Ping Mei Lin: Rebirth Of The Empress

Ping Mei Lin: Rebirth Of The Empress
CHAPTER18: lupakan..



Mei lin yang memang sudah bangun sedari tadi tetap enggan membuka matanya dirinya terus berharap saat matanya terbuka nanti dirinya terbangun di ranjang sederhana miliknya dan kembali ke zamannya


Dan Kaisar?..ayolah semalam anggap tidak terjadi apa apa oke!,juga sekarang dirinya tidak mendapati kaisar yang lebih tepatnya bukan suaminya melainkan suami sah dari tubuh yang ditempatinya sekarang berada di kamar ini.


ingat!,jiwanya masih remaja usia 18 tahun di zamannya dan yang seharusnya dirinya sudah mati dan menerima hukuman di neraka karena banyaknya dosa yang dimilikinya malah terbangun di tubuh seorang wanita berwajah serupa dengannya yang umurnya kira kira dua tahun diatasnya.


Entahlah keadaan seperti ini perlu disyukuri atau merupakan hukuman untuknya. Dan cinta? Mei lin anggap itu sebuah hal yang tak ingin iya rasakan lagi setelah dirinya dibunuh oleh orang yang dirinya cintai nya dulu.


dan di kehidupan sekarang iya malah menemui banyak hal hal diluar logika manusia dan mendapatkan pengakuan cinta dari seorang kaisar tampan yang dulunya menyiksa pemilik tubuh yang dirinya tempati sekarang benar benar membingungkan!


Kejadian semalam Mei lin pun tidak tahu apa yang merasukinya hingga bertindak begitu lembut dan menuruti permintaan kaisar yang seharusnya dirinya bunuh itu,haha takdir hidupnya benar-benar sungguh sedang mempermainkan nya.


Setelah munculnya pikiran pikiran yang membuat Mei lin bingung Mei lin memilih membuka matanya hingga  kejadian semalam lagi lagi kembali berputar putar di kepalanya bukan soal kaisar tapi...


"Tunggu aku melupakan sesuatu!"


Ucap Mei lin tiba tiba langsung terbangun dan beralih duduk membuat para pelayanan dan juga yu yin yang berada di kamar kaisar terjengit kaget dan langsung bersujut hormat


"A..anda tidak apa apa yang mulia?"


Ucap yu yin menatap cemas Mei lin


"BENAR!,WANG ZANG!!"


pekik Mei lin langsung membuka selimut dan berlari keluar dari istana utama sungguh dirinya benar benar khawatir sekaligus merasa bersalah sekarang dan tidak mempedulikan yu yin dan pelayanan lainya yang memanggil namanya dengan khawatir di belakang.


Mei lin berlari ke paviliun naga senja yang setahunya adalah tempat kediaman pangeran wang Zang dengan cepat.


Hingga langkahnya terhenti saat dua pengawal tepat di depan pintu paviliun naga senja menahan tangannya


"Lepaskan atau akan kubunuh kalian!"


Ucap Mei lin kesal


"Hamba mohon Maaf yang mulia..ini perintah kaisar,pangeran pertama masih dalam masa hukumannya.. "


Ucap salah satu pengawal membuat Mei lin menatap marah mereka


"Aku ingin menjenguknya dan memastikan dirinya sehat!!,apakah itu salah?, dan katakan pada kaisar kalian permaisuri ini akan memukul bokongnya jika terjadi hal buruk pada pangeran!"


Ucap Mei lin lantang membuat dua pengawal yang mencekal nya perlahan melepaskan cekalannya


"Ck!,memuakkan!"


Ucap Mei lin menyentak tangan dua pengawal itu dan langsung berlari ke dalam kediaman pangeran pertama


Brak!


Mei lin membuka pintu emas di depannya dengan kasar dan terdiam ditempat melihat pemandangan di depannya seorang pria yang tertidur diranjang yang tubuhnya terdapat banyak perban yang melilit nya


Menatap dirinya dengan kaget dan kesal


"Bisakah saat kau masuk ke kediaman ku ketuk pintu terlebih dahulu?"


Ucap pria yang tak lain adalah pangeran wang zang dengan wajah kesal


"Kau tidak mati?!!!"


Pekik Mei lin langsung menghampiri pangeran wang zang dan meraba raba tubuh berlilit perban pangeran wang zang dengan terkagum kagum.


"Kau mengharapkan ku mati huh?!"


Ucap pangeran wang jang membuang matanya malas


"Tidak begitu..kau sangat hebat!"


Ucap Mei lin dengan mata berbinar


"Heh,sudah kubilang aku ini kultivator tingkat tinggi aku tidak akan mati hanya karna dicambuk dan dipukul"


Ucap pangeran wang jang dengan senyum miring yang menurut Mei lin menyebalkan itu.


"Haha..aku sangat kagum"


Ucap Mei lin malas


"Hei!!,kau diapakan oleh kaisar?!!!"


Ucap pangeran wang zang tiba tiba


"Kau tahu..kakakmu itu sungguh mengerikan.."


Bisik Mei lin membuat pangeran wang zang bertambah khawatir


"Ka..kau tidak di...maksudku hubungan..eumm..."


Sebuah pukulan mendarat mulus di kepala pangeran wang zang membuat sang empu meringis kesal


"Jauhkan pikiran kotor mu itu bodoh!!!"


Ucap Mei lin marah


"Hehe..jadi kau di apakan?"


Ucap pangeran wang jung semakin penasaran


"Aku dicekik.."


Ucap Mei lin santai dan pangeran wang jung langsung berusaha mendudukkan dirinya.


"Kau tidak apa apakan??,katakan jika ada yang sakit!!"


Ucap pangeran wang zang khawatir


"Tenanglah..aku baik baik saja seharusnya aku yang menanyakan hal itu ayolah dicambuk 100 kali??,yang benar saja,dia sangat kejam! ..


Ucap Mei lin mengeleng tidak percaya.


"Benarkah?, aku dengar kau tidur dengan kaisar semalam.."


Ucap pangeran wang jung dengan wajah dinginnya sedangkan Mei lin langsung berubah gugub seketika


"Ti..tidak!!,mana mungkin!,itu hanya omong kosong!"


Elak Mei lin dengan sigap


"Benarkah?"


"Sungguh aku tidak berbohong!"


Ucap Mei lin cepat


"Aku percaya padamu.."


Ucap pangeran wang zang tersenyum lembut membuat Mei lin terpaku beberapa detik dan langsung mengalihkan tatapannya ke samping


"Ya.. Memang kau ha..harus percaya!"


Ucap Mei lin meyakinkan


"Sebaiknya kau segera pergi dari sini,lihat aku baik baik saja aku takut kau dihukum kembali"


Ucap pangeran wang zang yang dibalas gelengan dari Mei lin


"Aku lebih santai di dekatmu, kebalikannya saat didekatnya bulu kundukku berdiri!"


Adu Mei lin seperti seorang anak yang mengadu kepada ayahnya


"Aku tahu kalau aku mempesona semua wan.."


"Hei!,aku memuji sikapmu namun kalau urusan wajah tetap kakakmu melebihimu!"


Ucap Mei lin membuat pangeran wang zang berdecak kesal


"Bisakah kau membuat ku senang sedikit saja?!!"


Ucap pangeran wang zang jengah


Hingga suara pintu terbuka membuat Mei lin dan pangeran wang zang langsung menengok kearah sumber suara dan disana terlihat seorang wanita yang tak lain adalah yu yin bersujut


"Ha..hamba mohon yang mulia anda harus segera keluar dari sini hiks..hamba takut yang mulia di hukum kembali.."


Ucap yu yin menangis disana


Melihat yu yin yang menangis di depannya Mei lin dengan segera menghampiri yu yin dan membantu yu yin untuk beranjak bangun dan menatap yu yin sembari tersenyum


"Baiklah.."


Ucap Mei lin dan kemudian menengok kearah pangeran Wang zang dan dibalas anggukan oleh pangeran wang zang


"Dua hari lagi aku akan sembuh tenang saja!,jangan merindukanku!"


"Yaya..aku sangat menunggu mu"


Ucap Mei lin malas dan beranjak pergi dari paviliun naga senja diikuti oleh yu yin dibelakangnya.


"Apakah pria itu tidak bisa serius sedikit?!"


Batin Mei lin kesal