Ping Mei Lin: Rebirth Of The Empress

Ping Mei Lin: Rebirth Of The Empress
CHAPTER17: promise



BRAK!


Dorongan keras dari kaisar wang jung membuat pintu emas istana utama yang merupakan letak kamar sekaligus kediaman kaisar wang jung berdentum menggema di setiap penjuru membuat siapapun yang mendengar hanya mampu menunduk dan diam ditempat tak berani bergerak walau hanya selangkah saja


"BERANINYA KAU MEMPERMAINKAN KU!!!"


Bentak kaisar wang jung yang sudah Terlingkupi api amarah hingga membuat mata yang awalnya biru menjadi semerah darah dan tanpa sadar mencekik leher Mei lin yang terlihat hampir kehabisan nafas yang hanya mampu menekan keras dadanya


"A..aku mo..hon..lepas"


Ucap Mei lin tercekat


"KAU BERANI MENJALIN HUBUNGAN DENGAN PANGERAN PERTAMA!!"


bentak kaisar wang jung dengan asap hitam yang mengelilingi tubuhnya


"A..aku ti..tidak.."


Ucap Mei lin tanpa yang tanpa sadar menitikkan air matanya akibat rasa panas dileher dan rasa sesak di dadanya dan perlahan memejamkan matanya berusaha merendam rasa sakit hingga mata kaisar wang jung yang semula berwarna merah perlahan berubah berwarna biru kembali dan tatapan membunuh yang Mei lin lihat sebelumnya berubah menjadi tatapan terluka dan penyesalan yang sangat mendalam..


Bruk


Tubuh Mei lin terjatuh saat cekikan itu tiba tiba terlepas dan dengan rakus Mei lin menghirup oksigen sebanyak-banyaknya


Mengisi rongga dadanya yang terasa amat sesak


"Di..dia iblis"


"Dia bukan manusia!


"Dia ingin membunuhku"


Gumam Mei lin yang wajahnya pucat pasi karena rasa takut dan air mata yang mengalir di pipinya,rasa takut yang mengingatkan nya akan kejadian malam beberapa tahun lalu saat semua keluarganya dibunuh di depan matanya


"A..apa yang aku lakukan?"


Ucap kaisar wang jung menatap kedua tangannya penuh penyesalan.


"Lin-er..., aku su..sungguh lepas kendali ak.."


"Jangan panggil aku dengan sebutan itu!"


"Aku mohon dengarkan aku.. "


Lirih kaisar wang jung memohon dan berlutut di depan Mei lin


Kau ingin membunuhku!"


Ucap Mei lin dengan bahu bergetar dan meringsut mundur membentur tembok menjauhi kaisar wang jung yang terlihat kacau di depannya


"Maafkan aku,sungguh aku lepas kendali aku belum bisa mengendalikan kekuatan dan jiwa gelapku.."


Ucap kaisar wang jung berusaha menggapai pipi Mei lin,


sungguh melihat Mei lin takut dan benci padanya membuat hatinya benar benar terluka,rasa takut kehilangan dan penyesalan menekan kuat batinnya


"Jangan sentuh aku!"


Ucap Mei lin dengan bibir yang gemetar


membuat kaisar wang jung yang ingin memeluknya terhenti dengan wajah sendu.


"Maaf kan aku aku mohon.."


"Jangan mendekat!!"


Peringat Mei lin menunjuk wajah kaisar wang jung gemetar


"AAAGGHHHH!!!!"


Pekik kaisar wang jung frustasi dengan penampilan kacau sehingga membuat sang petir bergemuruh dan hujan yang turun dengan derasnya menerpa seluruh penjuru Kekaisaran naga api


BUGH!


BUGH!


Aaggghhh!!!


Teriak kaisar wang jung meninju dinding Di depanya membabi buta hingga retak meluapkan semua emosi dan amarah yang bersarang didadanya


"Bodoh!"


Maki kaisar wang jung terus meninju dinding Dan kemudian menengok kesamping dengan tatapan mata yang sendu menghampiri mei lin yang menyembunyikan wajahnya di kedua lututnya


"Maaf,maafkan aku..maaf"


Ucap kaisar wang jung memeluk tubuh Mei lin dengan penuh kelemah lembutkan


"Aku sungguh mencintaimu..aku terlalu takut kehilangan mu.."


Ucap kaisar wang jung menangkup wajah Mei lin dengan kedua telapak tangannya


PLAK!


"Kau bohong!,kau tidak mencintai ku! "


Ucap Mei lin menampar kuat wajah kaisar wang jung di depannya yang hanya diam tidak bereaksi apa apa seolah kaisar wang jung merasa sangat pantas mendapat hal itu dari Mei lin


"Aku bersungguh-sungguh lin-er.."


"Tapi mengapa kau Mel.."


"Aku Di kutuk!,kutukan yang membuat diriku hancur!"


"Kau.."


"Aku kaisar bodoh, yang bahkan menyakiti permaisurinya sendiri!"'


Ucap kaisar wang jung memotong ucapan Mei lin sembari menatap Mei lin sungguh sungguh dan menghapus lembut air mata Mei lin sembari tersenyum miris


"A..apa maksudmu?"


Ucap Mei lin menatap dalam mata kelam kaisar wang jung mencari kebohongan disana dan tidak menemukannya.


"Kutukan apa maksudmu?"


Tanya Mei lin kembali dan menghapus kasar air matanya


Kaisar wang jung hanya bungkam dengan ekspresi dingin andalannya hingga akhirnya kaisar wang jung memilih untuk menggendong Mei lin ala bridal style dan membaringkan perlahan tubuh Mei lin di ranjang mewah kekaisaran nya dan menduduki dirinya ditepian ranjang, dan setelahnya hanya keheningan yang melingkupi kedua insan yang masing masing larut dalam pikiran mereka sendiri


Hingga...


"Ini terjadi tepatnya 11 tahun lalu, tepatnya saat diriku masih bergelar sang putra mahkota.."


Ucap kaisar wang jung membuat Mei lin mendongak menatap wajah yang selalu menampilkan ekspresi dingin tak terbaca itu terlihat hampa dan putus asa


"Saat ayahku mendiang kaisar terdahulu membuat kesalahan yang membuat dewa marah.."


Lanjut kaisar wang jung menghembuskan nafasnya berat dan mengepalkan tangannya kuat kuat hingga buku buku jarinya memutih


Dan hal itu pun tidak luput dari penglihatan Mei lin sehingga dapat Mei lin simpulkan hubungan antara ayah dan anak ini bisa dibilang kurang baik.


"Dan disaat itu pula diriku yang tepatnya putra mahkota harus menanggung dosa pria tua itu dengan menerima sebuah kutukan yang merupakan satu satunya yang dapat membunuhku dan menghancurkan ku,,kutukan yang benar benar terjadi saat ini...."


Ucap kaisar wang jung menatap langit langit kamarnya dengan dingin


"Kutukan yang ku anggap tak berguna dan ternyata adalah hal terburuk bahkan paling buruk di hidupku,,,aku akan hancur dibunuh dan merasakan rasa kehilangan mendalam orang yang ku cintai..dan orang itu adalah dirimu"


Lanjut kaisar wang jung menatap ke jendela dengan rasa hampa


"Aku taku.."


Ucapan kaisar wang jung terhenti saat sebuah usapan halus di lengannya membuat kaisar wang jung mendongak menatap Mei lin yang tersenyum lembut kepada dirinya


"Tak usah dilanjutkan.."


Ucap Mei lin lembut


"Tidak..aku akan melanjutkannya.."


"Tak apa ak.."


Greb~


Pelukan hangat dan erat dengan tiba tiba langsung menerjang tubuh Mei lin membuat Mei lin terdiam


"Berjanjilah jangan pernah meninggalkanku!"


Ucap kaisar wang jung dengan pelukan erat yang melilit tubuh Mei lin


"Tapi.."


"BERJANJILAH!"


potong kaisar wang jung jung penuh penekanan hingga membuat Mei lin menghembuskan nafasnya dan kemudian mengangguk pelan


"Trimakasih..."


Gumam kaisar wang jung melepas pelukannya dan mencium lembut kening Mei lin


"Sudah malam sebaiknya aku kembali ke pav.."


"Tidak!, temani aku tidur..dan mulai sekarang kau menetap disini bersamaku"


Ucap kaisar wang jung


"Tapi.."


"Aku memohon kepadamu.."


Ucap kaisar wang jung penuh harap


"Baiklah.."


Ucap Mei lin pada akhirnya


"Aku mencintaimu..."


Bisik kaisar wang jung memeluk tubuh Mei lin erat


"Maafkan aku..


Aku belum bisa mencintai mu saat ini...


A..aku terlalu takut membalas Cintamu,aku terlanjur berjanji kepada pemilik tubuh ini..aku takut jika suatu saat nanti aku akan kembali ke tubuhku, kembali ke zaman ku,maafkan aku yang belum bisa jujur kepadamu....aku terlalu takut untuk menghadapi itu.."


Batin Mei lin perlahan menutup matanya dan akhirnya Terlelap ke alam mimpi