
Hari ini Noer tampak murung, tidak seperti biasa nya.
'' Ada apa Noer?'' Silvi membuyarkan lamunan Noer.
Noer tidak menjawab, Iya hanya tertunduk dan membisu.
'' jika Lo nggak mau cerita dulu ya udah nggak apa-apa, tapi kalau bisa jangan loh menyimpan apapun itu kesedihan lo sendiri. gue ada di sini selalu buat loh Noer!'' kata Silvi.
Noer yang menatap Silvi dalam seakan memberitahu seluruh dukanya melalui tatapan matanya. Tapi mau bagaimana Silvi hanya manusia biasa yang tidak bisa mengerti bahasa isyarat melalui mata.
'' Oh iya Noer, Lo tau nggak kemarin itu Haris nyariin Lo ngajakin pulang bareng. Emangnya Lo kenal ya sama Haris anak baru yang pindahan dari sekolah swasta itu?'' Silvi mencoba mengalihkan pembicaraan agar Noer tidak sedih lagi.
'' iya Haris itu adalah sahabat kecil gue, keluarganya akrab banget sama keluarga gue boleh dibilang ada hubungan saudara jauh juga sih.'' tutur Noer.
''Oh begitu ya! " Silvi menganggukkan kepalanya berkali-kali.
Dari dalam kelas tampak harus berjalan dengan gayanya menuju arah kelas Noer.
''Noer, kok Doi tampan banget sih Noer? “Silvi mengagumi Haris yang berjalan bak model.
'' Ternyata lo di sini Noer, gue Cariin lo di kantin di perpustakaan ternyata lo merem di sini!'' grup itu hari yang tiba-tiba datang mencari Noer.
'' Ada apa nyariin gue Bang Haris?'' Noer agak canggung memanggil Haris dengan sebutan Abang.
Mendengar Noer memanggil Haris dengan sebutan Abang siapapun yang ada di dalam kelas tersebut menoleh ke arah Noer.
Entah apa yang mereka pikirkan tentang Noer dan Haris, terlebih kini yang melirik dengan tajam ke arah Noer dan sesekali melirik ke arah Haris.
'' Ya aneh aja Kenapa jam istirahat lo di kelas? Kenapa lu tidak ke kantin Atau ke tempat pedagang kaki lima yang ada di depan sekolah?'' Tanya Haris.
'' Tak heran kali jika Noer ini tidak keluar di jam istirahat. Mau belanja pakai apa dia di jam istirahat ini ke kantin?'' Celetuk Kenny sinis.
'' Lo diem ya! jangan seenaknya bacot Lo itu mengejek Noer di hadapan gue!'' Bentak Haris kepada Kenny.
'' Berani banget sih lo ngebentak gue seperti itu, Memangnya lu siapanya Noer sampai segitunya dengan belain dia!'' Kenny sangat kesal dengan sikap Haris membela Noer.
'' Gue Itu Abangnya! Mau apa lo berani lo maki-maki dia lagi Depan gue ataupun di belakang gue!'' ancam Harris dengan menunjuk batang hidungnya Kenny.
Sementara Noer matanya berkaca-kaca terharu melihat sikap Haris yang sangat membelanya dan perhatian kepadanya. Noer merasa sangat diperhatikan oleh Haris.
'' Hei Noer, kenapa lo malah bengong ayo kita ke kantin!'' Haris menarik pergelangan tangan Noer dengan penuh kasih sayang.
Kenny merasa sangat kesal sekali melihat mereka berpegangan tangan menuju arah kantin.
'' Sial! Sok jadi Pahlawan Kesiangan tuh cowok, siapa sih Haris itu anak baru kok belagu banget!'' Kenny menggerutu kesal sendiri.
Sementara Noer masih merasa seperti mimpi ia diajak makan bareng sama cowok setampan dan sekece Haris. Dan untuk sesaat Noer melupakan permasalahannya bersama Andre.
'' Eh Bang badut!'' Begitu Noer memanggil Haris sekarang.
'' Iya maaf!'' kata Noer.
'' Ya sudah sekarang kita pesan makanan ya!'' kata menyodorkan menu makanan yang ada di kantin itu.
'' Tapi bang gue nggak punya uang, so Gue mau bayar pakai apa?'' Noer berbisik ke telinga Haris.
'' Udah nggak usah lu pikirin, jika Gue yang ngajakin lo artinya gue yang traktir lo!'' Haris pun berbisik ke telinga Noer.
Sikap mereka berdua begitu manis sekali, jika orang yang tidak tahu hubungan di antara mereka, maka orang-orang akan beranggapan mereka adalah sepasang kekasih yang lagi dimabuk asmara.
'' Bang apa nggak ada nih yang marah lo traktir gue?'' Kata Noer setengah berbisik.
'' Siapa yang berani marahin gue, gak ada yang bisa melarang gue neraktir Lo kali. Lo itu kan adik Gue'' Haris menjewer pipi Noer dengan gemes.
Benar-benar manis terlihat setiap hari terhadap Noer, penuh dengan kasih sayang dan juga perhatian.
Nia, cewek satu kelas dengan Haris diam-diam menaruh hati kepada Haris dan melihat bersamaan Aris dan Noer. Nia sangat kesal dan cemburu. tanpa mengusut dan mencari tahu siap siapa Noer pagi hari Nia berniat mengerjai Noer sepulang sekolah nanti.
Nia sudah menyusun rencana untuk mengerjai Noer, dan rencana tersebut didukung oleh Kenny yang dari tadi merasa kesal dengan Noer musuh bebuyutan nya itu.
Untungnya Silvi Mendengar pembicaraan dari Nia dan Kenny di belakang perpustakaan.
Silvi langsung aja memperingati Noer yang tengah makan bersama harus di kantin.
'' Noer, sebaiknya nanti lo pulang sama Haris saja ya!" kata selfie dengan nafas terengah-engah karena berlari dari perpustakaan menuju kantin yang lumayan jauh.
'' Maksud lo apa Sil?, Kenapa gue harus pulang bersama Haris Haris? dan coba lo Tarik nafas dulu lalu lo hembuskan dengan perlahan baru lo ceritakan apa yang sebenarnya terjadi sehingga lo terburu-buru begini mengatakan hal tersebut!" kata Noer.
" Oke sekarang gue sudah tenang apa gue bisa bicara sama lo? Dan tolong lo dengarkan baik-baik, lo juga Haris!" Kata Silvi mengacungkan jari telunjuknya ke hadapan Haris.
'' Nia dan Kenny nyusun cara untuk mengerjai Noer jadi agar mereka tidak jadi mengerjai Noer maka Noer harus pulang bersama Lo.'' kata Silvi dengan gaya seperti Mengeja kan buku untuk anak SD.
Seperti yang dikatakan oleh Silvi nawar pulang bersama Harisewat pintu belakang.
Semua rencana Nia dan Kenny justru berbalik mengerjai mereka berdua. Mereka menunggu-nunggu Noer lewat, akan tetapi setelah berjam-jam pun Noer tidak lewat di hadapan mereka. Merasa kesal dan penasaran kenapa nawar tidak lewat-lewat maka Kenny dan Nia sepakat melihat ke kelas dan ke kantin untuk mencari ke mana Noer.
Dan benar saja mereka tidak mendapatkan apapun di kelas itu justru kelasnya sudah dikunci dengan gembok oleh penjaga sekolah.
Ternyata jebakan mereka Senjata makan tuan sungguh sangat kasihan. Tetapi mereka heran kenapa Noer bisa terhindar dari rencana mereka. Apakah ada yang menyampaikan rencana mereka ini kepada Noer.
Bahkan mereka juga tidak melihat Haris dan artinya Noer diselamatkan oleh Haris si anak baru itu.
...****************...
Mau tahu kelanjutan kisahnya, yuk lanjut ke episode selanjutnya. jangan lupa like,Vote dan gift nya ya...
Terimakasih 🥰