
Kaisar wang jung terus berlari sembari menggendong tubuh Mei lin di ikuti oleh panglima ryu dan kasim ang dibelakang
Di istana utama:
"Bagaimana keadaannya?"
Ucap kaisar wang jung terus menatap wajah pucat mei lin.
"Salam hormat Yang mulia,permaisuri baik baik saja,permaisuri hanya mengalami ke tertekanan batin,ini mungkin bisa dikarenakan permaisuri memiliki masa lalu yang membuatnya memiliki ketakutan terhadap pembunuhan masal "
Ucap tabib itu dengan nada bergetar
"Kau boleh pergi"
Ucap Kaisar wang jung dingin dan beralih duduk di dekat ranjang tempat Mei lin berbaring
"Aku benar benar sudah keterlaluan kali ini, maafkan aku.."
Batin Kaisar wang jung sembari membelai wajah pucat Mei lin dan menaruh jarinya di dahi Mei lin hingga beberapa detik kemudian keluarlah cahaya berwarna biru.
"Kau akan melupakan kejadian malam ini sayang..aku tidak akan mengulanginya lagi uhuk!"
Gumam Kaisar wang jung yang merasakan sesak didadanya dan batuk darah akibat mengeluarkan kekuatan yang berlebihan
2 hari berlalu..
"Ughh,..apa aku sudah ke zaman modern?"
Ucap Mei lin yang sepenuhnya belum sadar
"Apa yang terjadi denganku?!"
Batin Mei lin melihat di dahinya terdapat kain
"Apa aku.."
Gumam Mei lin terhenti saat dirinya melihat Kaisar wang jung yang tertidur di samping ranjangnya
"Kenapa Kaisar sialan ini disini?,ahhhgg aku benar benar bingung!!"
Ucap Mei lin terus menggerutu merasakan tidak terjadi hal hal aneh kemarin
Mei lin yang tak tahu harus bagaimana lagi mengingat kejadian yang membuat nya seperti ini hanya mendesah pasrah karena benar benar tidak mengingat hal apa pun
"Jangan bilang aku dan pria ini sudah..agghh!!,HEI WANG JUNG!!"
pekik Mei ini keras sembari menarik kuat rambut Kaisar wang jung hingga terbangun
"Agh!"
Rintih Kaisar wang jung yang di bawah matanya terdapat kantung mata hitam.
"hei!!, kenapa wajahmu mirip topeng monyet?, hahahaa"
ejek Mei lin membuat kaisar wang jung menatap tajam Mei lin
"... "
"baiklah baiklah aku tidak akan mengejekmu lagi pfff..haha"
".... "
"dia berani menertawakan ku? "
batin kaisar wang jung berusaha untuk bersabar
"oke oke aku tidak tertawa jadi sekarang Jelaskan padaku apa yang terjadi!!"
Ucap Mei lin menunjuk wajah acuh tak acuh Kaisar Wang jung
"Mana aku tahu"
Ucap Kaisar wang jung beralih menyodorkan air kearah Mei lin
"Apa ini?,kau ingin meracuni ku sekarang?!!"
"Ini air biasa memang aku dapat apa jika berhasil meracunimu?"
"Mungkin saja kau berencana mencari permaisuri baru"
Ucap Mei lin tak peduli dan meminum air yang disodorkan oleh Kaisar wang jung
"Jadi kau cemburu?"
Ucap Kaisar wang jung dengan senyum jahilnya.
"Uhuk!!,kau ja...jangan bermimpi sialan!"
Ucap Mei lin sinis
"Aku tahu kau sedang malu lin-er"
Ucap Kaisar wang jung terus menggoda Mei lin
"Berhenti bicara bodoh!"
Ucap Mei lin berusaha menutupi wajahnya yang memerah.
"Hei wag jung!,sebenarnya apa yang terjadi kemarin padaku?"
Ucap Mei lin masih merasa bingung
"Kau tersambar petir"
Ucap Kaisar wang jung asal asalan
"BENARKAH??!"
Ucap Mei lin sembari memegang wajahnya
"Ya wajahmu jadi sangat hitam bahkan lebih hitam dari arang haha!"
Ucap Kaisar wang jung berlalu pergi meninggalkan Mei lin yang terus memeriksa wajahnya.
"Sialan aku tertipu!
Hingga...
"Kenapa kau balik lagi?"
Ucap Mei lin jengkel
"Aku peringatkan Jagan pernah berani keluar dari sini aku ingin menyimpan bubur untukmu"
Ucap kaisar wang jung dan kembali pergi untuk kedua kalinya
Bubur?!!!, aku tidak mau!,jadi apa yang akan kulakukan sekarang?!"
Gumam Mei lin yg merasa mual setelah mendengar kata bubur
"Benar!,aku ingin kabur untuk jalan jalan!,mungkin berjudi?,meminum arak?,yeahh aku mau semua!"
Ucap Mei lin bersemangat
"Ta..tapi apakah putri gila itu sudah pulang?"
Batin Mei lin kembali karena mengingat bahwa putri ying Fu akan terus mengganggunya.
"Ahhh itu urusan belakang yg penting aku bersenang senang dulu kali ini hehe"
Ucap Mei lin beranjak dari tempat tidur
Apakah permaisuri boleh memiliki suami yang bayak?,jika boleh sekalian aku ingin mencari pria tampan untuk ku jadikan selir,kaisar saja boleh punya banyak selir masa permaisuri tidak boleh, haha
"Jika aku punya selir apakah kaisar bodoh itu akan marah? Yah paling dia tidak peduli dia kan banyak simpanan, tapi..mana ada orang baru sembuh sudah minum arak,aghhh terserah aku hanya ingin menikmati kehidupan di dunia ini lagipula aku sudah pernah mati sekali, apa yg perlu ditakutkan"
Ucap Mei lin terus mengoceh tidak jelas dan kemudian bergegas menuju tempat pemandian sembari berjoget ria