
pagi ini seperti biasa Noer sedang menggantikan ibu yati di kantin kecilnya karena ibu yati sedang berbelanja kebutuhan bahan-bahan di kantin tersebut.
dan ada seorang angkatan TNI yang biasa berbelanja dengan ibu yati memesan menu yang ada di kantin itu.
nelepon menyambut kedatangannya dengan sukacita dan penuh ramah tamah, Ferdi nama angkatan tersebut.
dilihat dari dari seragamnya Ferdi seorang angkatan yang memiliki jabatan dan pangkat yang tinggi di perkantoran TNI tersebut.
Ferdi sudah lama menjadi pelanggan ibu yati, setiap pagi baik siang ataupun malam pergi selalu memesan menu yang ada di kantin ibu yati.
sehingga membuat Ferdi tidak canggung ataupun segan bila berlama-lama di kantin itu.
dan pagi itu Ferdi kaget karena tidak biasanya Noer ada di kantin itu pagi-pagi seperti saat itu.
Ferdi bukan tipe orang yang hanya diam dan hanya berkata dalam hati. Iya kalau gitu saja bertanya kepada Noer.
Noer hanya memberi respon tersenyum dengan senyuman termanisnya.
''apa Adik tidak sekolah? Tumben adik yang jaga kantinnya, memangnya bude artinya ke mana? beliau sehat-sehat aja kan?''tanya Ferdi dengan cemas.
''terima kasih jika mas begitu perhatian dan mencemaskan ibu gue. lebih baik baik saja kok hanya saja gue lagi libur sekolah dan baru saja menyelesaikan ujian akhir. Ibu juga pergi ke pasar!''jawab noer.
''Oh jadi begitu!''Ferdi hanya mengangguk-angguk sambil tersenyum.
''ngomong-ngomong apa rencana Adik setelah menyelesaikan sekolah?''tanya Ferdi tiba-tiba.
''masih belum tahu, mungkin akan menjadi pekerjaan setelah tamat sekolah!''kata Noer dengan rasa putus asa.
''kenapa Adik tidak melanjutkan kuliah fakultas yang ada di kota ini?''katanya Ferdi lagi.
''seperti yang mas lihat, pendapatan keluarga hanya berasal dari kantin ini.''kata Noer lagi.
Ferdi hanya terdiam. Ferdi hanya tersenyum melihat ke arah Noer.
''Kenapa mas senyum begitu, apa ada yang aneh atau yang lucu dari gue?''kata Noer merasa kesal melihat tingkah Ferdi.
kata-kata gombal Ferdi membuat pipi Noer merona.
''apaan sih mas ngegombal nggak jelas!" kata Noer kesal.
"nggak baik cemburu gitu, nanti pipi chubby lo bisa jelek."goda Ferdi lagi.
Noer hanya diam tidak merespon lagi gombalan dari Ferdi Iya melanjutkan pekerjaan yang tertunda karena Ferdi memesan menu yang ada di kantin nya itu.
"dik, apa lu nggak malu jagain kantin seperti ini di tepi jalan raya ini."tanya Ferdi iseng.
"apa yang harus aku maluin, pekerjaan ini halal dan juga tidak pernah merugikan orang."jawab Noer tegas.
"inilah yang gue suka dari lo Dik"kata Ferdi setengah berbisik tapi terdengar jelas oleh Noer.
tapi Noer berpura-pura tidak mendengarnya.
''mas ngomong apa?''tanya Noer sambil tersenyum manis.
Ferdi hanya membalas senyuman Noer dengan senyuman sangat memukau.
''senyuman nya orang manis banget''kata Noer dalam hati.
'' Dik,nanti jika bude pulang katakan kalau gue ingin bicara dengan pakde dan juga bude secara pribadi oke!''pesan Ferdi sambil pergi meninggalkan kantin itu.
Noer pun hanya tersenyum membalas perkataan Ferdi
...****************...
Mau tahu kelanjutan kisahnya, yuk lanjut ke episode selanjutnya. jangan lupa like,Vote dan gift nya ya...
Terimakasih 🥰