilang ingatan itu membuat mu lupa kepada ku?"
Ucap lelaki itu kembali berbicara dengan wajah yang kecewa
Sadar akan keterpakuannya Mei lin kembali menetralkan kembali ekspresi nya hingga sebuah ingatan mengalir bagai air di kepala Mei lin
Pemuda itu bernama wang zang yang tak lain adalah adik atau saudara kandung sedarah kaisar wang jung,yang merupakan anak ke dua dari permaisuri dan mendiang kaisar terdahulu, pangeran pertama yang ketampanan nya tidak berbeda jauh dengan sang kakak dan memiliki kekuasaan dapat menggerakkan 10.000 pasukan naga api yang langsung di beri oleh Kaisar wang jung sendiri.
Menurut hal yang dilihat oleh Mei lin pangeran wang zang merupakan satu satunya warga istana yang amat dekat dengannya setelah yu yin dan sangat baik kepada Mei lin,dia adalah seseorang yang membuat Mei lin terlindungi dan salah satu alasan yang membuat Mei lin tetap bertahan di istana yang penuh drama ini
Saat klise kejadian demi kejadian masuk bagai air di kepala Mei lin, Mei lin tersenyum dan langsung menghambur ke pelukan pangeran wang zang yang langsung dibalas oleh pangeran wang zang tak kalah erat
"Aku sangat merindukan mu"
Gumam pangeran wang zang
"Aku juga"
Ucap Mei lin, tak salah bukan berdrama sedikit kepada seseorang yang baik kepada pemilik tubuh ini
"Emm..apa yang kau lakukan disini lin-er?"
Tanya pangeran wang zang
"Aku hanya penasaran apa yang terjadi disana"
Ucap Mei lin yang sudah melepaskan pelukannya sambil menunjuk kearah halaman selatan
"Sebaiknya jangan,aku takut dirimu terluka"
Ucap wang zang yang dibalas senyuman manis oleh Mei lin
"Hei tapi..lihatlah aku sungguh penasaran, seperti nya selir jia li juga terkena masalah disana"
Ucap Mei lin tak sabaran membuat pangeran wang zang langsung merangkul bahu Mei lin dan melangkah kearah yg dimaksud Mei lin
"Tapi,kau harus berjanji satu hal,jangan jauh jauh dariku!"
Ucap pangeran wang zang yang dibalas Mei lin dengan tangan yang langsung memberikan hormat kepada pangeran wang zang
"Siap!,laksanakan komandan "
Ucap Mei lin sambil terkikik geli
Tuk!
Aduh!
"Aku hanya pergi seminggu untuk mengawasi daerah perbatasan kau sudah semakin menyebalkan saja!"
Ucap pangeran wang zang menyentil dahi Mei lin
"Enak saja,aku cantik tau!"
Ucap Mei lin menyikut perut wang zang
"Yayaya...kau sangat cantik sampai sampai kuda istana berlarian melihat wajahmu itu, haha"
"Terserah,kau hanya iri pada kecantikan ku!"
"Aku lelaki mana mungkin iri pada kecantikan yg dimiliki wanita bodoh!"
Ucap pangeran wang zang yang langsung membuat Mei lin bungkam
Skak mat
"Yaya aku bodoh dan dirimu pintar!"
Ucap Mei lin pada akhirnya dan meninggalkan wang zang di belakang
Mei lin terus berjalan beriringan dengan pangeran wang zang menyelinap di antara kumpulan warga istana yang ikut menyaksikan apa yang sedang terjadi
"Kau akan diberi hukuman mati!, atas penghinaan serta dosa besar yang telah berani meracuni yang mulia permaisuri!"
Teriakan lantang seorang pria yang tak lain adalah panglima ryu
Mendengar penuturan dari panglima ryu, pangeran wang zang langsung menatap wajah Mei lin dengan begitu khawatir dan selanjutnya pangeran wang zang berjalan cepat ketempat pelayanan itu berada sambil membuka sarung pedang nya melesat cepat bagai kilat dan..
Cas!
Leher sang pelayanan yang sedang sekarat itu pun terpisah dari tubuhnya membuat para wanita menjerit ketakutan
"Semoga pangeran pertama hidup 1000 tahun lagi"
Ucap panglima ryu bersujud diikuti yang lainnya
Sedangkan Mei lin tersenyum puas dalam hati memikirkan situasi yang sebenarnya terjadi, Mei lin bukan seseorang yang bodoh!,di jamannya dirinya sudah paham akan siasat siasat murahan seperti ini
"Pelayanan yang melindungi tuannya huh?"
Batin Mei lin tersenyum meremehkan menatap wajah pucat pasi selir jia li,
Namun Mei lin hanya diam memperhatikan sampai mana permainan drama ini akan bertahan
Dari arah jam sembilan terlihat satu rombongan yang membuat para warga istana bergetar karena rasa takut namun sebaliknya malah membuat Mei lin semakin tersenyum lebar dimana tepatnya rombongan sang kaisar berada
"Hohoho...kapan lagi melihat pertengkaran adik dan kakak yang notabe nya memiliki pengaruh penting di suatu negri?"
Batin Mei lin bersorak dalam hati
"Semoga yang mulia kaisar hidup 10.000 tahun lagi!!!"
Ucap semua orang serempak dan Mei lin yang mau tidak mau ikut bersujud juga, bukan karena takut atau sebagainya,dirinya tak ingin membuat sang pangeran pertama kecewa padanya, ya hanya itu tak ada yang lain
"Salam Hormat kaisar"
Ucap pangeran pertama berusaha tetap menghormati walaupun dari mimik wajahnya menunjukkan kebencian mendalam
"Apa yang kau lakukan disini"
Ucap kaisar wang jung dingin
"Hanya ingin mengembalikan hak yang seharusnya dimiliki seorang permaisuri"
Ucap pangeran wang zang tak kalah dingin
Mata kaisar wang jung langsung beralih menatap kesamping tepat dimana Mei lin berdiri disana dengan santai
"Permaisuri harap maju kedepan!"
Ucap kasim ang yang mengerti tatapan dari kaisar wang jung
Mei lin dengan langkah yang dibuat seanggun mungkin, ingat!,Mei lin menghargai pangeran pertama!
"Terimalah Salam hormat hamba yang mulia kaisar dan pangeran pertama "
Ucap Mei lin dengan suara yang dibuat halus
Jika kalian berpikir jika Mei lin berpenampilan anggun bak putri negri dongeng, kalian salah,
ingat?, dirinya belum membersihkan diri
Setelah peristiwa kabur dari istana
"Apa yang dirimu ketahui tentang kejadian ini permaisuri?"
Ucap kaisar hanya sekedar melihat apa yang Mei lin akan lakukan,padahal dirinya sudah tau kejadian itu berkaitan dengan siapa.
"Apakah dengan hamba berbicara anda akan percaya yang mulia Kaisar?"
"Tidak"
Ucap kaisar singkat dan tentu saja itu hanya salah satu taktik nya
"Yang mulia..anda seharusnya tid.."
Ucap pangeran pertama terpotong karena kaisar langsung mengangkat tangannya memberhentikan ucapan pangeran pertama
"Maafkan hamba kaisar..."
Ucap pangeran pertama dengan emosi dan berusaha tenang
"Lanjutkan permaisuri"
Ucap kaisar dengan tatapan yang tak dapat diartikan
"Seperti yang kita ketahui beberapa hari lalu saya sebagai permaisuri hampir diracuni dan pada saat itu saya menuduh bahwa pelakunya adalah selir jia li"
"Saya tidak pernah melakukannya say.."
"Saya belum selesai"
Potong Mei lin dengan nada santai di dalamnya
Selir jia li dengan wajah yang penuh amarah langsung menunduk hormat sebagai tanda permohonan maaf
"Dan tentu bukan tanpa alasan saya untuk menuduh selir jia li begitu saja"
Ucap Mei lin membuat pejabat istana dan yang lainnya mulai bertanya tanya
"Panggil tabib choy kemari!"
Ucap Mei lin membuat suasana semakin ricuh dan kaisar hanya diam sudah menebak apa yang akan dilakukan oleh Mei lin selanjutnya
Nampak pria paruh baya dengan serban dikepalanya berjalan kedepan dengan botol kaca berisi cairan bening didalamnya dan kemudian menunduk penuh hormat
"Salam yang mulia semoga anda hidup 10.000 tahun lagi"
Ucap pria paruh baya itu bersujud
"Berdiri! "
Ucap kaisar wang jung dingin
"Yang mulia permaisuri ini sesuai yang Anda perintahkan kepada saya"
Ucap tabib choy memberikan botol kaca tersebut kepada Mei lin
"Ini adalah botol dimana didalamnya adalah senyawa racun yang berada di makananku kala itu,dan sesuai perkiraan ku dan diperkuat oleh pemeriksaan tabib choy ini adalah racun
Anggrek bayangan!"
"Anggrek bayangan adalah salah satu tumbuhan yang apabila diolah akan menjadi racun yang mematikan dimana seseorang yang mengonsumsi nya akan mengalami sesak nafas disertai rasa panas di dadanya dan pada akhirnya meninggal!"
Ucap Mei lin dan langsung diangguki oleh semua yang berada disana
"Dan bukan rahasia umum lagi jika anggrek bayangan tidak tumbuh di Kekaisaran naga api melainkan di Kekaisaran angin timur!, benar?"
Lanjut Mei lin dan kemudian dibalas dengan kesetujuan semua petinggi kerajaan sedangkan selir jia li berdiri pucat pasi dengan wajah yang memancarkan ketakutan
"Dan satu satunya yang memiliki tumbuhan ini dan tumbuh dengan subur di Kekaisaran naga api berada di paviliun mawar yang tak lain adalah paviliun selir jia li!"
Ucap Mei lin pada akhirnya mengacungkan telunjuknya terarah ke selir jia li yang tubuhnya langsung bersujud di tanah
"Ampuni hamba yang mulia kaisar,hamba tidak mungkin melakukan hal itu, hamba tidak berani!, ha..hamba difitnah, hiks.. "
Ucap selir jia li mulai mengeluarkan air mata membuat orang orang yang melihatnya akan merasa kasihan
"Cih!, lihatlah akting yang begitu bagus itu!, bahkan aktingnya setara dengan pemain twilight kesukaan Mei lin"
Batin Mei lin menatap jijik selir jia li
"Sa..saya yakin tabib choy dan permaisuri bersekongkol untuk menjatuhkan saya yang mulia..hiks"
Ucap selir jia li yang merangkak menggapai kaki kaisar wang jung yang terlihat dingin dan acuh
"Hei!,kau meragukan kesetiaan tabib choy yang keturunannya yang dari dahulu selalu setia melayani keluarga Kekaisaran api huh?!!"
Bentak Mei lin kesal sungguh dirinya benar benar tersulut emosi persetan dengan pencitraan nya saat ini
sungguh dirinya tak akan bisa diam jika seseorang yang dengan lancang nya menfitnah dan meragukan kesetiaan seseorang yang begitu jujur dan baik
Sedangkan orang orang yang berada di sana mulai mencibir selir jia li Yang bisa bisanya meragukan kesetiaan agung sang tabib
"Sa..saya tidak bermaksud begitu, hiks.."
Ucap selir jia li yang tangisan nya semakin menjadi jadi membuat Mei lin menutup telinganya kesal
"Atas kesalahan berat yang dilakukan selir jia li saya menjatuhkan 50 kali cambukan!"
"Apa?!!, hanya itu?,kau bercanda?!,dimana keadilan yang kau maksud?!!!,bahkan itu tak jauh berbeda dengan hukuman ku!!,aku tau dia selir kesayangan mu tap.."
"Ucapan ku belum selesai"
Ucap kaisar wang jung dingin membuat Mei lin langsung bungkam dan menyengir tidak jelas
"Ohh silahkan dilanjutkan yang mulia.."
Ucap Mei lin dengan menatap kaisar wang jung dengan senyum kikuk nya
"Dan asingkan selir jia li di kuil kabut, kuil terpencil di Kekaisaran naga api malam ini juga!"
Ucap kaisar wang jung langsung berbalik pergi meninggalkan semua orang yang bersujud memberi penghormatan tak terkecuali Mei lin yang menatap kaisar wang jung dalam diam
"Kaisar!!, selir ini tidak bersalah!!!, mohon belas kasih anda!!,selir ini adalah anak dari kaisar awan kau akan menyesal! "
Raung selir jia li Yang diseret paksa para pengawal sedangkan orang orang yang mendengar raungan selir jia li berusaha menahan tawa mereka
Bagaimana tidak?!
Kekaisaran awan adalah Kekaisaran yang berhasil ditaklukkan Kekaisaran naga api saat itu dan membuat Kekaisaran awan sekarang adalah bagian milik Kekaisaran naga api
Dan apa yang selir jia li tadi katakan?!
Sungguh memalukan!
Ucap para petinggi dan semua orang yang berada di sana tertawa
"Hei lin-er kau sangat hebat!"
Ucap pangeran wang zang
"Aku tahu"
Ucap Mei lin sombong
"Ck!, kau sungguh menyebalkan!"
Ucap pangeran wang jung dengan kesal
"Aku tahu"
Balas Mei lin lagi hingga suara memberhentikan langkah mereka
"Salam hormat yang mulia permaisuri, hamba akan mengantar anda"
Ucap wanita yang tak lain adalah yu yin
"Ohhh ayolah yu yin mengapa nada mu begitu formal huh?"
Ucap Mei lin jengkel
"Ma..maaf permaisuri "
Ucap yu yin dan langsung memberi isarat dengan menggunakan mata menunjuk ke arah pangeran wang zang
"Oohhhh yaya aku mengerti, kalau begitu kau pergilah duluan siapkan aku makan malam, kita akan makan bersama"
Ucap Mei lin kemudian berbisik membuat yu yin mengangguk patuh memberi salam penghormatan dan beranjak pergi
"Ayolah aku juga ingin tahu spa yg kalian bicarakan"
Ucap pangeran wang zang
"Rahasia!"
Ucap Mei lin terkikik geli dan berlari dan dikejar oleh pangeran wang zang
"Kau meragukan kemampuan berlari ku huh?"
Ucap pangeran wang zang merangkul Mei lin dan mengantar Mei lin ke paviliun nya sembari memperhatikan tawa Mei lin yang begitu cantik dan menawan disampingnya
Dan tanpa mereka sadari
Sepasang mata penuh dengan api amarah menatap mereka berdua dengan tatapan tajam dan membunuh