Perfect Baby

Perfect Baby
part 23.



Ke esokkan pagi nya.


Amerra amat bersemangat karena hari ia akan kembali bekerja,di meja makan ada pemandangan aneh di manakah si tuan muda bungsu keluarga julliano.


"Pagi dad"sapa amerra pada tuan Estrank yg baru saja datang.


"Pagi nak, apakah kau masih mual?"tanya tuan Estrank,jangan tanya kenapa karena akhir akhir ini Amerra mengadu mual mual terus.


"Alhamdulillah,mual nya sudah lebih mendingan"jawab amerra sambil mengunyah roti Nya.


💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗


Mobil pribadi sekertaris Wahyu membelah kepadatan kota,Deru halus nya di nikmati salah satu penghuni mobil yg kini berada di dalam kesuntukan.


Begitu sampai,amerra langsung turun tanpa berpamitan pada sekertaris Wahyu dan sang suami yg kini ikut mengekor.


Tap tap,,


Langkah high Hells yg berbenturan dengan lantai lobby,merebut semua atensi orang.


Deg!


Mendadak amerra berbinar bahagia,menatap sosok yg kini berdiri mengenakan celana kulot mocca,blazer mocca,dan kemeja hitam.


"Nisa"lirih amerra berbinar,menatap ke arah gadis cantik yg kini berdiri dengan gagah nya walaupun masih ada perban di tangan kanan nya.


"Kau tak ingin memeluk ku?"tawar gadis yg kini tampak cantik dengan balutan makeup tipis,walaupun tak pernah ber make up tapi hasil nya tetap indah.


Tanpa basa basi amerra langsung menghambur ke pelukan gadis cantik itu,dengan air mata berhamburan bahagia.


"Maaf,,hikss,,hiks,,"bahkan punggung nya ikut bergetar,seiring isakan yg semakin kesini semakin memilukan.


"Tak apa"jawab nya pelan"bisakah kau lepas kan pelukannya,aku sesak"lanjut nya lagi,dengan nafas tak beraturan.


Amerra yg mendengar sontak melepas kan nya,lalu menatap tubuh tinggi itu.


"Aku senang sekali kau datang"lirih nya pelan.


"Nona apa kabar?"sapa seseorang,membuat ke dua gadis yg sibuk melepas rindu itu menoleh.


"Alhamdulillah"jawab Nisa singkat.


"Kapan anda sadar nona?"tanya sekertaris Wahyu,karena seingat nya gadis yg berdiri gagah di hadapan nya masih belum sadar kan diri.


"Seseorang meminta ku untuk sadar,dia menangis sambil memegang tangan ku.dia orang yg selalu menunggu ku setiap hari tanpa kenal lelah,bukan kah kita harus menghargai perjuangan seseorang tuan?"tanya


Nisa balik, tersirat kata kata sindiran dari Kalimat nya.


"Baiklah saya permisi tuan"pamit


lalu membungkuk kan badanya hormat dan berjalan pergi, meninggal kan sekertaris Wahyu,Kevin,dan amerra yg terdiam.


Ada apa kah dengan nya?kita kira begitu lah fikiran mereka semua.


Tak mau ambil pusing,amerra ikut mengejar sang sahabat yg berlalu pergi.


"Dia menyindir mu"ledek Kevin sambil melangkah pergi di ekori oleh sang sekertaris Wahyu.


"Wahyu menurut mu semua ibu hamil seperti itu?"sepatah kata lagi dari sang tuan muda, jika bukan sekertaris Wahyu tak ada yg dapat menafsirkan arti nya.


"Menurut informasi yg saya dapat tuan,memang sebagian besar ibu hamil mengalami ngidam dan juga mual mual di pagi hari,biasa nya terjadi begitu trimester tiga."jelas sekertaris Wahyu menetap serius pada I-pad guna mencari informasi tentang ibu hamil.


"Hufhh,,,untuk gadis itu sudah sadar,jadi aku tak lagi di repot kan oleh nya"hati nya bersorak gembira,untung saja gadis itu sadar jadi dia tak kerepotan lagi.


"Tuan jadwal pertemuan sudah saya atur,jadi hari ini anda bisa bertemu dengan orang tingkat tinggi"jelas sekertaris Wahyu lagi.


"Hmm,kemana pergi nya dia?"sepenggal kata lagi,oh tuan muda tak bisa kah selesai kan kalimat mu.


"Anak buah saya mengatakan dia pergi ke rumah nona Nisa untuk menjenguk nya"ya, sekertaris kompeten itu telah menaruh berbagai anak buah di semua sisi yg berdekatan dengan sang tuan muda.


"Ckk,,kisah cinta kalian akan amat rumit nanti"ledek Kevin lagi.


Akhir akhir ini meledek sang sekretaris datar adalah hobby nya terutama ketika bersangkutan dengan gadis.


Hubungan Kevin dan sekertaris Wahyu tak hanya atasan dan bawahan,melainkan sahabat dekat karena Wahyu adalah anak angkat kepala pelayan di rumah.


Kevin kecil yg selalu merasa kesepian,di balik dinding kokoh berlapiskan marmer yg menjerat nya akhirnya mempunyai seorang teman.


sekertaris Wahyu yg hanya anak jalanan,ia bisa di katakan beruntung karena bertemu dengan pak nun sang kepala pelayan mansion julliano 💗💗💗


# buat yg nanya alur nya membingung kan author minta maaf yah 🙏


intinya kalian fokus sama tokoh utama nya aja yaitu amerra, Kevin,Rendy,serta para pendamping yaitu Nisa, Aisyah,Erik plus sekertaris Wahyu yg lain nya udah gak usah di fikirin.


tanpa kalian tahu author baca kok komen komen kalian,nyesek sih bacanya tapi ITS oke mungkin ini gak sesuai ekspektasi kalian yg mengatakan ini membingungkan so.... author cuma bisa minta maaf