
Mei lin terus melangkah sembari menyanyikan lagu lagu barat terbaru yang dia tahu di zamannya, yah mungkin jika pada zaman ini saat mei lin menyanyikan lagu berbahasa Inggris mungkin dianggap seorang yang gila dan aneh.
Tapi hal itu tidak Mei lin ambil pusing jika dia bahagia, kenapa tidak.
"Jadi..apa yang akan aku lakukan terlebih dahulu ya.."
Ucap Mei lin merasa bingung ingin melakukan apa
"Aku sedikit bingung pada zaman ini apakah ada bar?"
Gumam Mei lin bingung hingga
"Tuan muda berkunjulah di rumah bunga bulan kami akan menyediakan yang terbaik"
Ucap seorang gadis berpakaian trbuka menjegat langkah Mei lin.
"Oh..ti..tidak tidak trimakasih"
Ucap Mei lin gugub karena perempuan itu seperti ulat yang menggeliat geliat
"Di tempat kami memiliki arak yang enak tuan"
"Apa arak?"
Batin Mei lin berhenti melangkah setelah mendengar kata arak
"Oke mungkin rumah bunga bulan ini sama seperti bar dizamanku, lagi pula aku menyamar sebagai pria disini, oke tak apa apa"
Batin Mei lin kembali berfikir dan bebalik memasuki rumah bunga bulan itu
"Selamat datang tuan muda"
"Selamat datang tuan muda apa yang Anda butuhkan"
Ucap para gadis mengelilingi mei lin membuat Mei lin hanya tersenyum kaku
"Sediakan meja terbaik dan arak andalan tempat ini"
Ucap Mei lin pada akhirnya
"Baik tuan ikuti saya"
Ucap salah satu wanita itu
Mei lin melangkahkan kakinya melihat lihat dekorasi tempat ini yang terlihat seperti rumah makan pada umumnya namun terdapat panggung besar disana yang menampilkan wanita wanita cantik berpakaian terbuka menari dengan gemulai disana
"Ini tempat anda tuan"
Ucap wanita itu menunjukkan tempat untuk mri lin duduk yang ternyata adalah tempat duduk paling depan dengan kursi berlapis dutra halus yang sangat dekat dengan panggung.
Mei lin tak ambil pusing dengan hal itu yang penting dirinya bisa minum arak ditempat ini dan setelah itu akan pergi
"Ini arak anda tuan"
Ucap wanita itu menyodorkan dua botol arak
"Apa anda perlu dilayani tuan"
Ucap wanita itu dengan suara lembut
"Aku memang terlihat tampan, tapi Aku ini wanita bodoh! "
Batin Mei lin berteriak kesal
"Tidak perlu trimakasih "
Ucap Mei lin mengangkat tangan nya
"Baiklah tuan jika anda ingin dilayani saya siap tuan"
Ucap wanita itu sembari mengedipkan matanya dan berlalu pergi
"Sial!, aku benar benar akan gila disini "
Gumam Mei lin membuang nafas berat
selang wanita itu pergi seorang yang wajahnya ditutupi oleh kain melangkah dan duduk di depannya membuat Mei lin menyeritkan dahinya bingung
"Permisi tuan..ini tempat saya"
Ucap Mei lin dengan nada kesal
Dan seseorang yang dipanggil hanya mengangkat alis sebelah dan kembali menghadap depan
"Permisi..."
Ulang mei lin
"Memang kau saja yang boleh duduk disini?,aku juga bisa, aku kaya tau"
Ucap pria itu membuat Mei lin menarik nafas dan tersenyum terpaksa menahan kekesalan dan sedikit familiar dengan suara orang di depannya
"Hei!,kan disana masih ada tempat duduk!,disitu juga! "
Ucap Mei lin jengkel dan menunjuk setiap kursi yang kosong
"Aku ingin duduk disini,apa ada masalah? "
"Huh..terserah!"
Ucap Mei in pasrah dan meminum araknya.
Hingga..
"Uhuk! Uhuk! Apa yang kau lakukan?!"
Ucap Mei lin kesal karena araknya diambil paksa oleh orang tersebut
"Arak ini tidak bagus untuk mu permaisuri ku.."
Ucap pria itu dingin dan membuka penutup wajahnya kemudian menutupnya lagi
Deg!
"Ka..kau?..APA YANG KAU LAKUKAN DISINI bodoh?!"
ucap Mei lin kaget karena pria di depannya adalah kaisar wang jung
"Ohh ternyata kau masih ingat bahwa aku ini suamimu"
Ucap kaisar wang jung menyindir
"Iku aku!!!"
Ucap Mei lin kesal dan menarik kaisar wang jung keluar
"Tu..tuan anda belum bayar"
Ucap seorang wanita Memanggil Mei lin
"Ambil ini"
Ucap kaisar wang jung melempar 50 koin emas kepada wanita itu
"Ini kebanyakan tuan!!"
Pekik wanita itu
"Ambil saja!!"
Sahut Mei lin yang menarik kaisar wang jung keluar dan bersembunyi di gang sepi
"Kau bodoh?!,kau adalah kaisar!,kau keluar tanpa penjagaan itu sama saja dengan bunuh diri! "
Ucap Mei lin gemas dengan tingkah pria di depannya
"Kau khawatir dengan ku.."
Ucap kaisar wang jung dengan nada menggoda
"Kau jangan terlalu percaya diri!"
Ucap Mei lin berusaha tenang walaupun sekarang dirinya sedang gugup
"Tenang saja aku sangat hebat,aku tidak mudah dibunuh"
Ucap kaisar wang jung dengan nada sombong
"Berhenti jangan bicara lagi atau akan ku patahkan gigimu!"
Ucap Mei in membuang mata malas dan melangkahkan kakinya menjauhi kaisar wang jung.
"Apakah menyenangkan kabur dari istana? "
Ucap kaisar wang jung membuat Mei lin sadar betapa bodoh dirinya
"Aduhh aku lupa tentang itu, matilah akuu.."
Batin Mei lin merutuki kebodohannya
"Hehehe..itu..aku i..itu.."
Ucap Mei lin tidak jelas hingga tarikan di pergelangan tangannya membuat Mei in memekik kaget.
"ka..kau tidak akan menjadikanku makanan naga kan?
tanya Mei lin dengan wajah sedikit takut.
"... "
"ayolah kau jangan kejam begitu dengan istri sendiri"
bujuk Mei lin
"setelah sampai di istana carilah alasan yang bagus untuk membela dirimu"
Ucap kaisar wang jung tetap menarik Mei lin yang terus mengoceh di di samping nya
"Siapapun tolong aku..aku akan matii"
Batin Mei lin pasrah