Ping Mei Lin: Rebirth Of The Empress

Ping Mei Lin: Rebirth Of The Empress
Chapter 25: permintaan Kaisar?



Mei lin terus melangkahkan kakinya menuju kedalam istana utama sembari terus bergerutu tidak jelas


'Bagaimana jika Kaisar sialan itu tidak membantuku?"


"Kalau ketahuan apakah aku akan digantung? Dan mati untuk ke dua kalinya? "


Batin Mei lin terus memikirkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi


Hingga langkah kaki Mei lin dan pangeran wang zang sampai di depan pintu gerbang istana utama


"Salam hormat permaisuri dan Pangeran pertama"


Ucap para pengawal menunduk hormat


"Berdirilah"


Ucap pangeran wang zang yang berusaha menahan tawanya melihat wajah ragu bercampur takut Mei lin


"Permai.."


Belum sempat penjaga gerbang melanjutkan kata katanya Mei lin dengan sigap menutup mulut penjaga itu hingga berhenti melanjutkan kata katanya


"Silahkan masuk yang mulia"


Ucap menjaga gerbang itu kemudian


Pintu istana utama terbuka dan nampak lah sosok yang melihatnya dengan senyuman miring seakan akan mengatakan


"Aku tidak mau membantumu!"


Ya pria itu adalah kaisar wang jung yang dengan santainya duduk di singgasana sembari menahan tawa


"Ahhhh kenapa yg jadi Kaisar harus orang itu?!!!"


Batin Mei lin frustasi


"Hormat yang mulia Kaisar semoga anda hidup 10.000 tahun lagi"


Ucap Mei lin dan pangeran pertama kompak


"Berdirilah dan kemari duduk bersama, apa yang membuat para pangeran menemuiku?"


Ucap Kaisar wang jung membuat Mei lin dan pangeran wang zang mendadak keringat dingin.


"I..itu"


Ucap pangeran wang zang yang mulai tidak bisa bicara lagi


"Hahaha!!, ahh gege ada yang ingin aku bicarakan ayo ikut sebentar!, permisi ya putra mahkota dan putri ying fu"


Ucap Mei lin dan dengan tiba tiba merangkul Kaisar wang jung yang bingung sekaligus syok dibawa pergi oleh Mei lin meninggalkan istana utama


"Jangan bilang kau mau melakukan itu denganku,ahh aku banyak urusan nanti.."


"Kau lebih baik diam dan turuti aku Kaisar sialan! "


Ucap Mei lin setengah berbisik dan terus berjalan hingga langkahnya brhenti di bawah pohon sakura yang sedang bermekaran itu.


"Jadi?"


"Suamiku..ayo bantu aku"


Ucap Mei lin tiba tiba membuat Kaisar wang jung seketika terdiam dengan wajah bersemu merah.


"Kau kan Kaisar...kau tega permaisuri mu ini dihukum?"


Ucap Mei lin memelas


Hening...


"Hei kau mendengarkan ku tidak?!!"


Ucap Mei lin kesal pasalnya Kaisar wang jung hanya diam dengan wajah yang merah


"Ehm!,membantu ya?"


Ucap Kaisar wang jung berusaha menormalkan pita suaranya yang tiba tiba kering


"Iya..kau kan sangat baik dan dermawan ayolah.."


Bujuk Mei lin


"Lalu aku dapat apa?"


Ucap Kaisar wang jung dengan wajah jahilnya


"Mendapat kan...eumm"


Ucap Mei lin bingung pasalnya apa yang diinginkan seorang Kaisar yang begitu dihormati, ditakuti dan kaya raya sepeti pria di depannya.


"Lanjutkan!"


Tekan Kaisar wang jung


"Aghhh aku tidak tahu terserah kau ingin apa pasti aku turuti!"


Ucap Mei lin pada akhirnya


"Benarkah apapun itu?!!"


Ucap Kaisar wang jung antusias


"I..iya"


Ucap Mei lin sedikit ragu merasa pria di menginginkan sesuatu yang sulit


"Baiklah kita sepakat!,tunggu permintaanku permaisuriku"


Ucap Kaisar wang jung langsung berjalan kembali sembari memeluk pinggang Mei lin erat dan sesekali mencium pucuk kepala Mei lin, sedangkan Mei lin merutuki kebodohannya yang bisa bisanya berjanji kepada Kaisar sialan seperti Kaisar wang jung itu


"Pasti dia meminta yang aneh aneh!"


Gerutu Mei lin di dalam hati sambil mendongak melihat wajah Kaisar wang jung yang tersenyum lebar itu


"Aku ingin menampar wajahnya"


Batin Mei lin yg memilih pasrah dipeluk erat hingga menjadi seperti ikan asin itu