Perfect Baby

Perfect Baby
chapter 8



Bulan mulai menyingsing,di gantikan dengan matahari yg masih malu malu menampakkan wujud nya, bersembunyi di balik cakrawala membuat nya tampak menawan.


Di sebuah ruangan,seorang pria tampan tengah tertidur di sofa,dan seorang gadis cantik di ranjang.


Dengan selang infus di punggung tangan nya dan juga pakaian pasien yg masih melekat di tubuh nya.


Sinar matahari menyilaukan bumi,menyusup lewat kaca kaca jendela,membuat sang pemilik mata elang itu terusik dari mimpi indah nya.


Perlahan mata tajam itu terbuka, merenggangkan otot yg terasa kaku karena tidur di sofa.oh mansion ku apa kabar mu kasur cantik ku gumam nya pelan.


Netra nya menatap sang calon ibu dari anak nya.


Tok tok,,tok,,.


"Masuk!"teriak Kevin dari dalam.


Seorang gadis cantik yg tak lain adalah Anna datang membawa sebuah bekal yg berisi sarapan untuk Kevin.


"Nasi goreng seafood kah?"tanya Kevin antusias,yg hanya di jawab anggukan oleh Anna.


Ya,nasi goreng seafood adalah makanan favorit Kevin sewaktu di rumah ibu Nicko.


"Oh ya Vin,,,, apa amerra ngidam?"tanya Anna penasaran,biasa nya wanita akan ngidam di trimester pertama.


"Hem"dehem Kevin pelan"mangga muda tengah malam"lanjut nya singkat membuat Anna yg mendengar terbahak bahak.


Mangga muda?hey adakah toko yg buka?batin Anna kini tengah terkikik, seorang Kevin mencari mangga muda tengah malam?.


"Kau ah,,ku rasa kakak ipar tengah balas dendam dengan mu"goda Anna yg langsung membuat Kevin menatap nya dingin.


"Apakah.....ibu hamil akan ngidam"tanya Kevin penasaran,Kevin tak bisa membayangkan serepot apa ia nanti.


"Hemm...tunggu lah mungkin sebentar lagi ia akan mual mual"jawab Anna singkat meminum air putih yg telah tersedia di meja.


Netranya masih fokus pada mahluk tuhan yg masih lelap dalam mimpi nya, bagaikan putri tidur yg enggan untuk bangun.


"Kau tau vin? aku tak pernah menyangka bahwa gadis itu yg kini mengandung benih mu"ucap Anna,mata nya menerawang mengingat kejadian masa lalu di mana sang sahabat merupakan orang yg sulit tersentuh.


"Ini kah benang takdir tak kasat mata"lirih Anna pelan di ikuti dengan tawa.


"Mungkin"jawab Kevin pelan.


"Oh ya,, sebenar nya jika tak salah dalam Islam...wanita hamil tak boleh di nikahi...lebih baik kau nikahi ia secara negara terlebih dahulu.... setelah anak mu lahir kalian baru bisa menikah...atau jika kalian tetap menikah...kalian tidak bisa berhubungan intim...kecuali..sewaktu akad,,kau akan mengulang akad begitu ia melahirkan"jawab Anna ragu,jujur ia tak terlalu paham akan hal ini.


Author pun tak tahu.....


Sementara Kevin pria tampan itu termenung tengah memikirkan mana pilihan yg terbaik untuk semua pihak.


Ia tak ingin egois,sang anak tak boleh kekurangan sama sekali dan Anna pun memahami hal itu.


Tok....tok...


"Masuk!"teriak Kevin.


Tak lama dokter Denis dan suster alisha datang,di ekori oleh dr.ridwan yg menggendong Clewey Dennis Diondra putri,putri dari dokter Denis.


Amerra yg tertidur terbangun,netranya langsung menangkap ke arah bayi mungil di gendongan dr.ridwan.


"Uhh,,siapa ini?"panggil anna.


"Clewey Dennis Diondra putri "jawab dr.dennis membuat Anna terkekeh.


"Namanya kepanjangan dan sulit dok"kekeh Anna pelan,di iringi dengan bayi mungil itu yg ikut menggeliat pelan.


"Boleh kah aku menggendong nya?"semua atensi kini beralih ke arah amerra yg merentang kan tangannya.


Dengan senang hati dr.ridwan memberikan baby clew pada amerra.


"Dia cantik"puji amerra,mengusap pelan pipi baby mungil itu membuat baby clew bergerak gelisah.


"Tentu saja aku ayah nya"jawab dr.dennis bangga membuat semua orang yg ada di sana menggeleng kan kepala mereka.


"Dia mirip dokter Mita bukan anda dok?"goda dr.ridwan.


"Jomblo diem!!tidak perlu menilai tahu apa kau dok?menikah saja belum apa lagi membuat anak Anda belum berpengalaman jadi diam"telak, puas,sudah cukup perkataan dr.dennis membuat dr.ridwan terdiam.


"Hahaha"tawa menggema di ruangan itu,menatap kepedihan sang pejuang jomblo.


"Kalian!"kini si jomblo itu mulai mengeluarkan wajengan yg memekakkan telinga.


"Aku bukan tak laku jodoh di sepertiga malam ku belum datang!"cukup sudah,alasan klise yg lagi lagi membuat semua orang terbahak.


"Huh!sama sama jomblo tak perlu sombong dr.anna"hening,sial perkataan nya membuat Anna tersadar ia juga jomblo.


"Dr.ridwan setidaknya aku masih muda"balasan yg membuat nya tak berkutik,hey apa yg salah dengan umur.


"Cukup jomblo di larang berdebat"sang ayah muda kini menengahi perdebatan pada jomblo yg un faedah."sama sama dokter berprestasi tapi...kok jomblo"ejek nya lagi.


"Berhenti mengejek ku!"bentakan dr.cantik ini membuat semua orang terdiam.


"Bagaimana keadaan anda nona amerra?"sang dokter mulai mengalihkan pembicaraan,menjelma menjadi sosok yg asli.


"Alhamdulillah baik dok"jawab nya singkat,tanpa pandangan teralih dari baby clew yg kini sibuk menggeliatkan badan mungil nya.